Kekeringan Musim Dingin Mengancam Italia dan Venesia Mengalami Air Surut yang Tidak Biasa

Suara Cianjur

Minggu, 26 Februari 2023 | 14:40 WIB
Kekeringan Musim Dingin Mengancam Italia dan Venesia Mengalami Air Surut yang Tidak Biasa
Potret Sungai Venezia yang kering karena kekeringan musim dingin (Dunia Tempo)

SuaraCianjur.Id- Para ilmuwan dan kelompok lingkungan mengungkapkan kekhawatiran atas ancaman kekeringan di Italia, setelah cuaca musim dingin yang kering berlangsung selama berminggu-minggu.

Keadaan ini memperburuk situasi darurat musim panas lalu, terutama di Pegunungan Alpen yang hanya menerima kurang dari setengah dari jumlah hujan salju normal.

Munculnya peringatan tersebut terjadi ketika kota Venesia yang terkenal di Italia, yang biasanya dihadapkan pada masalah banjir, mengalami air surut yang tidak biasa sehingga beberapa kanal terkenalnya menjadi tidak dapat dilalui oleh gondola, taksi air, dan ambulans.

Kesulitan di Venesia disebabkan oleh gabungan berbagai faktor seperti kekurangan hujan, sistem tekanan udara tinggi, purnama, dan pasang laut.

Menurut kelompok lingkungan Legambiente, bagian utara Italia mengalami kekurangan air yang parah pada sungai-sungai dan danau-danau.

Sungai terpanjang Italia, Po, yang mengalir dari Pegunungan Alpen di barat laut ke Laut Adriatik, mengalami penurunan air hingga 61% dari rata-rata normalnya pada saat ini.

Pada bulan Juli tahun lalu, Italia menetapkan status darurat di wilayah sekitar Sungai Po, yang menyumbang sekitar sepertiga dari produksi pertanian negara itu, setelah mengalami kekeringan paling parah selama tujuh dekade.

Sulit dipercayai bahwa ada kekeringan musim panas yang sangat parah di Belahan Bumi Utara tanpa pengaruh perubahan iklim yang diakibatkan oleh aktivitas manusia.

Dalam kekeringan di Italia, level air di Danau Garda di utara Italia mencapai rekor terendah, sehingga memungkinkan akses ke pulau kecil San Biagio melalui jalur yang terbuka.

baca juga

Selama 15 hari terakhir, cuaca di Eropa barat didominasi oleh antisiklon yang menyebabkan suhu yang lebih dingin terjadi lebih sering pada akhir musim semi.

Namun, perkiraan cuaca terkini menunjukkan adanya kemungkinan turunnya hujan dan salju yang sangat dibutuhkan di Pegunungan Alpen dalam beberapa hari ke depan.

(*/Ananda Saputra)

Sumber: Jakarta Info

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasil Liga Italia: Gol Bunuh Diri Ardian Ismajli Kokohkan Napoli di Puncak Klasemen

Hasil Liga Italia: Gol Bunuh Diri Ardian Ismajli Kokohkan Napoli di Puncak Klasemen

Bola | Minggu, 26 Februari 2023 | 06:18 WIB

Ulasan 'La Dolce Vita' Kisah Asmara Dua Insan degan Latar Italia

Ulasan 'La Dolce Vita' Kisah Asmara Dua Insan degan Latar Italia

Your Say | Selasa, 21 Februari 2023 | 18:53 WIB

7 Fakta Ndrangheta: Jaringan Mafia Terkuat di Italia, Anggotanya Tertangkap di Bali

7 Fakta Ndrangheta: Jaringan Mafia Terkuat di Italia, Anggotanya Tertangkap di Bali

News | Senin, 20 Februari 2023 | 19:39 WIB

Terkini

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

×