Asap Tebal Kotori Langit Malam di Sekitar TPA Sarimukti dan Ancam Kesehatan Warga

Suara Cianjur

Senin, 21 Agustus 2023 | 21:40 WIB
Asap Tebal Kotori Langit Malam di Sekitar TPA Sarimukti dan Ancam Kesehatan Warga
Asap tebal menyelimuti langit malam di TPA Sarimukti (Instagram @infobdgbaratcimahi)

SUARA CIANJUR - Telah terjadi insiden kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang kini menimbulkan keprihatinan mengenai efek asap tebal hitam terhadap kesehatan warga sekitar, Senin, 21 Agustus 2023.

Kerusakan dari kebakaran di TPA Sarimukti merugikan berbagai aspek, termasuk terhambatnya operasional pembuangan sampah.

Peristiwa ini diketahui terjadi sejak sore hari dan telah merambat melalap area seluas satu hektar sampah. 

Dari informasi yang dihimpun, upaya pemadaman api tengah dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bandung Barat.

"Terjadi kebakaran hingga satu hektar sampah di TPA Sarimukti, Kec Cipatat, Kab. Bandung Barat dari tadi sore hingga malam ini masih dalam proses pemadaman," seperti dilansir dari Instagram @infobdgbaratcimahi.

Dalam sebuah video berdurasi satu menit lima detik, api pada tahap awal masih tampak terkendali. 

Namun, seiring berjalannya waktu dan menjelang malam, nyala api semakin meluas dan menciptakan latar belakang oranye yang menggambarkan kebakaran tersebut. 

Asap hitam tebal mulai mengotori langit malam dan memunculkan keprihatinan mengenai potensi dampaknya terhadap pernapasan penduduk sekitar.

Salah satu dampak yang tercatat adalah adanya satu alat berat yang harus digunakan untuk memindahkan tumpukan sampah yang telah hangus terbakar.

baca juga

"Info sementara yang didapatkan untuk saat ini tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun aktivitas operasional di TPA Sarimukti jadi terganggu hingga ada satu alat berat yang hangus terbakar," lanjut akun tersebut.

Meskipun dalam informasi yang beredar tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat peristiwa ini, aktivitas harian di TPA Sarimukti terganggu. 

Kehadiran alat berat yang menjadi korban kebakaran menandai kompleksitas situasi ini.

Kontak dengan asap dan api dalam waktu yang singkat dapat dengan cepat memicu gejala seperti iritasi pada mata, hidung, tenggorokan, dan paru-paru. 

Selain itu, risiko infeksi pada saluran pernapasan pun menjadi lebih tinggi akibat paparan tersebut.

Orang-orang yang termasuk dalam kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, wanita hamil, dan individu dengan kondisi prasyarat seperti masalah kardiovaskular atau penyakit pernapasan, diingatkan untuk menjaga kewaspadaan, mengingat bahwa paparan singkat pun dapat menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan dan berpotensi mengancam kesehatan.

Dr. Bob Lahita, seorang pakar rheumatologi, menjelaskan bahwa partikel-partikel materi yang terdapat dalam kabut memiliki dampak signifikan. 

Partikel tersebut dapat mengiritasi bronkiolus, yaitu saluran kecil yang mengalir ke dalam paru-paru dan terhubung dengan alveoli, struktur kantung udara yang memungkinkan proses pernapasan. 

Karenanya, paparan terhadap asap dan partikel berbahaya ini memiliki potensi untuk mengakibatkan gangguan serius pada fungsi pernapasan dan kesehatan secara keseluruhan.

Oleh karena itu, perlu diambil langkah-langkah pencegahan untuk melindungi populasi rentan dan masyarakat pada umumnya dari efek buruk yang mungkin ditimbulkan akibat paparan asap dan api.

"Materi partikulat yang ada dalam kabut ini sangat penting karena mengiritasi bronkiolus, tabung kecil yang masuk ke paru-paru Anda dan terhubung ke alveoli, yang merupakan kantung yang memungkinkan Anda bernapas," kata seorang rheumatologist Dr. Bob Lahita dikutip dari Antara.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Alat Berat di TPA Sarimukti Dilalap si Jago Merah

Satu Alat Berat di TPA Sarimukti Dilalap si Jago Merah

Cianjur | Senin, 21 Agustus 2023 | 21:07 WIB

Kebakaran di TPA Sarimukti Lahap Satu Hektar Sampah

Kebakaran di TPA Sarimukti Lahap Satu Hektar Sampah

Cianjur | Senin, 21 Agustus 2023 | 20:48 WIB

UNS Bergejolak Lagi! Panitia Student Vaganza Ramai-ramai Mundur Usai Kegiatan Rekor MURI Dibatalkan Rektorat

UNS Bergejolak Lagi! Panitia Student Vaganza Ramai-ramai Mundur Usai Kegiatan Rekor MURI Dibatalkan Rektorat

Surakarta | Senin, 21 Agustus 2023 | 18:38 WIB

Terkini

WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali

WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali

Bali | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:19 WIB

Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan

Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan

Jatim | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:16 WIB

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare

Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare

Sulsel | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:12 WIB

Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang

Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang

Jatim | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:00 WIB

Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat

Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat

Sulsel | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:55 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026

Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026

Surakarta | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:32 WIB

Pencurian 22 Gerai Alfamart di Lombok Terungkap

Pencurian 22 Gerai Alfamart di Lombok Terungkap

Bali | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:10 WIB

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

×