Jeritan Korban Bencana Banjir Bandang di Jembrana: Tolong Pemerintah Secepatnya Relokasi Kami

Suara Denpasar

Minggu, 30 Oktober 2022 | 14:42 WIB
Jeritan Korban Bencana Banjir Bandang di Jembrana: Tolong Pemerintah Secepatnya Relokasi Kami
Anak-anak korban banjir bandang di Jembrana mendapatkan bantauan pada Rabu (26/10/2022). (Dokumentasi Yayasan Aku For Bali)

Suara Denpasar - Penanganan pasca bencana banjir bandang yang terjadi di wilayah Kabupaten Jembrana masih terus dilakukan. Pantauan di lokasi kejadian memperlihatkan situasi sudah mulai terkendali, termasuk perbaikan jalan dan posko-posko yang masih aktif hingga kini.

"Kondisi sudah membaik. Dulu tempat ini menjadi tempat penampungan korban sebanyak 30 KK, hingga sekarang yang masih disini hanya 6 KK saja," ujar I Made Suardiasa selaku Kelian Tempek Kertha Sari, Lingkungan Bilukpoh Kangin, kelurahan Tegal Cangkring, Jembrana yang juga ketua Posko disana, Rabu (26/10/2022).

Dari 30 KK yang awalnya mengungsi ini akibat banjir bandang yang terjadi pada 16 Oktober 2022 lalu, sebanyak 24 KK masih bisa menumpang di tetangga dan 6 KK yang masih bertahan di posko. Rencananya akan dicarikan asrama SMP 4 Mendoyo.

Sementara, fungsi posko di Bilukpoh saat ini selain untuk menampung 6 KK tersebut, juga sebagai tempat dapur umum dan juga tempat menampung bantuan yang masuk untuk warga. Jarak posko hanya 300 meter dari jembatan yang sempat terputus karena bencana banjir bandang.

"Ya harapan kami sih mereka yang masih di posko ini nantinya dapat tempat yang lebih layak huni dan Tolong pemerintah secepatnya relokasi tempat mereka (pengungsi)," harapnya.

Selain tempat tinggal, apa yang dibutuhkan? "Sebenarnya bantuan sembako untuk di posko ini masih cukup untuk dua Minggu kedepan, yang dibutuhkan adalah bekal (uang) karena mereka belum bisa bekerja," jawabnya.

Sementara itu, bantuan demi bantuan juga masih berdatangan. Seperti bantuan sembako, air bersih, matras, boneka, handuk, selimut dan lainnya diberikan oleh Yayasan Aku For Bali dan dari komunitas HAI (Honda ADV Indonesia) Bali Chapter, APCI, HPCI dan HPCD.

"Ini kali kedua kami ke Jembrana membawa bantuan pasca bencana banjir bandang yang menimpa warga disini. Semoga bantuan kami bisa dipergunakan semestinya dan dapat meringankan beban warga," singkat Satya Wibhawa selaku Pembina Yayasan Aku For Bali, Minggu (30/10/2022). (*)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suami yang Bunuh Istri di Buleleng Jadi Tersangka, Ini Sejumlah Luka di Tubuh Luh Suteni

Suami yang Bunuh Istri di Buleleng Jadi Tersangka, Ini Sejumlah Luka di Tubuh Luh Suteni

Denpasar | Minggu, 30 Oktober 2022 | 11:50 WIB

Bali Akan Miliki Sebelas Pakem Tata Rias Pengantin

Bali Akan Miliki Sebelas Pakem Tata Rias Pengantin

Denpasar | Minggu, 30 Oktober 2022 | 10:20 WIB

J2PS Ingatkan Potensi Bahaya Sampah dan Pentingnya Penegakan Hukum

J2PS Ingatkan Potensi Bahaya Sampah dan Pentingnya Penegakan Hukum

Denpasar | Minggu, 30 Oktober 2022 | 10:09 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×