Video: Kejadian Langka, Indukan Sapi Bali Lahirkan Anak Sapi Kembar, Kok Bisa?

Suara Denpasar

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 20:35 WIB
Video: Kejadian Langka, Indukan Sapi Bali Lahirkan Anak Sapi Kembar, Kok Bisa?
Sapi Bali melahirkan anak sapi kembar di Desa Tegal Jadi, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. (Youtube Kukuh TV)

Suara Denpasar – Sebuah video menyajikan kejadian langka di Bali. Seekor induk sapi Bali melahirkan dua anak sapi kembar. Sapi kembar itu berjenis kelamin jantan itu merupakan peliharaan Putu Juliastawa, peternak sapi asal Desa Tegal Jadi, Kecamatan Marga, Tabanan, Bali.

Video itu disampaikan melalui Youtube Kukuh TV yang diunggah Sabtu (22/10/2022). Dalam video, Putu Juliastawa memelihara tiga indukan sapi. Salah satu sapi betinanya melahirkan anak sapi kembar.

“Sekarang sudah berusia 4 bulan,” kata Putu Juliastawa yang juga pekaseh Subak Pengembungan ini.

Sapi ini sudah melahirkan empat kali. Pada kehamilan dan kelahiran pertama sampai ketiga hanya bisa melahirkan satu ekor.

“Setelah melahirkan anak kembar, sapi saya bulunya semakin hitam. Dulu, bulunya putih,” kata dia.

Dari penelusuran di Google, 0,59 program unggulan terobosan dari Litbang Pertanian mengatasi kekurangan pasokan daging.

Perbekel Desa Tegal Jadi, I Made Muliana, populasi sekitar 258 ekor. Sebagian sudah berasuransi, dan sudah divaksin PMK (penyakit mulut dan kuku). Apalagi, di Desa Tegal Jadi juga pernah ada sapi yang kena PMK.

Dari penelusuran Suara Denpasar, sapi kembar memang sangat kecil peluangnya. Meski demikian, ternyata ada program nasional kembarisasi sapi. Prof Ronny Rachman Noor dalam artikelnya berjudul “Program Nasional Kembarisasi Sapi: Keteledoran atau ketidaktahuan?” pun mengkritisi program nasional tersebut.

“Secara logika memang program ini tampak sekilas sebagai suatu program yang "monumental" dan "spektakuler", akan tetapi dilihat dari rekam jejak penelitian tentang kembar pada sapi, program ini boleh dikategorikan sebagai suatu “ignorant” (bodoh),” kata Prof Ronny Rachman Noor yang merupakan Guru Besar Pemuliaan dan Genetika Fapet IPB dalam lppm.ipb.ac.id yang dikutip Suara Denpasar, Sabtu (22/10/2022).

baca juga

Prof Ronny pun menjelaskan, program nasionar kembarisasi sapi dapat dikategorikan sebagai suatu ketedoran. Alasan dia, secara ilmiah tingkat keberhasilan program ini sangat kecil. Dia pun membeberkan, hasil penelitian mengungkap fakta bahwa kejadian kembar fraternal  (kejadian kembar dengan dua ari ari) pada sapi hanya 1,7 persen, kembar identik 0,4 persen, dan kembar siam malah 1 : 80.000 kelahiran. Sedangkan kembar melalui treatment kesuburan dapat mencapai 20 – 25 persen.  

“Data ini secara tegas menyatakan bahwa kejadian kembar pada sapi, sebagaimana halnya pada manusia merupakan kejadian yang luar biasa dengan peluang sangat kecil,” kata dia tegas.

Daripada membuat program nasional kembarisasi sapi, Prof Ronny lebih menyarankan agar Kementerian Pertanian mengalihkan dana untuk penguatan program yang lebih rasional seperti program inseminasi buatan atau bahkan dapat juga ditingkatkan untuk penguatan program embrio transfer.  

“Di samping itu dana juga dapat dialokasikan untuk perbaikan nutrisi dan manajemen pemeliharaan, sehingga secara tepat waktu sapi dapat bunting kembali setelah melahirkan,” kata dia.

