Alamak! Pengasuh Ponpes yang Sodomi 7 Santri Ternyata Penyuka Sesama Jenis, Bernafsu Jika Lihat Anak Ganteng

Suara Denpasar | Suara.com

Rabu, 31 Agustus 2022 | 20:16 WIB
Alamak! Pengasuh Ponpes yang Sodomi 7 Santri Ternyata Penyuka Sesama Jenis, Bernafsu Jika Lihat Anak Ganteng
SAW, pengasuh ponpes di Banjarnegara, Jawa Tengah ditahan karena diduga melakukan sodomi terhadap 7 santri yang masih anak. (Humas Polres Banjarnegara)

SUARA DENPASAR – Meski sudah memiliki istri, pengasuh pondok pesantren di Banjarnegara, Jawa Tengah berinisial SAW atau JS (32) ternyata penyuka sesama jenis. Bahkan, dia mengaku bernafsu (seksual) bila lihat anak ganteng.

Hal itu diungkap Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto saat menggelar konferensi pers di Mapolres Banjarnegara, Rabu (31/8/2022). AKBP Hendri menjelaskan, SAW memiliki orientasi seksual sesama jenis.

"Tersangka ini mengaku, suka sama anak laki-laki yang kulitnya putih, bersih dan ganteng," kata Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto dalam konferensi pers di Mapolres, Rabu (31/8).

Kapolres tidak menjelaskan apakah SAW seorang biseksual. Sebab, SAW juga sudah memiliki istri, dan kini malah sudah memiliki anak. Atau aslinya homoseksual, namun beristri sebagai kamuflase.  

Perbuatan yang dilakukan SAW menyodomi santi laki-laki yang masih tergolong usia anak, sudah berlangsung sejak November 2021 lalu. Itu terjadi sejak dia tinggal sendiri di rumah, sedangkan istrinya di Aceh dan sedang hamil.

Saat sang istri melahirkan, SAW pun pergi ke Aceh. Sehingga proses belajar mengajar di pondok pesantren digantikan guru lain.

"Sehingga santri yang pernah mengalami perbuatan cabul cerita kepada guru yang menggantikan," jelas AKBP Hendri.

Salah satu korbannya adalah itu adalah santri berinisial AG. Dia disodomi sang pengasuh pondok pesantren sebanyak empat kali sejak 21 Juni 2022 sampai 29 Juli 2022. Perbuatan cabul itu dilakukan di rumah SAW setiap malam hari.

Setelah ada pengakuan AG, akhirnya masalah ini dilaporkan ke Polres Banjarnegara. Kemudian terungkap pula masih ada korban sodomi lainnya yang dilakukan pengasuh pondok pesantren ini.

"Setelah itu, kemudian dilakukan pengembangan ternyata ada korban lain yang merupakan santri di Ponpes tersebut, yakni HA usia 13 tahun, NN 15 tahun, FN 13 tahun, MS 13 tahun, MA 15 tahun," jelas dia.

Pada 25 Agustus 2022, SAW akhirnya ditangkap di rumahnya. Dia pun mengakui perbuatannya telah menyodomi tujuh santri laki-laki.

AKBP Hendri menjelaskan, SAW pun dijerat menggunakan Pasal 82 Ayat (2) Undang-Undang Perlindungan Anak dan atau Pasal 292 KUHP. Ancaman hukumannya minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun.

"Ditambah 1/3 karena tersangka tenaga pendidik," kata Hendri.

Hendri juga menjelaskan, pesantren yang diasuh SAW sudah ada 2019. Jumlah santrinya mencapai 200 orang. Pondok pesantren yang dikelola SAW berada di tiga tempat, yakni Banjarmangu, Wanadadi, dan Punggelan.

"Saya mengimbau kepada masyarakat ketika anaknya dipondokan betul-betul selektif," pungkas Hendri dilansir dari Suarapurwokerto.id. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tukang Ojek Pengepul Togel Online Jalur Darat Diringkus

Tukang Ojek Pengepul Togel Online Jalur Darat Diringkus

| Selasa, 30 Agustus 2022 | 20:11 WIB

Kapolri Ancam Copot, Polisi di Bali Tangkap Pengepul Togel dengan Barang Bukti Rp178 Ribu

Kapolri Ancam Copot, Polisi di Bali Tangkap Pengepul Togel dengan Barang Bukti Rp178 Ribu

| Selasa, 30 Agustus 2022 | 15:52 WIB

Pria di Bali Peras Rekan Kerja, Modusnya Mengaku Perempuan dan Rekam Saat VCS

Pria di Bali Peras Rekan Kerja, Modusnya Mengaku Perempuan dan Rekam Saat VCS

| Selasa, 30 Agustus 2022 | 13:07 WIB

Terkini

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Kalbar | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:51 WIB

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:03 WIB

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:00 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:29 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:00 WIB