Tidak Hanya PSSI, Komnas HAM Minta Presiden Jokowi Ikut Bertanggung Jawab Terkait Tragedi Kanjuruhan

Deli

Sabtu, 05 November 2022 | 17:29 WIB
Tidak Hanya PSSI, Komnas HAM Minta Presiden Jokowi Ikut Bertanggung Jawab Terkait Tragedi Kanjuruhan
Ketua Komnas HAM RI, Ahmad Taufan Damanik. (Suara.com/Alfian Winanto)

Deli.Suara.com - Komnas HAM menyimpulkan ada tujuh pelanggaran HAM dalam tragedi kemanusiaan yang menewaskan setidaknya 135 orang, di Stadion Kanjuruhan, Malang, beberapa waktu lalu. 

"Jadi ada peristiwa pelanggaran hak asasi manusia ada tujuh poin yang kami sebut di sini yaitu mengakibatkan 135 orang meninggal dunia," ungkap Ketua Komnas HAM RI, Ahmad Taufan Damanik, dilansir dari kanal youtube tvOnenews, Minggu (5/11/2022).

Ia mengatakan tragedi ini merupakan suatu peristiwa besar yang memakan nyawa manusia yang sangat menyakitkan tidak hanya bagi bangsa Indonesia tapi juga dunia.

"Ada ratusan orang lagi yang cedera, ada kerusakan properti baik milik pemerintah maupun masyarakat. Jadi ini tidak bisa dianggap ringan, ini persoalan yang sangat serius," sebut Taufan.

Untuk itu, Taufan menyampaikan kesimpulan Komnas HAM ini merupakan evaluasi secara menyeluruh.

Ia bahkan meminta kepada Presiden Joko Widodo ikut bertanggungjawab membereskan tata kelola sepak bola Indonesia. 

"Memang sudah ada penegakkan hukum dilakukan, hanya saja semestinya penegakkan hukum harus dilakukan pada tingkat lebih tinggi yang bertanggungjawab kepada sepak bola Indonesia. Satu lagi tanggungjawab kepada korban cedera, properti rusak. Apakah bantuan sosial maupun pemulihan yang dibutuhkan para korban," tambahnya.

Dalam paparan Komnas HAM, pelanggaran HAM yang dimaksud adalah penggunaan kekuatan berlebihan, pelanggaran hak memperoleh keadilan, hak untuk hidup, hak kesehatan. Pelanggaran hak atas rasa aman, hak anak, serta pelanggaran terhadap bisnis, dan hak asasi manusia.

Karena menemukan ada tujuh poin pelanggaran HAM, maka Komnas HAM memberikan rekomendasi salah satunya diberikan kepada PSSI

baca juga

Berikut 5 rekomendasi Komnas HAM untuk PSSI:

1. PSSI diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap statuta keamanan dan perjanjian kerjasama dengan mengutamakan keselamatan termasuk keterlibatan aparat keamanan.

2. PSSI juga didesak untuk membekukan seluruh aktivitas sepak bola sampai ada standarisasi terhadap match commisioner atau pengawas pertandingan di seluruh level kompetisi.

3. Komnas HAM juga meminta PSSI untuk bekerjasama dengan klub untuk melakukan pembinaan kepada suporter sesuai hak asasi manusia.

4. PSSI juga diminta bertanggungjawab secara kelembagaan dengan menghormati proses hukum dan melakukan pemulihan terhadap para korban Tragedi Kanjuruhan.

5. PSSI didesak menyusun indikator pertandingan yang akuntabel sebagai dasar utama serta ketersediaan infrastruktur.

Reporter : Beni Nasution

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan Dijaga Polisi

Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan Dijaga Polisi

Foto | Sabtu, 05 November 2022 | 16:04 WIB

Polisi Autopsi Aremania yang Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan, Orang Tua Korban: Anak Saya Itu Diracun

Polisi Autopsi Aremania yang Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan, Orang Tua Korban: Anak Saya Itu Diracun

Malang | Sabtu, 05 November 2022 | 14:53 WIB

Presiden RANS Nusantara FC Ungkap Peluang Raffi Ahmad Jadi Pengurus PSSI

Presiden RANS Nusantara FC Ungkap Peluang Raffi Ahmad Jadi Pengurus PSSI

Bola | Sabtu, 05 November 2022 | 14:30 WIB

RANS dan Madura United Enggan Bersuara Soal Sosok Potensial Ketum PSSI

RANS dan Madura United Enggan Bersuara Soal Sosok Potensial Ketum PSSI

Surabaya | Sabtu, 05 November 2022 | 13:58 WIB

Iwan Bule Beri Pernyataan Ingin Segera Gelar KLB, Ternyata Alasannya Begini

Iwan Bule Beri Pernyataan Ingin Segera Gelar KLB, Ternyata Alasannya Begini

Jogja | Sabtu, 05 November 2022 | 13:58 WIB

Rocky Gerung: Warisan Jokowi hanya IKN yang Mangkrak dan Masyarakat Terbelah

Rocky Gerung: Warisan Jokowi hanya IKN yang Mangkrak dan Masyarakat Terbelah

News | Sabtu, 05 November 2022 | 13:37 WIB

Menghindar dari Aksi 411 Dinilai Munculkan Isu Islamophobia, Pengamat Sarankan Jokowi Harusnya Hadapi Demonstran

Menghindar dari Aksi 411 Dinilai Munculkan Isu Islamophobia, Pengamat Sarankan Jokowi Harusnya Hadapi Demonstran

News | Sabtu, 05 November 2022 | 14:45 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×