Suara Denpasar - Pasangan Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika tak henti-hentinya menjadi buah bibir publik.
Setelah gugatan cerai yang dilayangkan Ambu Anne pada akhir September lalu, kini keduanya telah melaksanakan sidang ketiga kalinya dengan agenda mediasi.
Dedi Mulyadi yang sejak dua kali sidang selalu absen, kini akhirnya datang di sidang ketiganya.
Malam sebelum pelaksanaan sidang mediasi tersebut, diketahui Dedi Mulyadi berkesempatan melihat sebuah pemandangan tak biasa.
Saat itu, ia tengah ingin menikmati bakso di sebuah tempat. Namun, ia lantas kehilangan selera lantaran mencium bau busuk menyengat hidung.
Setelah ditelusuri, akhirnya Dedi Mulyadi menemukan sumber dari bau menyengat tersebut yang tak lain adalah tumpukan sampah yang begitu luas bak lautan.
Ia heran, kenapa ada banyak sampah menumpuk hingga menimbulkan bau menyengat di sekitarnya.
Ia bahkan dengan percaya diri membandingkan penanganan sampah di masa kepemimpinannya dulu.
"Ini sudah kayak lautan sampah. Ini lebih banyak dibanding dulu. Kalau dulu saya sekitar 30 truk, ini perkiraan saya 50 truk,” tutur Dedi Mulyadi sembari menutup hidung, dikutip Suara Denpasar dari Instagram @dedimulyadi71.
Ia juga sempat bercengkrama dengan warga sipil yang berada di lokasi.
"Udah usul sama bupatinya?" tanya Dedi Mulyadi.
"Gak di denger," jawab seorang warga sembari tersenyum kecut.
Dedi Mulyadi bak tengah sindir pemerintahan Ambu Anne yang dianggap tak becus menangani permasalahan sampah.
Kang Dedi lantas mengutarakan keinginannya untuk membantu namun sejurus kemudian enggan meneruskan.
Ia mengungkap bahwa dirinya dulu pernah ditegur lantaran membantu membersihkan sampah di Purwakarta.
"Dulu pernah saya bersihin, tapi ketika saya bersihkan, ribut dianggap ikut campur,” kata Dedi Mulyadi.
“Makanya biar gak dianggap ikut campur, beresin dong," kata Dedi Mulyadi terlihat menyindir.
"Nanti kalau saya ikut bersihin, dianggap pencitraan," tandasnya.
Unggahan Dedi Mulyadi ini dianggap beberapa netizen sebagai sindiran kepada Bupati Anne Ratna Mustika.
Seperti yang diketahui sebelumnya, Dedi Mulyadi mengusung Ambu Anne, istrinya sendiri sebagai bupati Purwakarta sebagai langkah meneruskan masa emas kepemimpinannya dulu.
Namun baru-baru ini, Dedi Mulyadi malah kedapatan seringkali mengunggah permasalahan-permasalahan di Purwakarta seolah-olah tengah menyindir istri yang telah mengajukan gugatan cerai kepadanya.