Oktober Kelam, 4 Peristiwa Timbulkan Ratusan Korban Jiwa, Tragedi Kanjuruhan hingga Itaewon

Suara Denpasar

Minggu, 30 Oktober 2022 | 16:15 WIB
Oktober Kelam, 4 Peristiwa Timbulkan Ratusan Korban Jiwa, Tragedi Kanjuruhan hingga Itaewon
Antara

Suara Denpasar - Bulan Oktober 2022 benar-benar kelam bagi dunia. Bagaimana tidak, ada sejumlah peristiwa yang menimbulkan ratusan korban jiwa. 

Di Indonesia ada tragedi Kanjuruhan dengan 135 korban jiwa. Kemudian di Korea Selatan ada tragedi Halloween di Itaewon dengan korban 151 jiwa.

Peristiwa lainnya adalah bom mobil di Mogadishu di Somalia dengan korban jiwa 100 orang dan penyerangan konser musik di Myanmar dengan korban jiwa 50 orang. Dari empat peristiwa itu maka secara total korban jiwanya mencapai lebih dari 400 korban.

Untuk selengkapnya, berikut adalah peristiwa kelam yang terjadi di bulan Oktober 2022 dirangkung dari beragam sumber. 

1. Tragedi Kanjuruhan

Suasana stadion Kanjuruhan usai tragedi Kanjuruhan yang sebabkan 132 jiwa melayang. (Suara.com/Dimas Angga)
Suasana stadion Kanjuruhan usai tragedi Kanjuruhan yang sebabkan 132 jiwa melayang. (Suara.com/Dimas Angga) (sumber:)

Indonesia berduka ketika tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 terjadi. Data terbaru, tragedi tersebut menyebabkan 135 orang kehilangan nyawa. 

Peristiwa kelam itu terjadi di dalam stadion Kanjuruhan, markas Arema Malang. Muaranya adalah tembakan gas air mata polisi di dalam stadion.

Penonton yang panik berdesakan di pintu keluar. Mereka terhimpit dan kehabisan oksigen. 

Tragedi itu terjadi setelah wasit meniup panjang tanda berakhirnya laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya. Awalnya sejumlah penonton turun ke lapangan karena Arema kalah 1-2 dari rival bebuyutan. Hal tersebut memicu rentetan peristiwa dan berujung pada tembakan gas air mata.

Sejauh ini sudah ada enam orang ditetapkan sebagai tersangka. Terbaru, Polri menyebut akan ada tambahan tersangka baru.

baca juga

Imbas tragedi itu adalah BRI Liga 1 hingga saat ini masih dihentikan sementara. Kemudian PSSI akan menggelar kongres luar biasa atau KLB. 

2. Tragedi Halloween di Itaewon

Tragedi Halloween di Itaewon, Korea Selatan [Anthony Wallace/AFP]
Tragedi Halloween di Itaewon, Korea Selatan (sumber: Anthony Wallace/AFP)

Sebanyak 151 orang meninggal dunia dalam tragedi Halloween di Itaewon, Korea Selatan. Mirip dengan Tragedi Kanjuruhan, kebanyakan korban tewas karena terinjak setelah berdesak-desakan.

Mereka saling himpit saat menghadiri perayaan halloween pada Sabtu (29/10/2022) malam. Dari peristiwa itu, otoritas setempat masih mencatat ada ratusan lainnya yang luka-luka. Bahkan korban jiwa diperkirakan akan terus bertambah.

Imbas tragedi itu, Korea Selatan saat ini menetapkan massa berkabung nasional. Sejumlah acara besar dibatalkan akibat peristiwa kelam itu.

3, Bom Mobil Somalia Tewaskan 100 Orang

Ilustrasi Bom mobil [Antara]
Ilustrasi Bom mobil (sumber: Antara)

Kantor berita Perancis, AFP, melaporkan sebanyak 100 orang tewas dalam peristiwa bom mobil di Somalia, Afrika Timur pada Sabtu (29/10/2022).

