Sembuhkan Demam dengan Terapi Akupuntur, Tanpa Paracetamol

Deli | Suara.com

Kamis, 20 Oktober 2022 | 08:34 WIB
Sembuhkan Demam dengan Terapi Akupuntur, Tanpa Paracetamol
akupuntur

Deli.suara.com - Menyusul kekuatiran perihal kasus kematian anak di Gambia, Afrika yang mengkonsumsi obat sirup. Berikut ulasan terapi akupuntur untuk menyembuhkan demam bagi anak-anak maupun orang dewasa, tanpa obat seperti paracetamol.

Sebeleumnya, Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso menyampaikan rekomendasi kewaspadaan dini terkait temuan kasus kematian puluhan anak di Gambia, Afrika yang diduga karena mengkonsumsi obat sirup yang terkontaminasi dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol (EG).

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan agar pemerintah Indonesia menghindari sementara penggunaan obat paracetamol sirup dalam praktik penyembuhan penyakit khususnya pada golongan anak.

Akupuntur Berkhasiat Menyembuhkan Demam

Dilansir dari YakinSehat.id, pada dasarnya, anak atau orang dewasa yang mengalami demam tidak memerlukan obat-obatan. Kecuali jika memang ia merasa kurang nyaman atau memiliki riwayat kejang demam.

Suhu tubuh normal pada umumnya sekitar 37°C, meskipun terkadang setiap orang akan memiliki suhu yang berbeda. Ini tergantung banyak hal, mulai dari cuaca, waktu, aktivitas dan sebagainya. Seseorang mengalami demam apabila suhunya meningkat menjadi 38°C lebih.

Demam bisa sebagai pertanda tubuh Anda sedang melawan beberapa jenis penyakit yang mendasarinya dan seringkali merupakan gejala infeksi. Infeksi bakteri dan virus dapat menyebabkan demam.

Akupuntur saat ini banyak direkomendasikan untuk berbagai pengobatan termasuk demam dan alergi.

Pengobatan ini memang rendah efek samping sehingga bisa dimanfaatkan lebih maksimal. Akupuntur yang berasal dari China ini telah digunakan ribuan tahun yang lalu. Keefektifannya sampai sekarang masih terus dirasakan oleh banyak orang.

Sebagian orang mungkin akan menganggap sakit pada saat terapi akupuntur berlangsung. Akan tetapi, pada kenyataannya rasa sakit yang muncul tidak terlalu besar. Justru akan timbul rasa nyaman dan rileks pada saat menjalani terapi akupuntur.

Anda bisa mencoba akupuntur bersama praktisi yang sudah berpengalaman. Hal ini bertujuan agar manfaat akupuntur benar dirasakan.

Studi mereka terhadap 175 orang dengan hay fever menunjukkan mereka yang diobati dengan akupuntur mengalami penurunan gejala bersin dan gatal yang lebih besar daripada anggota kelompok sham-treatment.

Kelompok sham-treatment tetap dilakukan tusukan jarum akupunktur, tetapi hanya secara dangkal dan tidak pada titik akupunktur yang benar.

Kualitas hidup juga meningkat selama 12 sesi, percobaan empat minggu. Para peneliti mengatakan efek menguntungkan bertahan di luar fase pengobatan, dengan mereka yang dirawat melaporkan gejala membaik 4 minggu setelah sesi akupunktur berakhir.

“Berdasarkan temuan ini, pengobatan akupunktur nyata yang diberikan dalam uji coba ini direkomendasikan untuk diberikan pramusim, untuk pengendalian gejala selama puncak musim serbuk sari,” tulis mereka dalam Annals of Allergy, Asma and Immunology, sumber mydr.com.au.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabar Jogja Hari Ini: RSUP Dr Sardjito Ungkap Penyebab Meninggalnya 6 Anak yang Gagal Ginjal Akut, Uang Rp80 Juta Raib

Kabar Jogja Hari Ini: RSUP Dr Sardjito Ungkap Penyebab Meninggalnya 6 Anak yang Gagal Ginjal Akut, Uang Rp80 Juta Raib

Jogja | Kamis, 20 Oktober 2022 | 08:30 WIB

Wamenkes Ungkap 15 Obat Sirup di Indonesia Terkontaminasi Etilen Glikol, Biang Kerok Penyebab Gangguan Ginjal Akut Anak

Wamenkes Ungkap 15 Obat Sirup di Indonesia Terkontaminasi Etilen Glikol, Biang Kerok Penyebab Gangguan Ginjal Akut Anak

Health | Kamis, 20 Oktober 2022 | 08:21 WIB

Heboh Daftar Obat Sirup Mengandung Senyawa Berbahaya, Ini Kata Kemenkes

Heboh Daftar Obat Sirup Mengandung Senyawa Berbahaya, Ini Kata Kemenkes

Riau | Kamis, 20 Oktober 2022 | 08:30 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Akui Sempat Pendarahan hingga Dirawat di RS

Nadiem Makarim Akui Sempat Pendarahan hingga Dirawat di RS

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:00 WIB

Tentara Bubarkan Nobar Film 'Pesta Babi' di Ternate, Apa Alasan TNI?

Tentara Bubarkan Nobar Film 'Pesta Babi' di Ternate, Apa Alasan TNI?

Video | Senin, 11 Mei 2026 | 15:00 WIB

Grup Neraka Piala Asia 2027: Ini Rekor Tanding Timnas Indonesia Lawan Jepang, Qatar, dan Thailand

Grup Neraka Piala Asia 2027: Ini Rekor Tanding Timnas Indonesia Lawan Jepang, Qatar, dan Thailand

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 14:59 WIB

8 Langkah Matikan Iklan di HP Xiaomi untuk Semua Aplikasi Bawaan Pengguna

8 Langkah Matikan Iklan di HP Xiaomi untuk Semua Aplikasi Bawaan Pengguna

Tekno | Senin, 11 Mei 2026 | 14:58 WIB

Klasemen Liga Inggris Terbaru: Arsenal Jauhi Man City, Tottenham Terancam Degradasi

Klasemen Liga Inggris Terbaru: Arsenal Jauhi Man City, Tottenham Terancam Degradasi

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 14:56 WIB

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:53 WIB

DPR Minta Pemerintah Tak Tunggu Lonjakan Kasus Hantavirus Baru Bertindak

DPR Minta Pemerintah Tak Tunggu Lonjakan Kasus Hantavirus Baru Bertindak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:52 WIB

Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!

Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:51 WIB

Kampus sebagai Ruang Belajar atau Pelaksana Program Negara?

Kampus sebagai Ruang Belajar atau Pelaksana Program Negara?

Your Say | Senin, 11 Mei 2026 | 14:50 WIB

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:47 WIB