Survei Sebut Publik Puas Kinerja Polri Tangani Kasus Brigadir Joshua, Netizen: Hoax!

Suara Denpasar | Suara.com

Jum'at, 16 September 2022 | 12:43 WIB
Survei Sebut Publik Puas Kinerja Polri Tangani Kasus Brigadir Joshua, Netizen: Hoax!
Survei PSI menyebut publik puas kinerja Polri dalam menangani kasus pembunuhan Brigadir Joshua (foto kiri) yang diotaki mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo (foto kanan). (Suara.com/ IST)

Suara Denpasar – Salah satu lembaga survey bernama Panel Survei Indonesia (PSI) menyebut publik puas dengan kinerja Polri tangani kasus Brigadir Joshua. Akan tetapi, netizen justru sinis, dan menyatakan haasil survei itu hoax.

Survei terbaru ini disampaikan PSI atas kinerja Polri dalam penanganan kasus kematian Brigadir Joshua atau Nofriyansyah Yosua Hutabarat. Koordinator PSI Yuswiryanto menyatakan, sebanyak 76,7 persen responden menyatakan puas atas kinerja Polri dalam penanganan kasus Brigadir Joshua.

"Opini masyarakat yang ditangkap dari hasil survei didapati sebanyak 76,7 persen responden puas dengan kinerja Polri dalam membongkar kasus terbunuh Brigadir J. Sebanyak 17,1 persen tidak puas dan 6,2 persen tidak menjawab," ungkap Yuswiryanto melalui rilisnya, Kamis (15/9/2022).

Yuswiryanto melanjutkan, jumlah responden dalam survei ini sebanyak 1.580 orang yang merupakan WNI berusia 17 tahun ke atas yang ada di 302 Kabupaten/ Kota di 34 Provinsi. Katanya, metode pemilihan responden menggunakan multistage random sampling.

“Hasil survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error 2,48 persen,” katanya.

Dalam mendapatkan data survey, tim survey dari PSI menggunakan dua metode. Yakni metode wawancara tatap muka dan melalui saluran telepon seluler. Rinciannya, wawancara tatap muka dengan kuisioner sebanyak 1.150 orang, dan telepon seluler sebanyak 430 orang.

Di sisi lain, Peneliti Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia, Fuadil 'Ulum menyatakan, survei dari Panel Survei Indonesia (PSI) tentang Polri terhadap penanganan kasus pembunuhan Brigadir J sudah tepat. 

“Sudah benar dan tepat dari survei PSI yang menyebut Polri sudah bekerja dengan transparan dan terbuka dalam menuntaskan kasus pembunuhan Brigadir J,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, perkara pembunuhan Brigadir Joshua sudah menetapkan lima orang tersangka. Yakni mantan Kadiv Propam Polri irjen Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Bripka Ricky Rizal (Bripka RR), Kuat Ma’ruf, dan Putri Candrawathi (istri Ferdy Sambo).

Penyidik juga menetapkan tujuh tersangka terkait obstruction of justice atau menghalangi penyidikan. Rinciannya, Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rachman Arifin, Kompol Baiquni Wibowo, dan Kompol Chuck Putranto, serta AKP Irfan Widyanto.

Selain menetapkan tersangka kasus pembunuhan Brigadir Joshua dan obstruction of justice, juga ada puluhan anggota Polri yang sudah dan akan diajukan ke sidang kode etik Polri sebagai buntut dari kasus pembunuhan ajudan Ferdy Sambo itu.

Meski hasil survey menyebutkan kepuasan publik terhadap kinerja Polri, namun hal tersebut menimbulkan sikap sinis dari netizen. Seperti banyaknya komentar di media sosial yang tidak percaya dengan hasil survei yang menyebut puas dengan kinerja polisi tersebut. Salah satunya komentar-komentar di fanspage Facebook Antaranews.com.

“Udah semakin tidak percaya saya dengan lembaga2 survei sekarang ini. Ntah apa yang disurvei ya lalu disimpulkan. Lembaga survei itu bersifat netral,,jika sekarang sudah mulai memihak satu sama lainnya. Ditambah lg 2024 mungkin malah tidak percaya aku dengan hasil survei sekarang,” tulis Aris Tuah Yudhi.

Arjuna Panduraja Purba juga menulis, “Puas apanya? Skrg aja dibuat pengalihan issu bjorka,, untuk menutupi kasus sisampo.”

“Publik mana yg puas, urusan yg jelas bisa jadi kabur,” kata Rusydi Yusuf menohok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

18 Jam Sidang Kode Etik, Hasilnya Ferdy Sambo Dipecat dari Polri

18 Jam Sidang Kode Etik, Hasilnya Ferdy Sambo Dipecat dari Polri

| Jum'at, 26 Agustus 2022 | 07:31 WIB

Setelah Dieksekusi Ferdy Sambo CS, Rekening Brigadir Joshua Diduga Dikuras

Setelah Dieksekusi Ferdy Sambo CS, Rekening Brigadir Joshua Diduga Dikuras

| Selasa, 16 Agustus 2022 | 22:43 WIB

4 Kebohongan Ferdy Sambo dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Joshua

4 Kebohongan Ferdy Sambo dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Joshua

| Selasa, 16 Agustus 2022 | 22:11 WIB

Terkini

Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off

Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:54 WIB

Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!

Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:52 WIB

Misteri Berdarah di Istana Joseon: Intrik Politik dalam The Red Palace

Misteri Berdarah di Istana Joseon: Intrik Politik dalam The Red Palace

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:50 WIB

PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah

PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:48 WIB

Wali Kota Makassar Tegaskan SPMB 2026 Anti Curang, Sistem Canggih dan Transparan

Wali Kota Makassar Tegaskan SPMB 2026 Anti Curang, Sistem Canggih dan Transparan

Sulsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:48 WIB

Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik

Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:47 WIB

Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?

Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:46 WIB

OnePlus Ace 6 Ultra Resmi Rilis, Usung Dimensity 9500 dan Baterai Raksasa

OnePlus Ace 6 Ultra Resmi Rilis, Usung Dimensity 9500 dan Baterai Raksasa

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:45 WIB

Modal Cerita Kosong, Mortal Kombat II Bukti Hollywood Salah Arah

Modal Cerita Kosong, Mortal Kombat II Bukti Hollywood Salah Arah

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:45 WIB

Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya

Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya

Jatim | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:44 WIB