BNNP Sebut Ada 15 Ribu Pengguna Narkoba di Bali, Sabu-sabu Paling Diminati

Suara Denpasar

Rabu, 28 September 2022 | 19:56 WIB
BNNP Sebut Ada 15 Ribu Pengguna Narkoba di Bali, Sabu-sabu Paling Diminati
Kepala BNNP Bali, Brigjen Gde Sugianyar Dwi Putra (kiri) dan Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas di Mapolres Denpasar, Rabu (28/9/2022). (Suara Denpasar/ MNP)

Suara Denpasar - Kepala BNNP Bali, Brigjen Gde Sugianyar Dwi Putra menyebut ada sekitar 15 ribu  pengguna narkoba di Bali. Pengguna narkoba itu tidak hanya di perkotaan, melainkan masuk hingga pelosok desa.

"Narkoba jenis sabu-sabu adalah yang paling diminati masyarakat," kata Sugianyar, Rabu (28/9/2022).

Hal itu disampaikan Gde Sugianyar saat memberikan penghargaan terkait prestasi pengungkapan kasus narkoba kepada 21 orang personel Polresta Denpasar. Lebih lanjut dikatakan Sugianyar, kasus narkoba menduduki peringkat teratas yang ditangani penegak hukum di Bali. Di bawahnya ada kasus pelanggaran hukum seperti kejahatan jalanan, hingga korupsi.

"Kasus narkoba paling banyak. Bahkan para narapidana di Lapas Kerobokan sekitar 70 persennya dihuni oleh orang yang terlibat kasus narkoba. Dan dampak dari banyaknya napi narkoba membuat Lapas kelebihan kapasitas hingga tiga kali lipat," ujarnya.

Mantan Kabid Humas Polda Bali ini menjelaskan, dari data BNN RI, sekitar 3,5 juta masyarakat Indonesia terlibat penyalahgunaan narkoba. Dari jumlah itu, diperkirakan ada 15 ribu orang di Bali.

Lantas kenapa narkoba jenis sabu-sabu paling digemari, Sugianyar menjelaskan bahwa sabu-sabu mudah diedarkan dengan cara sistem tempel. Saking populernya, narkoba jenis ini juga merambah hingga ke desa-desa di Bali. Penggunanya pun kebanyakan masyarakat lokal.

Hal ini berbeda dengan WNA, yang menurut Sugianyar, lebih menggemari narkoba jenis ganja, kokain dan heroin.

"Untuk itu, kami BNNP membuat program pencegahan narkoba bernama Desa Bersinar (bersih dari narkoba). Sedangkan pihak kepolisian yakni Polresta Denpasar membuat program Sipandu Beradat (Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat)," jelas dia.

Pada kesempatan yang sama, Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas tak menampik tingginya angka peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Denpasar. Berdasarkan data pengungkapan kasus narkoba selama delapan bulan terakhir, dari Januari hingga Agustus 2022, sebanyak 229 kasus dengan 297 tersangka.

Sedangkan jumlah barang bukti, sabu-sabu seberat 20.393 gram, ganja 22.597 gram, ganja cair 384 gram, ekstasi 2.148 gram dan tembakau gorila 67 gram. 

"Hampir setiap hari anggota kami menangkap pelaku narkoba. Dua atau tiga orang setiap harinya kami tangkap karena terlibat kasus narkoba. Setiap bulan puluhan orang dan ratusan orang setahun. Ini mengindikasikan jumlah penyalahguna narkoba di Denpasar cukup tinggi," bebernya.

Menurut Bambang, penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan yang terus ada dan terus berkembang seiring perkembangan jaman. (MNP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kejari Denpasar Hancurkan Ratusan HP Bersama Narkoba dan Uang Palsu

Kejari Denpasar Hancurkan Ratusan HP Bersama Narkoba dan Uang Palsu

Denpasar | Rabu, 28 September 2022 | 19:43 WIB

Ribuan Petugas Siaga, Polisi Perketat Pintu Keluar Masuk Pulau Bali, Ada Apa?

Ribuan Petugas Siaga, Polisi Perketat Pintu Keluar Masuk Pulau Bali, Ada Apa?

Denpasar | Rabu, 28 September 2022 | 19:12 WIB

Dengan Tangan Diborgol dan Baju Oranye, Coki Pardede Muncul di Podcast Dedy Corbuzier, Jelaskan Tuduhan Gay

Dengan Tangan Diborgol dan Baju Oranye, Coki Pardede Muncul di Podcast Dedy Corbuzier, Jelaskan Tuduhan Gay

Denpasar | Rabu, 28 September 2022 | 12:44 WIB

Terkini

Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa

Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:58 WIB

Sebelum Powder Foundation Pakai Apa Dulu? Ini 6 Tips agar Makeup Tidak Crack

Sebelum Powder Foundation Pakai Apa Dulu? Ini 6 Tips agar Makeup Tidak Crack

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:58 WIB

Parfum Scarlett Velvet Rouge Wangi Apa? Ini Deskripsi Aroma dan Review Penggunanya

Parfum Scarlett Velvet Rouge Wangi Apa? Ini Deskripsi Aroma dan Review Penggunanya

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:57 WIB

Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak

Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:56 WIB

Update Gempa Palu: Bangunan Rusak, Pasien Rumah Sakit Dievakuasi

Update Gempa Palu: Bangunan Rusak, Pasien Rumah Sakit Dievakuasi

Sulsel | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:53 WIB

Sanksi Pajak Menanti Pabrikan Mobil Listrik BYD Dampak Pabrik Tak Kunjung Dibangun

Sanksi Pajak Menanti Pabrikan Mobil Listrik BYD Dampak Pabrik Tak Kunjung Dibangun

Otomotif | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52 WIB

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:51 WIB

Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong

Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:51 WIB

BRILink Agen Berpeluang Besar Raih Reward Emas dari BRI, Cukup Akuisisi 10 Nasabah Baru

BRILink Agen Berpeluang Besar Raih Reward Emas dari BRI, Cukup Akuisisi 10 Nasabah Baru

Kaltim | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:50 WIB

BRI Siapkan Reward Emas untuk BRILink Agen dengan Target 10-50 Nasabah

BRI Siapkan Reward Emas untuk BRILink Agen dengan Target 10-50 Nasabah

Jatim | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:46 WIB