5 Alasan Mesti Pergi ke Natuna Untuk Berlibur, Bukan Cuma Alamnya yang Indah

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 20 Oktober 2022 | 08:34 WIB
5 Alasan Mesti Pergi ke Natuna Untuk Berlibur, Bukan Cuma Alamnya yang Indah
Natuna. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Lantaran letaknya berada di wilayah terluar Indonesia, Pulau Natuna, Kepulauan Riau kerap dianggap  tidak aman untuk berlibur. Padahal pulau tersebut punya keindahan alam yang sayang untuk lewatkan sebagai destinasi wisata dalam negeri Indonesia.

Karena maraknya ilegal fishing dan penyelundupan, sekaligus jadi Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) yang diklaim sebagai jalur laut tradisional Tiongkok, menjadikan Natuna sebagai wilayah yang rawan konflik karena kerap menjadi ajang kontestasi kekuatan militer.

Hasilnya esksistensi keindahan Natuna jadi tenggelam di antara wisatawan dalam dan luar negeri. Padahal daerah ini sudah jadi wilayah yang aman, karena infrastruktur keamanannya sangat kuat.

Berikut ini 5 destinasi menarik di Natuna, yang bisa jadi pilihan sebagai spot liburan wisatawan dalam dan luar negeri mengutip siaran pers Invest SEA, yang diterima suara.com, Rabu (19/10/2022).

1. Ada 119 Tujuan Wisata

Natuna. (Dok: Istimewa)
Natuna. (Dok: Istimewa)

Kepulauan Natuna memiliki 119 Objek Daerah Tujuan Wisata, dimana 70 persen diantaranya adalah wisata bahari atau keindahan bawah laut, dengan cakupan wilayah laut mencapai 99,25 persen, dan memiliki potensi besar jika digarap dengan baik.

2. Kawasan Geopark Nasional Natuna

Bupati Kabupaten Natuna, Wan Siswandi mengatakan Natuna memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa dan patut dibanggakan, seperti Geopark Natuna seharusnya dikenal dunia.

"Natuna sendiri sudah ditetapkan sebagai Kawasan Geopark Nasional pada 29 November 2018, dan nantinya kawasan geopark tersebut akan diusulkan ke UNESCO Global Geopark untuk menjadi geopark dunia. Selain keindahan alam, Natuna juga memiliki potensi laut yang sangat berlimpah," ujar Wan Siswandi.

baca juga

3. Hidangan Laut Ikonik Sagu Butir

Natuna juga memiliki kekayaan kuliner berasal dari olahan hidangan laut yang ikonik seperti kernas atau kasam yang terbuat dari sagu butir dan ikan tongkol. Ada pula lemper ikan yang terbuat dari nasi ketan dan ikan tuna.

“Harapan kami semoga dengan dinyatakan berakhirnya pandemi COVID-19 oleh Presiden Joko Widodo, akan banyak wisatawan dalam dan luar negeri yang datang untuk berwisata maupun berinvestasi di Pulau Natuna," sambung Wan Siswandi.

4. Suku Melayu Ramah ke Orang Asing

Berada di Kepulauan Riau, penduduk Kabupaten Natuna sebagian besar merupakan suku Melayu yang dikenal dengan perilaku yang ramah dan masih menjunjung tinggi adat Melayu.

Selain itu, letak Natuna yang strategis di persimpangan beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam, menjadikan masyarakat Natuna sebagai masyarakat inklusif yang sangat terbuka.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenparekraf Tingkatkan Kualitas Desa Wisata di Tegal

Kemenparekraf Tingkatkan Kualitas Desa Wisata di Tegal

Metro | Kamis, 20 Oktober 2022 | 08:30 WIB

Gus Halim: Desa Wisata dan BUM Desa Harus Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Gus Halim: Desa Wisata dan BUM Desa Harus Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Metro | Kamis, 20 Oktober 2022 | 00:30 WIB

Wisata Edukasi Satu Hati, Program Yayasan AHM untuk Tambah Ilmu Berkendara Sepeda Motor

Wisata Edukasi Satu Hati, Program Yayasan AHM untuk Tambah Ilmu Berkendara Sepeda Motor

Otomotif | Rabu, 19 Oktober 2022 | 21:48 WIB

Terkini

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 06:55 WIB

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

×