Menurut dia, saran itu lebih rasional untuk dilakukan dan dapat memberikan dampak nyata dalam peningkatan produktivitas ternak untuk mendukung program swasembada daging. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muncul Gagal Ginjal Akut, Ini 5 Obat Sirup Mengandung EG dan DEG, Ada Termorex yang Berusia 34 Tahun

Muncul Gagal Ginjal Akut, Ini 5 Obat Sirup Mengandung EG dan DEG, Ada Termorex yang Berusia 34 Tahun

Denpasar | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 19:18 WIB

Sejumlah Wilayah Bali Diterjang Banjir Bandang Jelang KTT G20, Wayan Koster: Sudah Aman

Sejumlah Wilayah Bali Diterjang Banjir Bandang Jelang KTT G20, Wayan Koster: Sudah Aman

Denpasar | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 20:40 WIB

Hukuman Eks Bupati Tabanan Eka Wiryastuti dan Stafsus Dewa Wiratmaja Tambah Setengah Tahun

Hukuman Eks Bupati Tabanan Eka Wiryastuti dan Stafsus Dewa Wiratmaja Tambah Setengah Tahun

Denpasar | Rabu, 19 Oktober 2022 | 22:03 WIB

Antiklimaks, Terdakwa Kasus Sabu-Sabu Terbesar di Bali Tak Dituntut Mati, Cuma 12 dan 14 Tahun Penjara

Antiklimaks, Terdakwa Kasus Sabu-Sabu Terbesar di Bali Tak Dituntut Mati, Cuma 12 dan 14 Tahun Penjara

Denpasar | Selasa, 18 Oktober 2022 | 20:44 WIB

Terkini

Mengapa Fashion Berkelanjutan Masih Sulit Diakses Sebagian Konsumen?

Mengapa Fashion Berkelanjutan Masih Sulit Diakses Sebagian Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:30 WIB

Jejak Karier dan Harta Kekayaan Syah Afandin Bupati Langkat yang Kena OTT KPK

Jejak Karier dan Harta Kekayaan Syah Afandin Bupati Langkat yang Kena OTT KPK

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:28 WIB

IHSG Terbang ke Level 5.886 di Sesi I, BBCA dan ISAT Pendorongnya

IHSG Terbang ke Level 5.886 di Sesi I, BBCA dan ISAT Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:27 WIB

Fardhan Rainanda Joe Lolos ke Semifinal Kejuaraan Asia Junior 2026, Bidik Upgrade Medali

Fardhan Rainanda Joe Lolos ke Semifinal Kejuaraan Asia Junior 2026, Bidik Upgrade Medali

Sport | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:24 WIB

Pilot AS Dipulangkan Dalam Peti Mati, TNI Janji Sikat Habis Kelompok OPM Penembak di Yahukimo

Pilot AS Dipulangkan Dalam Peti Mati, TNI Janji Sikat Habis Kelompok OPM Penembak di Yahukimo

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:20 WIB

Park Seo Joon dan Park Hae Il Berpeluang Adu Akting di Film I Am a Firefly

Park Seo Joon dan Park Hae Il Berpeluang Adu Akting di Film I Am a Firefly

Your Say | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:20 WIB

Toyota Ekspansi, Transportasi Udara Turut Disasar

Toyota Ekspansi, Transportasi Udara Turut Disasar

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:19 WIB

Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:18 WIB

Eco-Chic Day Jadi Gerakan Baru Puan Lestari untuk Kurangi Dampak Fast Fashion

Eco-Chic Day Jadi Gerakan Baru Puan Lestari untuk Kurangi Dampak Fast Fashion

Kaltim | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:15 WIB

Api Cepat Membesar dan Asap Pekat Kepung Kafe Biliar di Yogyakarta, Sembilan Regu Damkar Dikerahkan

Api Cepat Membesar dan Asap Pekat Kepung Kafe Biliar di Yogyakarta, Sembilan Regu Damkar Dikerahkan

Jogja | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:13 WIB

×