Kontroversi PSSI Anggap JIS Tidak Layak, Publik: Saat Urusan Politik Dibawa ke Olahraga

Deli | Suara.com

Sabtu, 10 September 2022 | 18:46 WIB
Kontroversi PSSI Anggap JIS Tidak Layak, Publik: Saat Urusan Politik Dibawa ke Olahraga
Jakarta International Stadium. (Antara)

Deli.Suara.com - PSSI baru mengeluarkan rilis tentang kelayakan Jakarta International Stadium (JIS). Ada beberapa poin penting harus dibenahi agar menjadi layak bertanding sepak bola di Indonesia.

Setelah PSSI melakukan uji kelayakan, JIS dianggap belum layak untuk menggelar FIFA match day. Akan tetapi, untuk laga pertama (24/9/2022) dipastikan tetap dilangsungkan di GBLA.

Berdasarkan hasil inspeksi tim Infrastructure Safety and Security PSSI, Stadion JIS belum memenuhi kelayakan 100 persen infrastruktur (area drop off tim, sirkulasi aktivitas terkait pertandingan di outer perimeter menumpuk di barat utara).

Bahkan concourse timur belum dapat digunakan, perimeter tribune perlu pengkajian ulang, pagar perimeter di bawah concourse barat tidak kokoh dan sarana prasarana pendukung (kantung parkir, transportasi umum, dan jalan akses menuju stadion belum sesuai standar).

‘’Sehingga untuk menggelar sebuah pertandingan FIFA Match Day yang mengundang animo penonton sangat banyak maka perlu dilakukan simulasi terkait jumlah penonton mulai dari 25% - 50% - 75% - 100% dari perhitungan maximum safety capacity,’’ kata Sekjen PSSI Yunus Nusi.

Yunus menambahkan untuk ukuran JIS yang begitu megah (dengan daya tampung 80 ribu kursi) hanya bisa menampung parkir sekitar 800 unit kendaraan roda empat itu sangat riskan. Padahal, jika timnas main, animo masyarakat untuk ber duyun-duyun ke stadion sangat tinggi. 

Selain itu masuk stadion hanya satu pintu sehingga dikhawatirkan jika bersamaan keluar akan memakan waktu yang lama. 

''Di samping itu terkait dengan plafon yang rendah karena bus tidak bisa masuk, bisa jadi bus tim tamu dan tim tuan rumah berhentinya di area umum, tidak di area sebagaimana mestinya yang sudah diatur . Nah kalau kita paksakan pasti akan menjadi catalan FIFA,’’ imbuh Yunus.

Kendala lain adalah biaya sewa stadion yang tinggi. Tim sekelas Persija Jakarta pun lebih memilih stadion di Bekasi. Tentu juga selain karena infrastruktur yang belum memadai.

Sontak saja, kebijakan PSSI yang menganggap JIS tidak layak untuk menggelar pertandingan FIFA match day, menimbulkan kontroversi. 

Pasalnya, stadion yang dirancang oleh Buro Happold, yang juga merancang stadion di Liga Inggris dan Piala Dunia Qatar 2022, bisa dianggap tidak layak oleh PSSI. Publik pun bereaksi dan menduga hal itu ada kaitannya dengan politik.

"Saat urusan politik dibawa ke dalam olahraga, stadion baru sekelas Old Trafford pun bisa dianggap belum layak untuk melaksanakan pertandingan sesuai 'standar PSSI'," kata warganet @ferizxxxx lewat twitter.

"Sudah dibantah JakPro. JIS stadion kelas dunia berstandar FIFA desain & perencanaan didampingi Assessor FIFA.

BUMN tolak sponsori FE hingga PSSI batalkan Timnas berlaga di JIS, upaya kotor jegal Anies.. silahkan rakyat menilai!!," tulis netizen @ekoxxxxx.

Namun ada juga warganet yang mendukung PSSI agar tidak menggunakan JIS karena dianggap belum layak.

"JakPro, maksudnya pro gubernurnya. Baru diresmiin aja udah jebol tembok pembatas, apanya yang standar FIFA," balas warganet @kimxxxxx.

