Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mendapatkan nyinyiran usai proposal perdamaian antara Rusia dengan Ukraina ditolak oleh pihak Ukraina. Politisi Partai Gerindra Dedi Mulyadi menyebut kalau Prabowo tengah diserang buzzer.
"Para buzzer sibuk menyerang Pak Prabowo, karena dianggap tidak mampu berdiplomasi internasional," kata Dedi saat dihubungi, mengutip Antara, Selasa (6/6/2023).
"Pertanyaannya, di mana letak ketidakmampuannya?" tanyanya.
Mantan politisi Golkar itu lantas menjelaskan kalau tidak ada yang salah semisal ada negarawan yang mengajak untuk menghentikan konflik. Menurutnya tidak perlu menjadi soal apabila Ukraina menolak proposal tersebut.
Sebab hal terpenting Prabowo telah menyampaikan gagasannya di forum internasional bahwa peperangan harus segera dihentikan dan kembali hidup damai.
Hal tersebut disampaikannya karena melihat poin pentingnya ialah di mana Prabowo sudah menyampaikan gagasannya tersebut di forum internasional.
"Kita tahu bahwa gagasan dunia damai, dunia dibebaskan dari peperangan itu pasti akan merugikan beberapa pihak yang setiap waktu memproduksi senjata untuk kepentingan berperang," terangnya.