Fakta Unik Tanaman Jagung yang Perlu Diketahui

Suara Denpasar | Suara.com

Kamis, 12 Januari 2023 | 22:54 WIB
Fakta Unik Tanaman Jagung yang Perlu Diketahui
Foto dari akun Instagram @Kementrianpertanian

Suara Denpasar - Tanaman jagung adalah salah satu tanaman yang banyak ditemui dan juga dimanfaatkan di Indonesia. Selain itu, jagung menjadi salah satu makanan pokok sumber karbohidrat dan selain dikonsumsi oleh manusia juga sering dimanfaatkan untuk pakan hewan ternak.

Tanaman jagung ini, rupanya memiliki fakta-fakta unik seperti yang dijelaskan oleh akun Instagram @kementrianpertanian,"Nah SobaTani, jagung memang merupakan salah satu tanaman populer yang mudah ditemukan di sekitar kita. Tapi ternyata jagung juga punya sejumlah fakta unik loh," tulisnya seperti dikutip Suara Denpasar, Kamis (12/1).

Dilihat dari slide show akun instagram @kementrianpertanian, dijelaskan bahwa jagung rupanya tidak bisa hidup liar tanpa perawatan manusia.

Selain itu, satu hektar jagung bisa menghilangkan 8 ton karbon dioksida dari udara. Karena itu, jagung merupakan salah satu tanaman yang paling penting ketika datang ke pembersihan udara.

Kemudian, tanaman jagung  kaya dengan lutein dan zeaxanthin yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata serta fitokimia yang dapat meningkatkan penglihatan. Jagung membantu memberi makanan bakteri baik dari usus, serta dapat menyehatkan pencernaan. Bukan hanya itu, jagung juga mengandung vitamin seperti vitamin B, C, dan mineral seperti zat besi, kalium, dan magnesium.

Selain itu, jagung juga merupakan sumber protein yang layak, dengan satu jagung berukuran sedang mengandung 3,3 gram protein sederhana.

Sementara, untuk limbah tanaman jagung bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak
Daripada dibuang dan menghasilkan masalah sampah baru, limbah jagung ternyata bisa dimanfaatkan sebagai pekan ternak.

Limbah jagung yang memiliki tonase yang besar adalah jerami. Jerami jagung atau brangkasan adalah bagian batang dan daun jagung yang telah mengering ketika tongkol jagung dipanen. Selain jerami, kulit buah jagung atau klobot jagung merupakan limbah yang berpotensi sebagai sumber pakan karena hasil jagung yang diambil untuk proses produksi pangan dan pakan adalah bijinya. Sedangkan kulit luar buah jagung biasanya dibuang. Kulit jagung manis sangat potensial untuk dijadikan silase karena kadar gulanya cukup tinggi.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Manfaat Memelihara Kucing untuk Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Dukungan Emosional

3 Manfaat Memelihara Kucing untuk Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Dukungan Emosional

Your Say | Kamis, 12 Januari 2023 | 19:56 WIB

Pemprov DKI Hapus Anggaran Rp220 Miliar untuk Pembelian Alkes RSUD, Anggota DPRD Meradang

Pemprov DKI Hapus Anggaran Rp220 Miliar untuk Pembelian Alkes RSUD, Anggota DPRD Meradang

Jakarta | Kamis, 12 Januari 2023 | 17:39 WIB

4 Manfaat Daun Salam, Baik untuk Kesehatan Ginjal hingga Cegah Depresi

4 Manfaat Daun Salam, Baik untuk Kesehatan Ginjal hingga Cegah Depresi

Your Say | Kamis, 12 Januari 2023 | 15:49 WIB

Terkini

Bukan Kurang Doa, Tapi Memang Sistemnya yang Gak Rata: Curhat Kelas Proletar

Bukan Kurang Doa, Tapi Memang Sistemnya yang Gak Rata: Curhat Kelas Proletar

Your Say | Jum'at, 03 April 2026 | 10:23 WIB

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:23 WIB

Honor Pad 10 Pro Resmi Meluncur,: Tablet Tipis 6,1mm dengan Dimensity 8350 dan Layar 144Hz

Honor Pad 10 Pro Resmi Meluncur,: Tablet Tipis 6,1mm dengan Dimensity 8350 dan Layar 144Hz

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 10:15 WIB

Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah

Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah

News | Jum'at, 03 April 2026 | 10:06 WIB

30 Link Twibbon Hari Paskah 2026 yang Menarik dan Siap Pakai Gratis

30 Link Twibbon Hari Paskah 2026 yang Menarik dan Siap Pakai Gratis

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 10:03 WIB

Pertunangan Anak-Anak di Madura dengan Seserahan Minyak Telon hingga Bedak Bayi Tuai Kritik

Pertunangan Anak-Anak di Madura dengan Seserahan Minyak Telon hingga Bedak Bayi Tuai Kritik

Entertainment | Jum'at, 03 April 2026 | 10:00 WIB

Pilih Laptop Tanpa Overbudget: 3 Varian IdeaPad yang Paling Worth It

Pilih Laptop Tanpa Overbudget: 3 Varian IdeaPad yang Paling Worth It

Your Say | Jum'at, 03 April 2026 | 10:00 WIB

5 HP Android dengan Fitur Live Photos, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 HP Android dengan Fitur Live Photos, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Pelajaran dari Mudik 2026: Dishub Lampung Sebut Buruh Pabrik Picu Kepadatan di Bakauheni

Pelajaran dari Mudik 2026: Dishub Lampung Sebut Buruh Pabrik Picu Kepadatan di Bakauheni

Lampung | Jum'at, 03 April 2026 | 09:48 WIB