KPK Usut Korupsi 'Kardus Durian' di Kemenaker Era Cak Imin

Deli

Senin, 04 September 2023 | 11:16 WIB
KPK Usut Korupsi 'Kardus Durian' di Kemenaker Era Cak Imin
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin usai menghadiri acara HUT ke-25 PAN di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (28/8/2023). ([Suara.com/Novian])

KPK merespons keraguan dari Partai Nasdem mengenai investigasi mereka atas dugaan korupsi dalam pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tahun 2012 yang melibatkan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) saat Muhaimin Iskandar, yang dikenal sebagai Cak Imin, menjadi Menaker periode 2009-2014.

Pengungkapan kasus ini terjadi saat Cak Imin dideklarasikan sebagai bakal calon wakil presiden bersama Anies Baswedan. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa KPK mungkin berupaya menghalangi kemajuan politik Cak Imin.

Namun, Ali Fikri, Juru Bicara KPK, menjelaskan bahwa investigasi telah dimulai sebelum deklarasi politik tersebut.

Ia menegaskan, "Investigasi ini telah berjalan jauh sebelum adanya deklarasi atau isu-isu politik terkini," dikutip hari Senin (4/9/2023).

Polemik ini diperparah ketika Effendi Choirie, Ketua DPP Partai Nasdem, mengkritik KPK dengan menyebutnya sebagai "alat politik". Namun, Ali Fikri menegaskan kembali komitmen KPK untuk menegakkan hukum.

Sementara itu, Anies Baswedan memberikan respons santai atas situasi ini, menegaskan keyakinannya bahwa pencalonannya bersama Cak Imin akan berlangsung tanpa hambatan.

Dalam perkembangan lainnya, KPK telah menetapkan tiga individu sebagai tersangka dalam kasus ini, yang dituduh menyebabkan kerugian negara hingga miliaran rupiah. Investigasi terkait dugaan korupsi berlanjut, dengan fokus pada potensi penggelembungan harga dalam pengadaan sistem proteksi TKI.

Kasus 'Kardus Durian'?

Kasus yang dikenal dengan nama "Kardus Durian" kembali menjadi perbincangan hangat di Indonesia, terutama karena dugaan keterlibatan Wakil Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin. Berikut tujuh poin penting mengenai kasus ini:

Kasus ini muncul kembali di permukaan publik ketika Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) menuntut praperadilan KPK terkait dugaan penghentian penyidikan. Kasus tersebut berkaitan dengan dana percepatan pembangunan infrastruktur daerah di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) pada 2011.

Sementara MAKI berpendapat bahwa KPK telah menghentikan penyidikan, KPK menegaskan bahwa penyidikan atas kasus ini tetap berlanjut.

Keterkaitan Cak Imin dengan kasus ini didasarkan pada dugaan menerima suap dari Dharnawati, wakil dari PT Alam Jaya Papua. Namun, Cak Imin dengan tegas membantah keterlibatannya.

Nama "Kardus Durian" berasal dari penemuan uang suap senilai Rp1,5 miliar dalam kardus durian pada saat penangkapan Dharnawati. Jumlah tersebut hanya sebagian dari total suap Rp7,3 miliar.

Dharnawati, pelaku pemberian suap, dijatuhi hukuman 2,6 tahun penjara dan denda Rp100 juta. Sementara itu, Nyoman Suisnaya dan Dadong Irbarelawan, yang merupakan rekan kerja Cak Imin di Kemenakertrans, juga dijatuhi hukuman penjara.

Walaupun sempat menghilang dari sorotan, KPK kembali mengangkat kasus ini pada Oktober 2022. Kendati dihadapkan dengan berbagai hambatan, termasuk meninggalnya dua saksi kunci, KPK menegaskan komitmennya untuk terus menyelidiki kasus ini.

Kasus ini memberikan tantangan tambahan bagi Cak Imin, terutama menjelang Pilpres 2024. Walaupun terus menerus menegaskan ketidakterlibatannya, kasus ini tetap menjadi bayangan di rekam jejak politiknya.