Dalam laporannya, ada dua ledakan dari dua mobil di Mogadishu. Selain korban tewas, juga dilaporkan 300 korban luka.

"Sejauh ini korban tewas mencapai 100 orang dan luka-luka 300 orang, baik yang meninggal maupun luka-luka terus bertambah," kata Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud dikutip dari AFP.

Bom tersebut diledakkan beberapa menit di dekat persimpangan Zobe saat jam sibuk. Bahkan ada rentetan tembakan dalam serangan dengan target kementerian pendidikan Somalia.

4. Serangan konser musik di Myanmar

Ilustrasi mayat [Envato]
Ilustrasi mayat (sumber: Envato)

Sebanyak 50 warga sipil dilaporkan tewas dalam sebuah serangan yang dilancarkan junta militer Myanmar saat acara musik di Kachin. Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengecam serangan udara itu.

“Serangan yang dilakukan oleh junta militer Myanmar pada saat pelaksanaan konser musik di Kachin harus dikecam dan tidak dapat diterima,” kata Retno dikutip dari Antara.

Serangan udara itu terjadi pada Minggu malam (23/10) di Negara Bagian Kachin, Myanmar utara. Serangan itu juga menewaskan penyanyi dan pejabat pasukan minoritas etnik Kachin Independence Army (KIA).

KIA telah berjuang untuk mendapatkan otonomi lebih besar bagi warga Kachin selama enam dekade.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Halloween di Korea Selatan, 146 Orang Tewas Terinjak dan Ratusan Terluka

Tragedi Halloween di Korea Selatan, 146 Orang Tewas Terinjak dan Ratusan Terluka

Denpasar | Minggu, 30 Oktober 2022 | 06:43 WIB

Kapan Jadwal BRI Liga 1? PSSI Berikan Update Terbarunya

Kapan Jadwal BRI Liga 1? PSSI Berikan Update Terbarunya

Denpasar | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 20:48 WIB

Hotman Paris 911 Pertanyakan Dasar Hukum Penahanan Nikita Mirzani

Hotman Paris 911 Pertanyakan Dasar Hukum Penahanan Nikita Mirzani

Denpasar | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Predictive Cyber Intelligence MDI Ventures Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026

Predictive Cyber Intelligence MDI Ventures Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:01 WIB

Green Mothers' Club: Obsesi pada Anak Berprestasi dalam Standar Parenting

Green Mothers' Club: Obsesi pada Anak Berprestasi dalam Standar Parenting

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:00 WIB

Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas

Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 11:59 WIB

Helm Proyek Biru Artinya Apa? Bukan Sekadar Pelindung, Ternyata Ini Jabatannya

Helm Proyek Biru Artinya Apa? Bukan Sekadar Pelindung, Ternyata Ini Jabatannya

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 11:58 WIB

Manga Even a Replica Can Fall in Love Siap Akhiri Kisah Nao di Volume 7

Manga Even a Replica Can Fall in Love Siap Akhiri Kisah Nao di Volume 7

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:57 WIB

Cara Mudah Mencari Panjang Alas Jajar Genjang jika Luas dan Tinggi Sudah Diketahui

Cara Mudah Mencari Panjang Alas Jajar Genjang jika Luas dan Tinggi Sudah Diketahui

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 11:54 WIB

Erick Thohir Wanti-wanti John Herdman, Kondisi 3 Pemain Timnas Indonesia Bikin Was-was

Erick Thohir Wanti-wanti John Herdman, Kondisi 3 Pemain Timnas Indonesia Bikin Was-was

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 11:50 WIB

25 Merk Beras Fortifikasi Diduga Lakukan Penipuan: Rojo Lele Hingga Nutri Rice Food Station

25 Merk Beras Fortifikasi Diduga Lakukan Penipuan: Rojo Lele Hingga Nutri Rice Food Station

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:50 WIB

Saham SMRA Anjlok Usai Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Terjaring OTT KPK

Saham SMRA Anjlok Usai Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Terjaring OTT KPK

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:50 WIB

Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator

Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:46 WIB

×