SUARA CIANJUR- Berhubungan suami istri merupakan sebuah kebutuhan dalam hubungan yang sudah terikat janji. Bukan soal menyalurkan hawa nafsu, tapi juga salah satu bentuk dalam mengekspresikan kasih sayang.
Oleh karena itu, jangan sampai berhubungan suami istri saat bulan Ramadhan ikut puasa atau tidak dilakukan.
Supaya berhubungan tersebut tetap bisa berjalan dengan seharusnya, dr Boyke Dian Nugraha, SpOG membuka kapan waktu terbaik untuk pasangan suami istri bersenggama.
"Hanya ada kesempatan (untuk berhubungan intim) itu sebelum sahur atau setelah buka," kata dr Boyke dalam tayangan Boykepedia di Vidio yang cianjur.suara.com kutip pada Rabu (5/4/2023).
Namun, lanjut dr Boyke, kebanyakan orang akan fokus melaksanakan ibadah wajib maupun sunnah setelah berbuka puasa.
Seperti sholat maghrib, isya, hingga tarawih. Tidak sedikit juga yang menamatkan Al-Quran atau berdzikir.
Inilah yang membuat dr Boyke berpikir kalau sebelum sahur merupakan waktu yang paling tepat untuk berhubungan suami istri. Terlebih, pada jam-jam tersebut hormon testosteron pada laki-laki mencapai puncaknya.
"Secara ilmu medis pun di saat sebelum sahur, itu hormon laki-laki sedang peak. Sedang tinggi-tingginya. Si perempuan juga sudah cukup istirahat," tambah dr Boyke.
Setelah berhubungan suami istri sebelum sahur, pasutri bisa melanjutkan dengan mandi wajib, dan mempersiapkan makan sahur bersama.
Baca Juga: Pesulap Merah Pernah Bongkar Salah Satu Kebohongan Ida Dayak Saat Obati Pasien
Pasangan suami istri yang sudah melakukan berhubungan, dianjurkan menyiapkan buah-buahan di kamar untuk langsung di konsumsi sebagai pengganti energi yang terbuang saat aktivitas ibadah tersebut. (*)