Kasus "Kardus Durian" masih menarik perhatian banyak pihak, dengan perkembangan lebih lanjut yang dinantikan oleh publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waduh! SBY Dicap Ahmad Sahroni Berbohong Soal Deklarasi Anies-AHY

Waduh! SBY Dicap Ahmad Sahroni Berbohong Soal Deklarasi Anies-AHY

Kotak Suara | Senin, 04 September 2023 | 11:15 WIB

Anies Larang Ahmad Sahroni Laporkan SBY ke Bareskrim, Ini Alasannya

Anies Larang Ahmad Sahroni Laporkan SBY ke Bareskrim, Ini Alasannya

News | Senin, 04 September 2023 | 11:03 WIB

SBY Sempat Mau Dilaporkan Nasdem ke Polisi, Tapi Dilarang Surya Paloh

SBY Sempat Mau Dilaporkan Nasdem ke Polisi, Tapi Dilarang Surya Paloh

| Senin, 04 September 2023 | 10:49 WIB

Sakit Hati Dikhianati, Demokrat Minta Anies Baswedan Tak Lagi Pakai Nama Koalisi Perubahan

Sakit Hati Dikhianati, Demokrat Minta Anies Baswedan Tak Lagi Pakai Nama Koalisi Perubahan

| Senin, 04 September 2023 | 10:34 WIB

Utak Atik Kecocokan Anies Baswedan - Cak Imin Jadi Pasangan Capres Cawapres Dari Zodiak, Benarkah Klop?

Utak Atik Kecocokan Anies Baswedan - Cak Imin Jadi Pasangan Capres Cawapres Dari Zodiak, Benarkah Klop?

Lifestyle | Senin, 04 September 2023 | 11:15 WIB

Bocorkan Info Anies Pilih Cak Imin Ketimbang AHY? Ini Kata Sudirman Said

Bocorkan Info Anies Pilih Cak Imin Ketimbang AHY? Ini Kata Sudirman Said

| Senin, 04 September 2023 | 09:35 WIB

'Pengkhianatan' Anies Baswedan Disorot Media Asing: Hanya karena Elektabilitas

'Pengkhianatan' Anies Baswedan Disorot Media Asing: Hanya karena Elektabilitas

| Senin, 04 September 2023 | 09:28 WIB

Terkini

Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang

Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:30 WIB

Sampah Organik Masih Menumpuk di Bali, Warga Benoa Diajak Ubah Limbah Jadi Ekoenzim

Sampah Organik Masih Menumpuk di Bali, Warga Benoa Diajak Ubah Limbah Jadi Ekoenzim

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:30 WIB

Masalah Airbag Honda Seret Hampir Satu Juta Unit Mobil, Civic Sampai CR-V Masuk Daftar

Masalah Airbag Honda Seret Hampir Satu Juta Unit Mobil, Civic Sampai CR-V Masuk Daftar

Otomotif | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:30 WIB

BPS Catat Deflasi Emas Perhiasan, Kabar Gembira bagi Anda yang Ingin Investasi

BPS Catat Deflasi Emas Perhiasan, Kabar Gembira bagi Anda yang Ingin Investasi

Bekaci | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:29 WIB

Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026

Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026

Sport | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:29 WIB

Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi

Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:28 WIB

Target Utama Jonatan Christie Tahun Ini: Juara Indonesia Open 2026!

Target Utama Jonatan Christie Tahun Ini: Juara Indonesia Open 2026!

Sport | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:25 WIB

Ulasan Drama Live Up to Your Youth, Ambisi dan Cinta di Kota Beijing Era-90

Ulasan Drama Live Up to Your Youth, Ambisi dan Cinta di Kota Beijing Era-90

Your Say | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:25 WIB

4 Parfum Aroma Floral dan Fruity di OH!SOME, Wangi Segar dan Feminin untuk Sehari-hari

4 Parfum Aroma Floral dan Fruity di OH!SOME, Wangi Segar dan Feminin untuk Sehari-hari

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:25 WIB

Ivan Gunawan Temukan Brand Hijab Bernama Irwan Ginawan, Langsung Beri Komentar Kocak

Ivan Gunawan Temukan Brand Hijab Bernama Irwan Ginawan, Langsung Beri Komentar Kocak

Entertainment | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:23 WIB