AKBP Jerry Raimond Siagian kemudian naik jabatan sebagai Kasubdit IV Direskrimum Polda Metro Jaya dengan pangkat sudah AKBP sesuai Keputusan Kapolri Jenderal Tito Karnavian Nomor Kep/802/V/2018 tertanggal 5 Juni 2018.
Sekadar diketahui, pada tahun 2015 Ferdy Sambo (waktu itu masih AKBP) baru saja pindah dari Kapolres Brebes menjadi Wadirreskrimum atau Wadirkrimum Polda Metro Jaya sampai 2016. Pada saat itu, Dirreskrimum Polda Metro Jaya dijabat Krishna Murti. Dengan demikian, terlihat jelas ada irisan antara jabatan Ferdy Sambo dengan Jerry Raimond Siagian. Yakni Ferdy atasan Jerry.
Pada saat Ferdy dan Jerry bertugas di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, sebagai Kapolda adalah Tito Karnavian (2015-2016). Tito Karnavian baru menjadi Kapolri pada 13 Juli 2016 sampai 2019. Kemudian Ferdy Sabo menyusul menjadi Koorspripim Kapolri pada 2018-2019.
Kembali ke karier Jerry Siagian, dia naik kelas lagi menjadi Wadirreskrimum atau Wadirkrimum Polda Metro Jaya sejak Juli 2021. Jabatan yang pernah disandang Ferdy Sambo pada 2015-2016. Dengan pengalaman seperti itu, jelas AKBP Jerry Siagian banyak bertugas di bidang reserse, seperti bosnya, Ferdy Sambo.
Selama berkarier di kepolisian, banyak kasus menonjol yang dia tangani. Di antaranya adalah menangkap aktivis Ratna Sarumpaet atas kasus penyebaran berita hoaks pada tahun 2018, kemudian menangkap anak penyanyi Nia Daniaty, Olivia Nathania terkait kasus penipuan perekrutan CPNS pada 2019.
Namun, kariernya hancur karena membela Ferdy Sambo. Dia mengambil alih laporan Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo, di Polres Metro Jaksel terkait dugaan pelecehan dan ancaman pembunuhan. Kasus ini bahkan dinaikkan menjadi penyidikan dengan alasan ditemukan cukup bukti. Kemudian, perkara ini diambil Bareskrim Polri, lalu dihentikan karena tidak ada unsur pidana. Bahkan terbukti bahwa kejadian pelecehan dan ancaman pembunuhan di rumah dinas Duren Tiga itu hanya fiktif, karangan Ferdy Sambo.
Selain itu, Jerry Siagian juga disebut melakukan intervensi kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) agar memberian perlindungan kepada Putri Sambo. Dia juga disebut menghilangkan barang bukti (BB) di TKP.
Puncaknya adalah pada 10 September 2022, pada sidang komisi kode etik Polri, dia dipecat dari keanggotaan Polri setelah sejak 11 Agustus 2022 lalu dikurung di patsus, Mako Brimob Polri, Depok.
Berikut profil dan biodata AKBP Jerry Raimond Siagian (sekali lagi, bukan Jerry Raymond Siagian):
Baca Juga: Kasus Polisi Tembak Polisi, Aipda Rudi Suryanto Dipecat, Tuding Korban Sering Buka Aib Keluarganya
Nama Lengkap: Jerry Raimond Siagian
Tempat, tanggal lahir: Medan, 23 Agustus 1978 (umur 44 tahun)
Pendidikan Umum:
- SD di di Aceh Timur (1989)
- SMP di Pangkalan Brandan, Sumut (1994)
- SMA di Pangkalan Brandan, Sumut (1997)
- SH dan MH
Pendidikan Kepolisian:
- Akpol 2001
- PTIK 2008
Riwayat Jabatan
- Pamapta Polres Sleman (2002)
- Kanit Idik Reskrim Polres Sleman (2003)
- Panit Investigasi Den 88 At Polda DIY (2004)
- Kanit Idik Narkoba Polrestabes Yogyakarta (2005)
- Spri (staf pribadi) Kapolda DIY (2007)
- Kanit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2014)
- Kasubdit IV Direskrimum Polda Metro Jaya (2018)
- Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2021-2022)
- Pamen Yanma (2022 – 10 September 2022 disaksi pecat).
Demikian sosok berikut profil dan biodata AKBP Jerry Raimond Siagian, mantan Wadirkrimum Polda Metro Jaya, geng Ferdy Sambo yang baru dipecat dari kepolisian. (*)