Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.394,125
LQ45 627,469
Srikehati 306,090
JII 380,924
USD/IDR 17.839

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

M Nurhadi

Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB
Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari (dok. BAKOM)
baca 10 detik
  • Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menyatakan penunjukan figur luar sebagai komisaris BUMN bertujuan memberikan perspektif baru bagi perusahaan.
  • Transparency International Indonesia mencatat 30 wakil menteri Kabinet Merah Putih masih merangkap jabatan komisaris BUMN per Juli 2026.
  • Putusan MK memberikan masa transisi dua tahun bagi pemerintah untuk menyesuaikan aturan rangkap jabatan para wakil menteri tersebut.

Suara.com - Kebijakan penempatan jajaran komisaris di sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali menuai polemik publik. Pengisian posisi strategis pada perusahaan pelat merah oleh figur-figur tertentu dinilai sebagian pihak kurang selaras dengan core bisnis atau kompetensi utama perseroan.

Merespon kritik tersebut, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan bahwa penunjukan figur dengan latar belakang yang bervariasi justru sengaja dilakukan.

Strategi ini diambil guna menyuntikkan sudut pandang baru dalam mengawasi jalannya roda perusahaan sekaligus memastikan agenda strategis pemerintah tetap terkawal.

Qodari merefleksikan pengalamannya saat dipercaya mengemban jabatan komisaris di PT Pertamina Hulu Energi. Walau tidak memiliki rekam jejak teknis di sektor minyak dan gas bumi, ia menilai kehadirannya dari luar lingkaran industri dapat menstimulus hadirnya solusi alternatif bagi tantangan korporasi.

"Karena kita datang dari latar belakang yang berbeda, kita datang dari luar, sebetulnya ada perspektif yang baru yang bisa dibawa ke dalam perusahaan di mana kita menjadi komisaris," ujar Qodari dalam keterangannya, Minggu (5/7/2026).

Ia menambahkan, perombakan atau penunjukan komisaris berlatar belakang non-teknis merupakan praktik lumrah yang lazim ditemukan, baik pada lingkup perusahaan negara maupun korporasi swasta.

Bagi Qodari, fungsi pengawasan dan pemberian ide kepada direksi dapat dijalankan secara optimal oleh siapa pun, sepanjang figur tersebut mengantongi dua modal fundamental: akal sehat dan niat baik.

Kendati pemerintah menekankan pentingnya aspek pemikiran baru, isu penunjukan pengawas BUMN ini memanas seiring rilis data terbaru dari Transparency International Indonesia (TII) per awal Juli 2026.

TII mencatat sedikitnya ada 30 Wakil Menteri (Wamen) di Kabinet Merah Putih yang hingga kini masih merangkap jabatan, baik sebagai komisaris anggota maupun komisaris utama di BUMN beserta anak perusahaannya.

baca juga

Kondisi ini memicu perhatian besar menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan uji materi terkait larangan rangkap jabatan bagi posisi wakil menteri.

Melalui putusan tersebut, MK memberikan tenggat waktu berupa masa transisi selama dua tahun bagi pemerintah untuk membenahi dan menyesuaikan status jabatan para wakil menteri yang terdampak.

Daftar 30 Wakil Menteri yang Merangkap Komisaris BUMN

Berikut adalah data pejabat setingkat wakil menteri yang tercatat masih menduduki posisi dewan komisaris di perusahaan milik negara:

Sudaryono (Wakil Menteri Pertanian) menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia (Persero).

Giring Ganesha (Wakil Menteri Kebudayaan) menjabat sebagai Komisaris PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:22 WIB

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:35 WIB

Siap-siap, BBNI Mau Keluarkan Aksi Korporasi Baru

Siap-siap, BBNI Mau Keluarkan Aksi Korporasi Baru

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:46 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:21 WIB

Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour

Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:56 WIB

Terkini

Bebas White Cast, Ini 5 Loose Powder Anti Flashback yang Aman untuk Foto

Bebas White Cast, Ini 5 Loose Powder Anti Flashback yang Aman untuk Foto

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026

Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026

Riau | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Heboh Video Viral Keretakan di Bawah Laut Pulau Komodo Efek Gempa NTT, Benarkah?

Heboh Video Viral Keretakan di Bawah Laut Pulau Komodo Efek Gempa NTT, Benarkah?

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi

Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi

Jakarta | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Ahli Sebut Penyitaan Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Harus Didahului Pidana Asal

Ahli Sebut Penyitaan Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Harus Didahului Pidana Asal

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Mebidang

Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Mebidang

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Perempuan Adat Gelar Aksi Tolak PSN Mbay Lambo, Aparat: Wah Saya Lagi Nonton Film Porno

Perempuan Adat Gelar Aksi Tolak PSN Mbay Lambo, Aparat: Wah Saya Lagi Nonton Film Porno

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Anak Kris Dayanti Terpilih Jadi Paskibra, Netizen Malah Umbar Komentar Jahat Soal Ordal

Anak Kris Dayanti Terpilih Jadi Paskibra, Netizen Malah Umbar Komentar Jahat Soal Ordal

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Hanya Melempar Senyum, Wakil Rektor Unsoed Terpantau Jalani Pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas

Hanya Melempar Senyum, Wakil Rektor Unsoed Terpantau Jalani Pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas

Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas

Riau | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:12 WIB

×