Tak Ada Lagi Banteng Lawan Mercy, PDIP Bakal Damai dengan Demokrat Berkat Puan dan AHY?

Deli | Suara.com

Minggu, 11 Juni 2023 | 18:46 WIB
Tak Ada Lagi Banteng Lawan Mercy, PDIP Bakal Damai dengan Demokrat Berkat Puan dan AHY?
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Bidik layar)

Hubungan antara PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Demokrat telah terganggu sejak lama dan kedua partai saling menganggap satu sama lain sebagai musuh. Pertikaian ini terjadi selama bertahun-tahun, terutama saat setiap Pemilihan Umum (Pemilu). Mari kita melihat perkembangan rivalitas antara kedua partai ini.

Permasalahan politik antara kedua partai sebenarnya bermula dari konflik pribadi antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati Soekarnoputri. Konflik ini terjadi pada saat SBY masih menjabat sebagai Menko Polkam di pemerintahan Presiden Megawati pada tahun 2001.

Pada saat itu, SBY diam-diam terlibat dalam pendirian Partai Demokrat, tetapi ia tidak pernah memberitahu Presiden Megawati. Ketika ditanya tentang posisinya dalam partai berlambang mercy tersebut, apakah sebagai ketua umum atau bukan, SBY tidak memberikan jawaban yang pasti.

Kemudian, sebelum kampanye Pemilu 2004 dimulai, SBY memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai menteri. Alasannya adalah karena ia merasa kewenangannya telah diambil alih oleh presiden. Ia juga mengakui bahwa hubungannya dengan Megawati memang masih tegang.

SBY kemudian memenangkan Pemilu 2004, mengalahkan Megawati yang maju bersama Hasyim Muzadi, dan menjabat sebagai presiden selama dua periode. Pada saat itu, Megawati bahkan tidak hadir dalam perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Istana Negara. Ia memilih memimpin upacara di kantor DPP PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Sikap yang sama juga ditunjukkan oleh SBY setelah ia tidak lagi menjabat sebagai presiden. Pada saat itu, PDIP menjadi partai yang berkuasa setelah Jokowi menjadi presiden. SBY memilih merayakan Hari Kemerdekaan di kampung halamannya di Pacitan, Jawa Timur. Namun, pada tahun 2017, mereka akhirnya bertemu.

Dalam empat Pemilu terakhir, PDIP dan Demokrat selalu berseberangan tanpa pernah mempertimbangkan untuk berkoalisi. Ketika SBY menjadi presiden, PDIP bahkan memilih untuk berada di luar kabinet. Demikian pula, saat Jokowi memimpin negara selama dua periode, Demokrat juga tidak bergabung dalam pemerintahan.

SBY menyatakan bahwa Partai Demokrat lebih memilih menjadi oposisi dan tidak sejalan dengan PDIP. Padahal, menurutnya, Presiden Jokowi beberapa kali mengajak partainya untuk bergabung dalam koalisi pemerintahan, tetapi SBY menolak tawaran tersebut.

Pertikaian antara PDIP dan Demokrat kembali muncul menjelang Pilpres 2024. SBY pernah mengatakan bahwa ada kecurangan dalam pemilu saat ini. Pernyataan tersebut memicu polemik dan mendapat respons dari Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, yang kemudian menyerang pemerintahan SBY.

Hasto mengatakan bahwa SBY sendiri yang melakukan kecurangan dalam Pilpres 2009. Ini terlihat ketika SBY menjabat sebagai presiden dan mencalonkan diri kembali. Jumlah suara tiba-tiba meningkat sebanyak 300. Namun, setelah tidak berkuasa lagi, jumlah suara tersebut turun secara drastis.

Potensi Damai

Ada potensi damai antara PDIP dan Demokrat di era Puan dan AHY.  Keduanya beberapa kali terlihat berfoto bersama dengan saling berbagi komentar positif di Instagram.

Ketegangan di antara mereka mereda ketika Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, membocorkan nama-nama tokoh yang masuk dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) termasuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Demokrat.

