Tiket Pulau Komodo Naik Rp 3,6 Juta, Wisatawan Batalkan Kunjungan

Deli Suara.Com
Rabu, 03 Agustus 2022 | 11:03 WIB
Tiket Pulau Komodo Naik Rp 3,6 Juta, Wisatawan Batalkan Kunjungan
Kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo dari Rp 150.000 menjadi Rp 3.750.000 membuat banyak wisatawan membatalkan kunjungannya. (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Mulai 1 Agustus 2022, harga tiket Pulau Komodo mengalami kenaikan. Hal ini membuat para wisatawan membatalkan kunjungan. Harga tiket masuk Pula Komodo sebelumnya sebesar Rp 150.000 per kunjungan masuk Taman Nasional Komodo. Sedangkan per tanggal 1 Agustus 2022, harga tiket naik menjadi Rp 3,75 juta dan berlaku setahun penuh.

Tarif baru ini berlaku untuk kunjungan ke Pulau Komodo dan juga Pulau Padar. Sedangkan untuk ke pulau Rinca tetap dengan tarif yang sama.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menjelaskan alasan kenaikan tersebut diberlakukan demi aspek konservasi lingkungan di Pulau Komodo dan Pulau Padar. 

Menurutnya, faktor ekonomi tidak berarti jika konservasi lingkungan lantas tidak diperhatikan. 

Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT mencatat ada lebih dari 10 ribu wisatawan domestik dan mancanegara yang membatalkan kunjungannya ke Labuan Bajo. Hal ini merupakan dampak kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo. 

Salah satu hotel bintang lima di Labuan Bajo dikabarkan kehilangan 600 kamar karena wisatawan yang membatalkan kunjungan. 

Selain itu, pembatalan yang dilakukan terhadap travel agent, kapal-kapal, dan hotel-hotel yang lain, yang jumlahnya sangat banyak.

Pembatalan tersebut diketahui dilakukan bukan pada saat adanya aksi mogok massal pelaku wisata di Labuan Bajo, namun sudah dilakukan semenjak adanya isu kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur, Sony Zet Libing dalam siaran persnya menuturkan biaya tiket seharga jutaan tersebut digunakan untuk biaya konservasi, pemberdayaan lokal, biaya peningkatan kemampuan, monitoring dan pengamatan hingga pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia para wisatawan.

Baca Juga: JKT48 Siap Gelar Konser Hari Jadi ke-10, Tiket Ludes dalam 10 Menit

Selain itu, wisatawan juga akan dijemput di bandara dan mendapatkan oleh-oleh. Wisatawan juga akan dibebaskan untuk menyelam, mengambil foto dan video hingga melakukan tracking ke Pulau Padar.

Menyikapi kenaikan harga tiket Pulau Komodo, asosiasi pelaku pariwisata di Labuan Bajo kompak menolak. 

Beredar sebuah video di media sosial Twitter @KawanBaikKomodo terkait aksi penolakan ini.

Dalam video tersebut, terlihat seorang wanita yang mengenakan pakaian hijau sebagai perwakilan pelaku pariwisata membacakan nota kesepahaman. Wanitu tersebut mengatakan bahwa kebijakan ini akan dimonopoli oleh PT Flobamor.

Sebelumnya, pemerintah provinsi NTT melalui PT Flobamor memang diketahui akan mengelola tiket masuk ke Pulau Komodo. 

Dimana @aereka akan mendominasi sektor hulu dan hilir pariwisata di Pulau Komodo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI