Pasca Keruntuhan FTX, Pakar: Industri Kripto Akan Alami Krisis Lebih Lama

Deli

Sabtu, 12 November 2022 | 08:22 WIB
Pasca Keruntuhan FTX, Pakar: Industri Kripto Akan Alami Krisis Lebih Lama
CZ bersama Sam Bankman Fried FTX. (ist)

Deli.suara.com - Pasca pemberitaan perihal bursa kripto FTX diakuisisi oleh Binance, mencuat pertanyaan: bagaimana dampak runtuhnya dinasti Sam Bankman-Fried terhadap pasar kripto?

Melansir Blockchainmedia.id, menurut Carol Alexander, Profesor di Universitas Sussex berpendapat, industri kripto akan mengalami musim dingin lebih lama karena hal ini.

Setelah FTX ambruk, harga Bitcoin ikut merosot yang sebelumnya di kisaran US$20.000 menjadi US$16.500 dan sempat di US$15 ribuan. Angka ini merupakan yang terendah sejak 2020.

Berdasarkan data Coinmarketcap, perusahaan besar yang memakai FTX harus membuktikan kemampuan likuiditasnya.

Contohnya saja Solana yang bergantung pada nilai FTX. Jika aset ini terus ambruk dan menjadi nol seperti LUNA, maka tidak ada kepastian bahwa Bitcoin pada protokol ini dapat ditarik kembali dan jutaan dollar yang ada di dalamnya bisa hilang begitu saja.

Layaknya kripto lain yang terpuruk, Tether juga mengalami hal yang sama. Stablecoin dengan nilai US$70 milyar ini terlepas dari ‘pasaknya’ dan diperdagangkan pada US$0,98.

“Perusahaan telah memproses penarikan sekitar US$700 juta dalam 24 jam dan tidak ada kendala, kami tetap lanjutkan,” ujar Paolo Ardoino, CTO Tether, dikutip dari The Guardian.

Nah, Bagaimana dengan Pasar Kripto Secara Umum?

Sistem keuangan ternyata lebih tangguh terhadap pasar kripto selama 12 bulan terakhir. Nilai kripto sendiri dipengaruhi banyak hal seperti masalah makroekonomi dan lainnya.

baca juga

Sebenarnya, pasar keuangan global juga mengalami krisis. Tapi hal ini lebih disebabkan oleh perang Rusia dengan Ukraina dan meningkatnya suku bunga.

“Industri kripto akan mengalami musim dingin lebih lama karena hal ini,” merujuk pada masalah kredibilitas akan peristiwa FTX, ujar Carol Alexander, Profesor di Universitas Sussex.

Namun, masalah FTX di pasar kripto tidak mempengaruhi pasar tradisional. Karena sifat investor yang ingin mencari keuntungan lebih dari investasi konvensional saat suku bunga sedang tinggi, seperti yang sedang terjadi saat ini. 

FTX merupakan salah satu crypto exchange terbesar yang berkantor induk di Bahamas, FTX sendiri dikelola dari AS dengan kantor terbesarnya berada di Chicago dan Miami. Di AS ada juga FTX US yang beroperasi di beberapa negara bagian.

Sebagai crypto exchange, fungsi utama FTX adalah membantu para pengguna untuk membeli dan jual aset kripto. FTX beserta pesaingnya (Binance) memiliki peran cukup penting, karena memroses mayoritas transaksi kripto di dunia.

Baik itu Binance dan FTX, merupakan platform yang bekerja secara internasional. Kripto ini setara dengan “casino lepas pantai”.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investor Kripto Lebih Banyak Dibanding Saham, Sri Mulyani: High Risk

Investor Kripto Lebih Banyak Dibanding Saham, Sri Mulyani: High Risk

Bisnis | Jum'at, 11 November 2022 | 14:43 WIB

Analis Prediksi Harga Bitcoin Terus Merosot, Menuju US$16.000

Analis Prediksi Harga Bitcoin Terus Merosot, Menuju US$16.000

Deli | Jum'at, 11 November 2022 | 13:32 WIB

FTX Dicaplok Binance, Sam Bankman-Fried Hanya Bisa Minta Maaf ke Investor

FTX Dicaplok Binance, Sam Bankman-Fried Hanya Bisa Minta Maaf ke Investor

Deli | Jum'at, 11 November 2022 | 13:27 WIB

Terkini

Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab

Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor

Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam, John Herdman Akui Kalah Taktik, Rizky Ridho Minta Maaf

Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam, John Herdman Akui Kalah Taktik, Rizky Ridho Minta Maaf

Video | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:35 WIB

ASICS Novablast vs HOKA Clifton untuk Daily Trainer, Mana yang Lebih Unggul?

ASICS Novablast vs HOKA Clifton untuk Daily Trainer, Mana yang Lebih Unggul?

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Sindiran Keras Kebijakan Tukin TNI: Seperti Tahu Bulat, Digoreng Dadakan

Sindiran Keras Kebijakan Tukin TNI: Seperti Tahu Bulat, Digoreng Dadakan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Wardah BB Tint Shade Neutral Fair Cocok untuk Kulit Apa? Ini Review Lengkap dan Keunggulannya!

Wardah BB Tint Shade Neutral Fair Cocok untuk Kulit Apa? Ini Review Lengkap dan Keunggulannya!

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Mata Air dan Sumur Mengering, 90 Jiwa di Bogor Selatan Terdampak Bencana Kekeringan

Mata Air dan Sumur Mengering, 90 Jiwa di Bogor Selatan Terdampak Bencana Kekeringan

Bogor | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?

Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Guru Besar UGM Semprot Kenaikan Tukin TNI-Kemenhan: Pemerintah Pesta, Rakyat Cuci Piring

Guru Besar UGM Semprot Kenaikan Tukin TNI-Kemenhan: Pemerintah Pesta, Rakyat Cuci Piring

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:21 WIB

×