Harga Tiket Pulau Komodo Sebelum Naik dan Sesudahnya, Naik Rp 3,6 Juta!

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 03 Agustus 2022 | 10:27 WIB
Harga Tiket Pulau Komodo Sebelum Naik dan Sesudahnya, Naik Rp 3,6 Juta!
Harga Tiket Pulau Komodo Sebelum Naik dan Sesudahnya (Unsplash)

Suara.com - Kabar mengejutkan, harga tiket Pulau Komodo mengalami kenaikan. Hal ini menyebabkan para wisatawan membatalkan kunjungannya ke Pulau Komodo. Memangnya, berapa harga tiket Pulau Komodo sebelum naik dan sesudahnya? 

Harga Tiket Pulau Komodo dan Fasilitasnya

Harga tiket masuk Pulau Komodo naik mulai tanggal 1 Agustus 2022. Sebelumnya, harga tiket masuk Taman Nasional Komodo sebesar Rp 150.000 per kunjungan masuk Taman Nasional Komodo, kemudian naik menjadi Rp 3,75 juta dan berlaku setahun penuh. Tarif baru ini berlaku untuk kunjungan ke Pulau Komodo dan juga Pulau Padar, sedangkan untuk ke Pulau Rinca tarifnya tetap sama.

Kabar mengenai kenaikan tarif tersebut telah ditegaskan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf Sandiaga Uno. Sandiaga Uno menjelaskan mengenai alasan kenaikan tersebut diberlakukan demi aspek konservasi lingkungan di Pulau Komodo dan Pulau Padar. Menurutnya, faktor ekonomi tidak berarti jika konservasi lingkungan lantas tidak diperhatikan. 

Bayar Jutaan Dapat Apa?

Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur, Sony Zet Libing dalam siaran pers menyebut, biaya tiket seharga jutaan tersebut digunakan untuk biaya konservasi, pemberdayaan lokal, biaya peningkatan kemampuan, monitoring dan pengamanan hingga pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia para wisatawan.

Selain itu, wisatawan juga akan dijemput di bandara dan mendapatkan oleh-oleh. Mereka juga dibebaskan untuk menyelam, mengambil foto dan video hingga melakukan tracking ke Pulau Padar.

Kenaikan Harga Tiket Tuai Pro dan Kontra

Menyikapi kenaikan harga tiket Pulau Komodo, asosiasi pelaku pariwisata di Labuan Bajo kompak menolak. Beredar sebuah video di media sosial Twitter @KawanBaikKomodo terkait aksi penolakan ini.

baca juga

Terlihat seorang wanita yang berpakaian hijau sebagai perwakilan pelaku pariwisata membacakan nota kesepahaman. Wanita itu menyebut bahwa kebijakan ini akan dimonopoli oleh PT Flobamor.

Taman Nasional Pulau Komodo. (Dok: Kemenparekraf)
Taman Nasional Pulau Komodo. -harga tiket pulau komodo sebelum naik dan sesudahnya (Dok: Kemenparekraf)

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi NTT melalui PT Flobamor memang diketahui akan mengelola tiket masuk ke Pulau Komodo. Di mana @aereka akan mendominasi sektor hulu dan hilir pariwisata di Pulau Komodo.

Dalam video yang sama, pelaku pariwisata di Labuan Bajo juga sepakat untuk melakukan aksi mogok selama satu bulan. Aksi ini dilakukan sebagai sebuah bentuk protes atas kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Di sisi lain, kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo dinilai akan berdampak pada seluruh destinasi wisata lain di Labuan Bajo dan juga di seluruh wilayah Flores.

Pasalnya, para wisatawan yang datang sudah pasti akan menilai dan akan menyampaikan kepada kenalan mereka di negara lain atau di Indonesia untuk tidak perlu datang ke Labuan Bajo. Jika benar terjadi, maka sudah pasti juga akan berdampak pada ekonomi masyarakat di Labuan Bajo.

Banyak Wisatawan yang Batalkan Kunjungan

Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT mencatat, ada lebih dari 10 ribu wisatawan domestik dan mancanegara yang membatalkan kunjungannya ke Labuan Bajo. Ini merupakan dampak kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo.

Salah satu hotel bintang lima di Labuan Bajo dikabarkan kehilangan 600 kamarnya karena wisatawan membatalkan kunjungan mereka. Belum lagi pembatalan yang dilakukan terhadap travel agent, kapal-kapal, dan hotel-hotel yang lain, yang jumlahnya sangat banyak.

Pembatalan tersebut diketahui dilakukan bukan pada saat adanya aksi mogok massal pelaku wisata di Labuan Bajo, akan tetapi sudah dilakukan semenjak adanya isu kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo. 

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wisatawan Mancanegara Akui Keberatan dengan Kenaikan Tiket Labuan Bajo: Terlalu Mahal

Wisatawan Mancanegara Akui Keberatan dengan Kenaikan Tiket Labuan Bajo: Terlalu Mahal

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2022 | 19:32 WIB

Pengamat: Penetapan Harga Tiket Masuk Taman Nasional Komodo Rp3,75 juta Belum Ada Landasan Hukum

Pengamat: Penetapan Harga Tiket Masuk Taman Nasional Komodo Rp3,75 juta Belum Ada Landasan Hukum

Sulsel | Selasa, 02 Agustus 2022 | 15:34 WIB

Belum Ada Perda Tarif Tiket Masuk TN Komodo Rp 3,7 Juta, Pengamat: Harusnya Tidak Diberlakukan Dahulu

Belum Ada Perda Tarif Tiket Masuk TN Komodo Rp 3,7 Juta, Pengamat: Harusnya Tidak Diberlakukan Dahulu

News | Selasa, 02 Agustus 2022 | 13:38 WIB

Pro Kontra Kenaikan Tarif Masuk Taman Nasional Komodo Jadi Rp 3,7 Juta: Antara Konservasi dan Ekonomi Warga

Pro Kontra Kenaikan Tarif Masuk Taman Nasional Komodo Jadi Rp 3,7 Juta: Antara Konservasi dan Ekonomi Warga

News | Selasa, 02 Agustus 2022 | 11:34 WIB

Polisi Didesak Tidak Represif Hadapi Aksi Mogok di Labuan Bajo

Polisi Didesak Tidak Represif Hadapi Aksi Mogok di Labuan Bajo

Lifestyle | Senin, 01 Agustus 2022 | 22:14 WIB

Tiket ke Pulau Komodo Selangit, Pengelolaan Situs Warisan Dunia Bukan Cuma Soal Tarif

Tiket ke Pulau Komodo Selangit, Pengelolaan Situs Warisan Dunia Bukan Cuma Soal Tarif

Tekno | Senin, 01 Agustus 2022 | 22:07 WIB

Terkini

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

×