Puan Maharani menyebutkan beberapa nama seperti Mahfud, Erick Thohir, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, dan AHY dalam konteks pencawapresan. Kemudian, dikabarkan bahwa Puan Maharani dan AHY akan bertemu untuk membahas kemungkinan kerja sama dalam Pilpres 2024. Partai Demokrat membenarkan rencana pertemuan tersebut, tetapi juga menyatakan bahwa akan ada pembahasan penting lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Girangnya Mardiono Sambut Pertemuan Puan-AHY: Kita Bangun Kekuatan Lebih Besar!

Girangnya Mardiono Sambut Pertemuan Puan-AHY: Kita Bangun Kekuatan Lebih Besar!

News | Minggu, 11 Juni 2023 | 18:41 WIB

Demokrat Hormati Ajakan Kerja Sama Dengan PDIP: Demi Hari Esok Yang Lebih Baik

Demokrat Hormati Ajakan Kerja Sama Dengan PDIP: Demi Hari Esok Yang Lebih Baik

News | Minggu, 11 Juni 2023 | 17:48 WIB

Minta Pensiun, Berapa Lama Megawati Bertakhta?

Minta Pensiun, Berapa Lama Megawati Bertakhta?

News | Minggu, 11 Juni 2023 | 17:26 WIB

PANAS Koalisi Perubahan Soal Cawapres, Prediksi Mahfud MD Anies Dijegal Internal Sendiri Terbukti?

PANAS Koalisi Perubahan Soal Cawapres, Prediksi Mahfud MD Anies Dijegal Internal Sendiri Terbukti?

| Minggu, 11 Juni 2023 | 16:33 WIB

Sambut Ajakan PDIP Bertemu Demokrat, Kekuatan SBY-Megawati Bakal Bersatu Di 2024?

Sambut Ajakan PDIP Bertemu Demokrat, Kekuatan SBY-Megawati Bakal Bersatu Di 2024?

| Minggu, 11 Juni 2023 | 15:10 WIB

Terkini

Tampil Enerjik di Jakarta, CNBLUE Bawakan Lagu Lama hingga Baru di Konser Semalam

Tampil Enerjik di Jakarta, CNBLUE Bawakan Lagu Lama hingga Baru di Konser Semalam

Entertainment | Minggu, 19 April 2026 | 10:22 WIB

Lawan Persekat Tegal, PSPS Pekanbaru Siap Berjuang Keras: Tak Ada Pilihan

Lawan Persekat Tegal, PSPS Pekanbaru Siap Berjuang Keras: Tak Ada Pilihan

Riau | Minggu, 19 April 2026 | 10:22 WIB

Persija Jakarta Cuma Menang Tipis, Van Basty: 1-0 atau 10-0 Sama Saja

Persija Jakarta Cuma Menang Tipis, Van Basty: 1-0 atau 10-0 Sama Saja

Bola | Minggu, 19 April 2026 | 10:19 WIB

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:19 WIB

Menjemput Sunrise, Mengantar Sunset: Sehari Penuh Kenangan di Banyuwangi

Menjemput Sunrise, Mengantar Sunset: Sehari Penuh Kenangan di Banyuwangi

Your Say | Minggu, 19 April 2026 | 10:15 WIB

Ditekuk MU, Chelsea Alami 4 Kekalahan Beruntun, Nasib Liam Rosenior di Ujung Tanduk?

Ditekuk MU, Chelsea Alami 4 Kekalahan Beruntun, Nasib Liam Rosenior di Ujung Tanduk?

Bola | Minggu, 19 April 2026 | 10:14 WIB

Saring Sebelum Sharing: Belajar Bijak Memahami Hadis di Era Digital

Saring Sebelum Sharing: Belajar Bijak Memahami Hadis di Era Digital

Your Say | Minggu, 19 April 2026 | 10:08 WIB

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:07 WIB

Liburan di Yogyakarta Paiak Promo BRI, Traveloka Sampai Solaria Jadi Murah

Liburan di Yogyakarta Paiak Promo BRI, Traveloka Sampai Solaria Jadi Murah

Bri | Minggu, 19 April 2026 | 10:06 WIB

Apakah setelah Cushion Perlu Pakai Bedak? Cek 5 Rekomendasi Loose Powder untuk Hasil Akhir Flawless

Apakah setelah Cushion Perlu Pakai Bedak? Cek 5 Rekomendasi Loose Powder untuk Hasil Akhir Flawless

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 10:05 WIB