"Kelas 9 G pak," jawab anak tersebut.
"Kamu jangan ngarang! Kamu bukan kelas 9 G!," ujar Dedi Mulyadi menegaskan.
"Jangan ngarang, jangan ngarang! Saya telpon pihak sekolahnya!," tegas Dedi Mulyadi.
"Kelas 8 G pak," jawab si anak.
"Ya kamu bohong!," tegas Kang Dedi.
Tujuan Kang Dedi Mulyadi adalah mengedukasi anak sekolah itu agar tidak melakukan kesalahan yang membahayakan dirinya dan orang lain di jalanan.
Namun, anak sekolah tersebut tidak mau berdialog dengan baik bersama Dedi Mulyadi saat dimintai keterangan.
Pada akhirnya Kang Dedi Mulyadi mengajak anak sekolah itu naik ke mobilnya, kemudian mereka membuat janji untuk bertemu esok harinya pukul 10:00 WIB.
Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk membuat perjanjian agar anak sekolah itu tidak membawa motor lagi ke sekolahnya. (*/Ana AP)
Baca Juga: Alejandro Garnacho Jadi Penentu MU Menuju Perempat Final Piala FA