Kecamatan di Denpasar Bali Ini Bukan Terluas Tapi Terpadat, Dekat Sanur dan Kuta, Kamu Tinggal di Sana?

Suara Denpasar

Selasa, 20 Desember 2022 | 12:22 WIB
Kecamatan di Denpasar Bali Ini Bukan Terluas Tapi Terpadat, Dekat Sanur dan Kuta, Kamu Tinggal di Sana?
Patung Catur Muka, titik nol Kota Denpasar. Kota Denpasar terbagi dalam 4 kecamatan. (Google)

Suara Denpasar – Sebagai ibu kota Provinsi Bali, Kota Denpasar menjadi daerah terpadat dibandingkan dengan 8 kabupaten lainnya. Walau begitu, kepadatan di Kota Denpasar berbeda-beda bila dilihat pada masing-masing kecamatannya.

Secara adminisitratif, Kota Denpasar terbagi dalam 4 kecamatan. Ada Kecamatan Denpasar Selatan, Kecamatan Denpasar Timur, Kecamatan Denpasar Utara, dan Kecamatan Denpasar Barat. Masing-masing kecamatan ini nantinya terbagi lagi dalam administratif kelurahan dan desa.

Setiap tahun, jumlah penduduk Kota Denpasar sebagai pusatnya Bali juga terus bertambah. Berdasarkan data BPS tahun 2022, jumlah penduduk Kota Denpasar pada 2021 sebesar 726.599.

Maka, jelas saja, penduduk Kota Denpasar pun terbagi ke dalam empat kecamatan tersebut. Dengan luas wilayah total Denpasar mencapai 127,78 kilometer persegi, maka kepadatan penduduk Kota Denpasar 5.686 penduduk/ kilometer persegi.

Jika kamu tinggal di Denpasar atau pernah ke Denpasar Bali, mungkin mengenal beberapa objek wisata atau fasilitas umum. Seperti Sanur, Lapangan Puputan Badung, Taman Kota Lumintang, atau Bajra Sandi di Renon.

Setiap wilayah kecamatan di Kota Denpasar pun memiliki karakteristik yang berbeda. Ada yang pesisir, persawahan dan perkebunan, hingga yang hanya diisi hunian padat.

Nah, dari empat kecamatan itu, yang terluas adalah Denpasar Selatan. Luas daerah yang berhadapan dengan pantai selatan Bali ini memiliki luas 49,99 kilometer persegi atau 39,12 persen.

Dilihat dari luas wilayah, setelah Kecamatan Denpasar Selatan, ada Denpasar Utara yang memiliki luas 31,42 kilometer persegi atau 24,59 persen.

Kemudian disusul Denpasar Barat 24,06 kilometer persegi atau 18,83 persen. Sedangkan kecamatan terkecil adalah Denpasar Timur yang hanya 22,31 kilometer persegi atau 17,46 persen.

baca juga

Namun jangan salah sangka. Meski memiliki wilayah paling luas, Denpasar Selatan bukanlah sebagai daerah yang terpadat. Meski memiliki Pantai Sanur yang indah, yang terkenal karena sunrise-nya, Kecamatan Denpasar Selatan masih kalah padat dibanding kecamatan yang lain.

Bahkan, kecamatan Denpasar Selatan bisa dikatakan sebagai daerah yang “paling longgar” di Kota Denpasar dibandingkan dengan tiga kecamatan lainnya.

Penduduk di Kecamatan Denpasar Selatan memang paling banyak. Yakni mencapai 217.485 jiwa pada 2021. Sedangkan Denpasar Barat sebanyak 207.325 jiwa.

Berikutnya Kecamatan Denpasar Utara sebanyak 173.286 jiwa. Kemudian Denpasar Timur sebanyak 128.503 jiwa.

Dilihat dari jumlah penduduk dan luas wilayahnya, maka dipastikan yang terpadat adalah Kecamatan Denpasar Barat. Kepadatan penduduk di Kecamatan Denpasar Barat mencapai 8.617 per kilometer persegi. Jauh melampaui kepadatan penduduk Kota Denpasar.

