Suara Denpasar - Ferry Irawan terlihat berada di Polda Jatim usai laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Venna Melinda. Namun, asam lambung Ferry Irawan tiba-tiba kumat saat akan diperiksa polisi.
Diketahui, ada kabar mengejutkan dari Humas Polda Jatim, mereka mengabarkan bahwa ada laporan KDRT oleh pasangan artis.
Pasangan suami istri artis itu dilaporkan berinisial VM atau Venna Melinda sebagai pelapor, dan FI atau Ferry Irawan sebagai terlapor.
Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menyatakan bahwa awal mula kejadian karena cekcok terjadi di sebuah hotel di Kediri.
Lalu pelapor mengadukannya ke Polres Kediri, tapi terlapor meminta kasus itu dipindahkan ke Polda Jatim.
Ferry Irawan sendiri terlihat hadir di Polda Jatim, ditemani petugas dari polres Kediri.
Video kehadiran Ferry Irawan seperti dilihat di kanal Youtube Cumicumi.
"Kemudian dilakukan pelaporan oleh yang bersangkutan (VM) ke Polres Kota Kediri," tambahnya.
"Terlapor meminta kasus ini ditangani oleh Polda Jawa Timur mengingat domisili yang bersangkutan ada di Surabaya," jelasnya.
Kombes Dirmanto pun menyatakan sedianya Ferry Irawan diperiksa penyidik Ditreskrimum Polda Jatim, Senin ini (9/1/2023). Akan tetapi, setelah datang di Mapolda Jatim, Ferry Irawan tiba-tiba minta pemeriksaan ditunda.
"Yang bersangkutan tadi hadir ditemani penyidik dari Polres Kediri Kota. Setelah akan dilakukan pemriksaan yang bersangkutan menyatakan sakit. Yang bersangkutan punya penyakit asam lambung sehingga belum bisa diperiksa lebih lanjut oleh penyidik," beber dia.
Sebelum adanya berita dugaan KDRT, Venna Melinda ataupun Ferry Irawan sempat melakukan liburan ke Hongkong.
Keduanya membagikan berita bahagia mereka saat liburan, melalui Instagram masing-masing.
Pada video ataupun foto keduanya, mereka terlihat sangat bahagia bersama anak-ananya.
Bercanda ria layaknya sebuah keluarga bahagia, walau Ferry Irawan bukanlah ayah kandung dari anak-anak Venna Melinda.
Belum dapat diketahui motif dari KDRT. Kombes Dirmanto pun belum bisa menjelaskan motif maupun kronologi peristiwa dugaan KDRT ini.