Fenomena Gerhana Matahari Hari Ini (25 Oktober 2022), Sayangnya Tak Bisa Dilihat di Indonesia

Deli

Selasa, 25 Oktober 2022 | 12:09 WIB
Fenomena Gerhana Matahari Hari Ini (25 Oktober 2022), Sayangnya Tak Bisa Dilihat di Indonesia
gerhana matahari. (Suara)

Meski bulan berukuran lebih kecil, bulan mampu menghalangi cahaya matahari. Hal ini lantaran bulan lebih dekat dari bumi yakni dengan jarak rata-rata 384.400 kilometer. Sementara jarak matahari ke bumi rata-rata 149.680.000 kilometer.

Dikutip dari buku Geografi 1 kelas X yang ditulis oleh Hartono (2007) terbitan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, bumi dan bulan adalah benda angkasa yang tidak mempunyai cahaya sendiri.

Tanpa adanya cahaya matahari yang dipantulkan oleh bumi ataupun bulan, bumi tidak akan terlihat dari bulan. Begitu pun sebaliknya, bulan tidak akan terlihat dari bumi jika tidak ada cahaya matahari yang dipantulkan.

Apabila dalam peredarannya bumi maupun bulan berada dalam suatu garis lurus dengan matahari, hal itu akan berpotensi terjadi peristiwa gerhana matahari atau bulan.

Pengaruh Gerhana Matahari

Proses terjadinya gerhana matahari bermula dari jatuhnya bayang-bayang bulan ke permukaan bumi. Fenomena ini terjadi akibat terhalangnya cahaya matahari menuju bumi oleh bulan.

Melansir dari nasa.gov, terkadang ketika bulan mengorbit bumi, bulan bergerak di antara matahari dan bumi. Ketika ini terjadi, bulan menghalangi cahaya matahari mencapai bumi. Hal ini menjadi penyebab gerhana matahari terjadi. Selama gerhana matahari, bulan melemparkan bayangan ke bumi.

Fenomena alam gerhana matahari ini ternyata memiliki pengaruh kepada makhluk hidup. Bukan hanya manusia saja, namun juga hewan dan tumbuhan sekalipun.  

Jenis Gerhana Matahari

1. Gerhana Matahari Total

Jenis gerhana matahari yang pertama adalah gerhana matahari total. Gerhana matahari total terlihat dari area kecil di bumi. Orang-orang yang melihat gerhana total ini berada di tengah bayangan bulan ketika menyentuh bumi. Langit menjadi sangat gelap, seperti malam.

2. Gerhana Matahari Sebagian

Jenis gerhana matahari yang kedua adalah gerhana matahari sebagian. Penyebab gerhana matahari sebagian yaitu karena posisi matahari, bulan dan bumi tidak sejajar.

Fenomena ini membuat matahari tampak memiliki bayangan gelap di sebagian kecil permukaannya.

3. Gerhana Matahari Annular (an-y?-l?r)

Jenis gerhana matahari yang ketiga adalah gerhana matahari annular atau gerhana cincin. Gerhana cincin terjadi ketika bulan berada di titik terjauh dari bumi.

Karena bulan lebih jauh, maka bulan tampak lebih kecil. Hal itu tidak bisa menghalangi seluruh pandangan matahari. Bulan di depan matahari tampak seperti piringan gelap di atas piringan terang yang lebih besar. Ini menciptakan apa yang tampak seperti cincin di sekitar Bulan.

4. Gerhana Matahari Hibrida

Jenis gerhana matahari yang terakhir adalah gerhana matahari hibrida. Gerhana hibrida berasal dari gerhana matahari total dan gerhana matahari sebagian. Di sebagian wilayah di bumi, gerhana ini akan muncul dan terlihat sebagai gerhana matahari total.

Namun, di sebagian wilayah lainnya gerhana matahari ini akan terlihat sebagai gerhana matahari sebagian. Akan tetapi, fenomena gerhana matahari hibrida ini bisa dikatakan jarang terjadi. [BIN]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IPW Desak Polri Periksa Ketua PSSI Iwan Bule Terkait Tragedi Kanjuruhan, Jika Terbukti Jadikan Tersangka

IPW Desak Polri Periksa Ketua PSSI Iwan Bule Terkait Tragedi Kanjuruhan, Jika Terbukti Jadikan Tersangka

Denpasar | Selasa, 25 Oktober 2022 | 12:03 WIB

Asnawi Target Masuk ke Kasta Tertinggi Liga Korea Selatan, Kini Masih Berjuang untuk Ansan Greeners

Asnawi Target Masuk ke Kasta Tertinggi Liga Korea Selatan, Kini Masih Berjuang untuk Ansan Greeners

Bola | Selasa, 25 Oktober 2022 | 11:51 WIB

Wanita Nekat Kibarkan Bendera HTI di BRK Syariah saat Apel Santri NU

Wanita Nekat Kibarkan Bendera HTI di BRK Syariah saat Apel Santri NU

Riau | Selasa, 25 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Terkini

Ingatkan Soal PKI hingga RMS, Dudung Tegaskan Pemerintah Prabowo Tak Anti Kritik

Ingatkan Soal PKI hingga RMS, Dudung Tegaskan Pemerintah Prabowo Tak Anti Kritik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:25 WIB

Masih Hangat, Tecno Pova 8 Resmi Meluncur 11 Juni: Usung Alive Matrix Display dan Dimensity 7100

Masih Hangat, Tecno Pova 8 Resmi Meluncur 11 Juni: Usung Alive Matrix Display dan Dimensity 7100

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:24 WIB

Indonesia Insurance Summit 2026: Terungkap Tantangan Ganda Asuransi di Indonesia

Indonesia Insurance Summit 2026: Terungkap Tantangan Ganda Asuransi di Indonesia

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:23 WIB

Tren Lari Melejit, Kesadaran Asuransi di Kalangan Pelari Ikut Meningkat

Tren Lari Melejit, Kesadaran Asuransi di Kalangan Pelari Ikut Meningkat

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:23 WIB

Mahasiswa UI ke Aparat: Kami Bukan KKB, Tolong Jangan Represif!

Mahasiswa UI ke Aparat: Kami Bukan KKB, Tolong Jangan Represif!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:18 WIB

Viral Mahasiswa Indonesia di Malaysia: Dikasihani Warga Lokal Hanya karena Makan Satu Es Krim Berdua

Viral Mahasiswa Indonesia di Malaysia: Dikasihani Warga Lokal Hanya karena Makan Satu Es Krim Berdua

Entertainment | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:16 WIB

7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega

7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:16 WIB

Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026

Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:15 WIB

Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram

Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:15 WIB

Strategi Barikade TNI-Polri Pecah Massa Mahasiswa, Bundaran HI dan DPR Sepi Orasi

Strategi Barikade TNI-Polri Pecah Massa Mahasiswa, Bundaran HI dan DPR Sepi Orasi

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:14 WIB