Disusul Kecamatan Denpasar Timur yang mencapai 5760 jiwa per kilometer persegi. Lalu Denpasar Utara sebesar 5.515 jiwa per kilometer persegi, dan Denpasar Selatan hanya 4.351 jiwa per kilometer persegi.

Kenapa Denpasar Selatan lebih longgar dari pada Denpasar Barat dan lainnya? Jawabannya sederhana. Denpasar Selatan itu wilayah pariwisata, di sana banyak hotel-hotel besar yang memiliki lahan luas, dan bukan pusat hunian atau tempat tinggal utama bagi kelas menengah-bawah urban.

Kelas menengah-bawah lebih banyak tinggal di wilayah Denpasar Barat. Di sana juga ada Perumnas tertua di Bali, yang namanya Purumnas Monang Maning. Dari daerah yang dulunya hanya berisi semak-semak belukar dan sawah kering, kini sudah jadi kawasan padat penduduk karena dibangun banyak perumahan.

Denpasar Barat juga selain jadi pusat hunian, juga menjadi salah satu pusat jasa dan perdagangan. Asal kamu tahu saja, Universitas Udayana, RSUP Prof Ngoerah (Sanglah), pusat perbelanjaan seperti Matahari Mall, Robinson, Ramayana, dan pertokoan sepanjang Jalan Diponegoro, Jalan Hasanuddin, hingga Pasar Badung dan Kumbasari, semua ada di Denpasar Barat.

Begitu juga sepanjang Jalan Teuku Umar dan Jalan Diponegoro arah Kuta, itu wilayah Denpasar Barat.  Nah, bagian barat dari yang disebutkan tadi, itu banyak permukiman penduduk. Banyak developer membangun perumahan, selain penduduk asli di daerah ini.

Kecamatan Denpasar Barat juga bersebelahan dengan Kabupaten Badung, sehingga banyak yang bekerja di Nusa Dua, Jimbaran, Kuta, Seminyak, Canggu dan sekitarnya, memilih bertempat tinggal di Denpasar Barat yang masih lebih murah, daripada Kuta dan sekitarnya.

Sedangkan Denpasar Utara dan Denpasar Timur, ada sebagian yang wilayahnya masuk dalam jalur hijau, dan sawah lahan basah yang masih sebagian dipertahankan jadi daerah pertanian yang sejuk di Kota Denpasar. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ternyata Penyumbang Terbesar PAD Denpasar Bali Bukan Pajak Hotel-Restoran, Naik saat Pandemi, Apa Itu?

Ternyata Penyumbang Terbesar PAD Denpasar Bali Bukan Pajak Hotel-Restoran, Naik saat Pandemi, Apa Itu?

Denpasar | Selasa, 20 Desember 2022 | 10:49 WIB

Denpasar Kalah Jauh, Ternyata Ini Wilayah Terluas di Provinsi Bali, Para Turis Sampai Demen

Denpasar Kalah Jauh, Ternyata Ini Wilayah Terluas di Provinsi Bali, Para Turis Sampai Demen

Denpasar | Rabu, 14 Desember 2022 | 14:44 WIB

Nomor 1 Bukan Denpasar, Inilah Daftar Upah Minimum Kabupaten dan Kota di Bali

Nomor 1 Bukan Denpasar, Inilah Daftar Upah Minimum Kabupaten dan Kota di Bali

Denpasar | Selasa, 13 Desember 2022 | 18:54 WIB

Resmi! UMK 9 Daerah di Bali, Terbesar Bukan Denpasar, Tapi Kabupaten Ini, Terkecil Bangli

Resmi! UMK 9 Daerah di Bali, Terbesar Bukan Denpasar, Tapi Kabupaten Ini, Terkecil Bangli

Denpasar | Selasa, 13 Desember 2022 | 15:19 WIB

Mahasiswa dan Masyarakat Denpasar Demo Tolak Pasal Karet Dalam KUHP

Mahasiswa dan Masyarakat Denpasar Demo Tolak Pasal Karet Dalam KUHP

Denpasar | Kamis, 08 Desember 2022 | 19:50 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×