Paket yang Meledak di Aspol Solo Baru Bahan Petasan, Hasil Razia Lebaran 2021 Lalu, Kok Tak Dimusnahkan?

Suara Denpasar

Senin, 26 September 2022 | 11:54 WIB
Paket yang Meledak di Aspol Solo Baru Bahan Petasan, Hasil Razia Lebaran 2021 Lalu, Kok Tak Dimusnahkan?
Paket petasan hasil razia yang meledak di Aspol Solo Baru, Sukoharjo. (IST/ PMJNews)

Suara Denpasar - Paket dalam kardus warna coklat yang meledak di Asrama Polisi atau Aspol Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (25/9/2022) petang ternyata bahan petasan yang merupakan barang bukti (BB) hasil razia Lebaran tahun 2021 lalu. Yang aneh, meski hampir dua tahun berlalu, BB itu tak dimusnahkan.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menyatakan, paket yang meledak itu merupakan bahan petasan. Bahan petasan itu dikirim dari CV Mandiri, Indramayu, oleh Sujono. Tujuan pengiriman paket ini ke Klaten.

Ahmad Luthfi menduga, sebelum meledak Bripka Dirgantara Pradipta yang menjadi korban ledakan sedang membawa paket tersebut. Walau begitu, dia menyatakan, masih akan memastikan kepada korban apa yang sebetulnya terjadi, sebab Bripka Dirgantara belum sadar.

“Nanti kalau sudah sadar kita periksa anggota (Bripka Dirgantara),” kata Ahmad Luthfi Minggu (25/9/2022).

Dia mengakui, paket petasan ini merupakan BB hasil razia sebelum Lebaran pada 2021 yang dikirim dari Indramayu pada 22 April 2021 oleh CV Mandiri atas nama Sujono. Saat ini Sujono sudah diamankan di Polres Indramayu.

Dijelaskan, paket itu ditujukan kepada warga berinisial A di Klaten. Namun, keburu kena razia di daerah Jurug, Kota Semarang.

“Nama (barang di paket) adalah sumbu kembang api. Ditulis sumbu kembang api. Dari pemeriksaan awal, penerima paket mengatakan bahwa sumbu kembang api atau black powder itu untuk ngusir tikus,” papar dia.

Luthfi mengakui BB itu merupakan hasil razia satu tahun lalu dalam pesanan online bubuk hitam diduga petasan. Di CV disebutkan sebagai bahan untuk mengusir tikus. Namun dia menjelaskan mengapa BB itu masih ada, tidak dimusnahkan padahal sudah setahun.

Untuk mengusut masalah ini, Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menyatakan, Polri menurunkan tim gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polresta Solo, dan dibantu Satgaswil Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

baca juga

"Sedang proses pendalaman tim gabungan," kata Dedi. (Suara.com/PMJNews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Indramayu Ditangkap Gara-gara Kirim Paket yang Meledak di Asrama Polisi Sukoharjo

Warga Indramayu Ditangkap Gara-gara Kirim Paket yang Meledak di Asrama Polisi Sukoharjo

Denpasar | Senin, 26 September 2022 | 11:18 WIB

Aspol Solo Baru Geger, Paket Coklat Meledak, Satu Polisi Terluka

Aspol Solo Baru Geger, Paket Coklat Meledak, Satu Polisi Terluka

Denpasar | Senin, 26 September 2022 | 09:53 WIB

AMOR ING ACINTYA, Dua Korban Kompor Mayat Meledak saat Ngaben di Gianyar Meninggal, Termasuk Tukang Kompor

AMOR ING ACINTYA, Dua Korban Kompor Mayat Meledak saat Ngaben di Gianyar Meninggal, Termasuk Tukang Kompor

Denpasar | Minggu, 21 Agustus 2022 | 19:42 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×