Reporter: Beni Nasution 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kaesang Sentil PSSI dengan Ubah Kepanjangan JIS Jadi JawaBarat International Stadium

Kaesang Sentil PSSI dengan Ubah Kepanjangan JIS Jadi JawaBarat International Stadium

Video | Sabtu, 10 September 2022 | 18:32 WIB

Kaesang Sarankan JIS Ganti Nama Jadi JawaBarat International Stadium agar Standar FIFA

Kaesang Sarankan JIS Ganti Nama Jadi JawaBarat International Stadium agar Standar FIFA

Bola | Sabtu, 10 September 2022 | 17:39 WIB

Sentil Balik PSSI, Jakpro Sebut JIS Standar FIFA: Rancangan Konsultan  Inggris, Stadion Tottenham Hotspurs Satu di Antara Karyanya

Sentil Balik PSSI, Jakpro Sebut JIS Standar FIFA: Rancangan Konsultan Inggris, Stadion Tottenham Hotspurs Satu di Antara Karyanya

| Sabtu, 10 September 2022 | 17:31 WIB

Polemik Kelayakan JIS, Siapa Benar Antara PSSI dan JakPro Menurut Standar FIFA?

Polemik Kelayakan JIS, Siapa Benar Antara PSSI dan JakPro Menurut Standar FIFA?

Bola | Sabtu, 10 September 2022 | 16:15 WIB

Ikut Berkomentar Soal JIS, Kaesang: Kalo Namanya JawaBarat International Stadium Pasti Auto Standar FIFA

Ikut Berkomentar Soal JIS, Kaesang: Kalo Namanya JawaBarat International Stadium Pasti Auto Standar FIFA

Jogja | Sabtu, 10 September 2022 | 15:53 WIB

Blunder Sebut JIS Tak Layak Gelar Laga FIFA Matchday, PSSI Ubah Judul Artikel di Laman Resmi

Blunder Sebut JIS Tak Layak Gelar Laga FIFA Matchday, PSSI Ubah Judul Artikel di Laman Resmi

Bola | Sabtu, 10 September 2022 | 15:43 WIB

JakPro Sentil Balik PSSI: JIS Sudah Standar FIFA

JakPro Sentil Balik PSSI: JIS Sudah Standar FIFA

Bola | Sabtu, 10 September 2022 | 15:23 WIB

Terkini

Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat

Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:00 WIB

Kepala Lapas Kerobokan Dinonaktifkan Karena Kasus Ini

Kepala Lapas Kerobokan Dinonaktifkan Karena Kasus Ini

Bali | Senin, 25 Mei 2026 | 15:59 WIB

Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu

Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:56 WIB

Pertumbuhan Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Memuaskan, Tuai Berbagai Pujian

Pertumbuhan Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Memuaskan, Tuai Berbagai Pujian

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:55 WIB

Slank Puji Penonton Palembang, Konser HS Hey Slank Tetap Kondusif Meski Membludak

Slank Puji Penonton Palembang, Konser HS Hey Slank Tetap Kondusif Meski Membludak

Sumsel | Senin, 25 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuntutan 5 Tahun Penjara Dianggap 'Fiksi', Noel Sebut Jaksa Paksakan Fakta di Kasus K3

Tuntutan 5 Tahun Penjara Dianggap 'Fiksi', Noel Sebut Jaksa Paksakan Fakta di Kasus K3

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:46 WIB

Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head

Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 15:45 WIB

Jokowi Siap Keliling Indonesia, Ini Daerah yang akan Dikunjungi Pertama

Jokowi Siap Keliling Indonesia, Ini Daerah yang akan Dikunjungi Pertama

Surakarta | Senin, 25 Mei 2026 | 15:45 WIB

Arai Rilis Helm Retro Rapide Neo Haga Dark Edisi Terbatas Harga Rp 7 Jutaan

Arai Rilis Helm Retro Rapide Neo Haga Dark Edisi Terbatas Harga Rp 7 Jutaan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 15:45 WIB

5 Rekomendasi Investasi di 2026 untuk Dapat Passive Income, Aman dan Menguntungkan

5 Rekomendasi Investasi di 2026 untuk Dapat Passive Income, Aman dan Menguntungkan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 15:44 WIB