Anak-anaknya yang masih duduk di bangku SMA/SMK ini juga akan kembali dimasukkan ke bangku kuliah oleh Acong.
“Jadi tukang sapu kok bisa nguliahin anak?” tanya Kang Dedi.
“Yang penting mah percaya, Pak, sama Allah,” ungkap Ahong.
Ahong pun cerita bahwa anaknya mendapat beasiswa dari pemerintah karena kecerdasan si anak.
Per semester dapat dari pemerintah Rp4 juta. Kemudian Ahong memberi Rp1 juta jatah bulanan ke sang anak.
Kang Dedi Mulyadi pun salut dan mengagumi sosok Ahong yang hanya tenaga harian lepas namun punya tekat dan semangat menyekolahkan anak-anaknya sampai perguruan tinggi.
Ahong tetap menekuni pekerjaannya demi pendidikan putra-putrinya. ***