Potret Pencari Cacing Laut Sebagai Pakan Induk Udang Vaname Agar Mau Kawin

Deli

Selasa, 14 Juni 2022 | 16:06 WIB
Potret Pencari Cacing Laut Sebagai Pakan Induk Udang Vaname Agar Mau Kawin
Deli.suara.com

Deli - Cuaca panas tak menyurutkan sejumlah pemuda untuk terus mencari cacing tanah di lahan tambak di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang pada Selasa (14/6/2022). Mereka sudah 'mandi lumpur' sejak pagi hari dan beradu kecepatan dengan masuknya air pasang. Target mereka dari pagi hingga siang dapat menangkap 3 kg cacing yang mirip dengan cacing tanah itu. 

Tak gampang bagi mereka berpindah dari satu titik ke titik lainnya meskipun hanya 1 meter. Lumpur yang harus mereka lalui ada yang sedalam betis hingga sepinggang mereka. Tanpa sungkan sedikit pun mereka mengambil sekumpulan cacing laut dari embernya untuk ditunjukkan.

"Ini beda dengan cacing tanah. Ini panjangnya bisa sampai 70 cm, paling pendek 20 cm," kata salah satu dari mereka yang mengaku bernama Yan. 

Dikatakannya, cacing laut itu juga disebut dengan nama pumpun. Dia dan kawan-kawannya hanya mengambil yang panjang. Cara pengambilannya adalah dengan membongkar tanah lumpur lalu mengorek-oreknya. Cacing laut itu bersembunyi di antara gumpalan tanah lumpur itu. Ukuran menjadi pembeda yang jelas antara cacing laut dengan cacing tanah. Sementara bentuknya sama. 

"Saya dari 5 pagi sudah di sini. Biasanya sampai jam 11 atau jam 2 siang. Targetnya harus dapat 3 kg, ini beradu cepat dengan air pasang," katanya. 

Dijelaskannya, mencari cacing laut sudah menjadi pekerjaan bagi masyarakat sejak 20 tahun lalu ketika tidak mencari ikan di laut. Cacing ini, kata dia, digunakan untuk pakan udang vaname. Cacing laut yang dikumpulkannya ini nantinya dijual dengan harga Rp 50 ribu/kg. "Ada penampungnya. Ada yang orang sini, ada juga orang luar yang datang ke sini," katanya. 

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Bakti Nyata, Salamin Yahya mengatakan, dia adalah salah satu penampung cacing laut yang dikumpulkan oleh warga. Dia pun punya target untuk memenuhi kebutuhan orang yang memesan. Untuk saat ini, dari permintaan 35 kg per hari, dia hanya memenuhi sebanyak 10 kg per hari. 

"Cacing laut ini untuk makan induk udang vaname, fungsinya untuk hormon. Tanpa ini, induk udang vaname tak kawin. Tanah gak akan keras meski cacing diambil. Dan orang yang ambil kan membongkar tanahnya, yang bawah dibalik ke atas," katanya. 

Cacing laut yang dikumpulkannya dijual kepada perusahaan. Cacing laut, kata Salimin, merupakan bagian dari potensi yang ada di kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKm) seluas 83,4 hektar dengan izin kelola selama 35 tahun. HKm itu, kata dia, baru saja diterimanya beberapa hari yang lalu.

Menurutnya, dengan adanya HKm itu, pihaknya memiliki hak kelola yang mana sesuai dengan tujuannya untuk memberdayakan masyarakat setempat. "Planning ke depan salah satunya untuk wisata mangrove. Potensi di sini selain cacing laut, juga ada kepiting dan udang," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Balik Rencana Zonasi Pesisir Jawa Tengah, Nelayan Khawatir Ruang Hidup Kian Menyempit

Di Balik Rencana Zonasi Pesisir Jawa Tengah, Nelayan Khawatir Ruang Hidup Kian Menyempit

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan

Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Putus Peran Tengkulak, Kopdes Bakal Jadi Penampung Tangkapan Nelayan

Putus Peran Tengkulak, Kopdes Bakal Jadi Penampung Tangkapan Nelayan

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:05 WIB

'Binatang Jalang', Noda Chairul Anwar dalam Skema Korupsi Pakan Binatang

'Binatang Jalang', Noda Chairul Anwar dalam Skema Korupsi Pakan Binatang

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:00 WIB

Bagaimana Mangrove Membantu Nelayan Kuri Caddi Bertahan di Tengah Cuaca Ekstrem?

Bagaimana Mangrove Membantu Nelayan Kuri Caddi Bertahan di Tengah Cuaca Ekstrem?

News | Senin, 27 Juli 2026 | 13:05 WIB

Ketika Pakan Satwa Dikorupsi: Ironi Ketidakadilan Mahluk yang Tak Bersuara

Ketika Pakan Satwa Dikorupsi: Ironi Ketidakadilan Mahluk yang Tak Bersuara

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 10:00 WIB

Pantesan Nelayan RI Nggak Makmur, Ikannya Banyak Dicuri

Pantesan Nelayan RI Nggak Makmur, Ikannya Banyak Dicuri

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:58 WIB

Pemerintah Akan Rampungkan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Ini, Yang Jadi Baru 65

Pemerintah Akan Rampungkan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Ini, Yang Jadi Baru 65

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:54 WIB

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:37 WIB

Kabar Gembira! Harga Solar untuk Nelayan Resmi Dipatok Rp15.000 per Liter

Kabar Gembira! Harga Solar untuk Nelayan Resmi Dipatok Rp15.000 per Liter

Foto | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×