Rifaizal menyebutkan bahwa setiap saksi ketika ditanya mampu meyakinkan penyisik soal adanya kejadian tembak menembak, hal itu yang membuat penyidik mempercayai kejadian itu.
"Tapi perintah pada saat itu yang saya tahu adalah perintah yang benar. Kejadian tembak-menembak pada saat itu adalah merupakan hal yang benar, karena seluruh saksi meyakinkan seluruh penyidik yang ada di TKP bahwa itu benar, peristiwa tembak-menembak," pungkasnya.
Sumber:suara.com.