Nekat Menuju Markas PSIS Semarang, Aparat Kepolisian Terpaksa Lakukan Ini ke Bonek Persebaya

Suara Denpasar

Kamis, 09 Februari 2023 | 18:10 WIB
Nekat Menuju Markas PSIS Semarang, Aparat Kepolisian Terpaksa Lakukan Ini ke Bonek Persebaya
Nekat Menuju Markas PSIS Semarang, Aparat Kepolisian Terpaksa Lakukan Ini ke Bonek Persebaya (ANTARA)

Suara Denpasar- Panpel PSIS Semarang dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) sudah dengan jelas menginformasikan bahwa laga kontra Persebaya Surabaya ditunda.

Laga yang seharusnya berlangsung, Rabu 8 Februari 2023 kemarin di Stadion Jatidiri Semarang harus ditunda lantaran tidak mendapat izin keramaian dari pihak kepolisian.

Namun sayangnya, meski hal tersebut telah diumumkan H-2 pertandingan, sejumlah Bonek (kelompok supporter Persebaya Surabaya) justru nekat menuju markas PSIS Semarang.

Atas tindakan nekat dari sejumlah Bonek tersebut, aparat kepolisian terpaksa menghadang fans setia Persebaya Surabaya.

Penghadangan dilakukan oleh personel Kepolisian Sektor Genuk di persimpangan Genuksari yang merupakan titik pertemuan antara wilayah Kota Semarang dan Kabupaten Demak.

Kapolsek Genuk, Komisaris Polisi Ris Andrian pun menghimbau agar Bonek yang tetap datang ke Semarang agar segera pulang.

"Untuk yang tetap datang ke Semarang kami imbau segera pulang," katanya di kutip melalui AntaraNews yang tayang pada Rabu 8 Februari 2023.

Petugas juga mengarahkan para suporter Persebaya untuk pulang ke daerah asalnya dengan menumpang truk yang mengarah ke Surabaya.

Tidak hanya menghadang kelompok supporter Persebaya yang nekat datang ke Semarang, namun petugas kepolisian juga telah berupaya melakukan upaya pemulangan Bonek yang sudah terlanjur tiba di Semarang lebih awal sejak 7 Februari 2023.

baca juga

Seperti diketahui, Panpel PSIS Semarang telah mengumumkan melalui web resmi klub bahwa pihaknya gagal mendapatkan izin keramian untuk pertandingan menjamu Prsebaya Surabaya dari pihak kepolisian setelah berbagai upaya yang telah dilakukan.

Sehingga dipastikan laga PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya pekan ke-23 resmi ditunda sampai dikeluarkan jadwal baru. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Kejadian Kriminal di Semarang, Bonek Mania: "Boling" Sikat Aja Pak Polisi

Viral Kejadian Kriminal di Semarang, Bonek Mania: "Boling" Sikat Aja Pak Polisi

Jatim | Kamis, 09 Februari 2023 | 17:37 WIB

Ledek Shin Tae-yong, Manajer Bajol Ijo Yahya Alkatiri: Marsel Itu Milik Persebaya, Bukan Timnas

Ledek Shin Tae-yong, Manajer Bajol Ijo Yahya Alkatiri: Marsel Itu Milik Persebaya, Bukan Timnas

Jatim | Kamis, 09 Februari 2023 | 15:54 WIB

Sosok Yahya Alkatiri, Manajer Persebaya Surabaya Dukung Thomas Doll, Ikut Kritik Shin Tae-yong

Sosok Yahya Alkatiri, Manajer Persebaya Surabaya Dukung Thomas Doll, Ikut Kritik Shin Tae-yong

Bola | Kamis, 09 Februari 2023 | 13:29 WIB

Klub Paling Sering Ganti Pelatih di BRI Liga 1 2022-2023, No.2 Sempat Berencana Bubar

Klub Paling Sering Ganti Pelatih di BRI Liga 1 2022-2023, No.2 Sempat Berencana Bubar

Bola | Kamis, 09 Februari 2023 | 13:30 WIB

Terkini

Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?

Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?

Entertainment | Minggu, 26 Juli 2026 | 17:03 WIB

Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat

Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:48 WIB

Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta

Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:47 WIB

Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal

Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:39 WIB

Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel

Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:35 WIB

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:28 WIB

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:20 WIB

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

Jawa Tengah | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:19 WIB

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:15 WIB

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:11 WIB

×