Deli.suara.com – Akhirnya, setelah berbulan-bulan bungkam karena dituding sebagai gundik suami orang, Arawinda akhirnya buka suara. Wanita kelahiran Jakarta tahun 2001 itu akhirnya berkomentar terkait isu buruk yang membawa namanya.
Masalah berawal dari unggahan akun Instagram Wanita.cl yang mengunggah sebuah cerita tentang perselingkuhan yang terjadi pada rumah tangga iparnya. Karena hadirnya seorang pelakor, rumah tangga iparnya itu harus hancur berantakan.
Meskipun orang ketiga yang menghancurkan rumah tangga tersebut tidak diberitahu secara gamblang, clue yang ditulis dalam unggahan tersebut jelas saja merujuk pada seseorang. Dalam unggahan tersebut tertulis, bahwa wanita yang menjadi pelakor adalah seorang artis pendatang baru yang selalu menyuarakan tentang pelecehan perempuan.
Curhatan ini pun sampai viral di TikTok, dan beberapa akun mengunggah bahwa kejadian tersebut merupakan kejadian yang menimpa rumah tangga Amanda Zahra dan suaminya Guiddo Purba. Dugaan bahwa Arawinda yang menjadi pelakor semakin tajam saat Amanda mengunggah instagram story yang isinya merupakan potongan adegan film ‘Yuni’ yang dimainkan oleh Arawinda.
Dalam postingan tersebut, Amanda menulis caption ‘Lagian siapa sih yang mau dimadu?’ yang menyebabkan netizen ramai menuding Arawinda-lah pelakor yang dimaksud. Setelah lama bungkam, akhirnya Arawinda angkat bicara.
Ia memulai pesannya dengan menuliskan permintaan maaf di akun instagramnya, “Mohon maaf selama ini saya belum berbicara, karena ada beberapa hal yang belum bisa saya sampaikan pada saat ini, dan ingin saya sampaikan pada waktu yang tepat.”
“Terkait dengan masalah dan rumor tidak benar yang telah muncul mengenai kehidupan pribadi saya,” lanjutnya.
Arawinda mengatakan, bahwa diam ternyata pilihan yang salah yang justru memperumit situasi. Ia juga meminta maaf pada orang-orang yang bekerja sama dengannya yang terkena imbas karena isu buruk tersebut.
“Saya minta maaf apabila masalah dan rumor mengenai kehidupan pribadi saya telah menimbulkan dampak negatif secara langsung maupun tidak langsung kepada karya dan para pembuatnya,” tulis Arawinda.
Baca Juga: Kemenkominfo Ingatkan Perusahaan Wajib Punya Petugas Perlindungan Data Pribadi
“Oleh karena itu juga, tolong berikan saya ruang untuk membenahi masalah pribadi ini secara privat. Terima kasih atas pengertiannya,” lanjut Arawinda.
Isu buruk yang menimpanya membuat orang-orang di sekitar Arawinda merasa dirugikan. Oleh karena itu, Arawinda akhirnya meminta maaf dan ingin menyelesaikan masalah ini secara pribadi agar tak merugikan lebih banyak pihak. Ia juga membantah bahwa dirinya bukan seorang pelakor seperti ramainya isu yang menyeret namanya.