Suram! Celios Bongkar Bobrok Proyek Terminal LNG Sidakarya, Perusda Bali Cuma Kedok, Swasta Berkuasa

Suara Denpasar

Minggu, 05 Maret 2023 | 13:14 WIB
Suram! Celios Bongkar Bobrok Proyek Terminal LNG Sidakarya, Perusda Bali Cuma Kedok, Swasta Berkuasa
Suram! LSM Celios Bongkar Bobrok Proyek Terminal LNG Sidakarya, Perusda Bali Cuma Kedok, Swasta Berkuasa (Antara)

Suara Denpasar - Proyek Terminal LNG di mangrove Taman Hutan Raya, Sidakarya, Denpasar, Bali digadang-gadang menjadi aset bagi kemandirian energi dan ekonomi Provinsi Bali. Namun harapan kemandirian itu dinilai suram. LSM Celios pun mengungkap kebobrokan proyek tersebut. Perusda Bali hanya kedok untuk memuluskan proyek, padahal pihak swasta yang berkuasa.

Celios (Centre Of Economic and Law Studies) menilai LNG yang digadang-gadang akan menjadi aset kemandirian energi dan ekonomi Provinsi Bali menjadi suram, selain karena sahamnya kecil tetapi juga banyak negara sudah menutup proyek LNG karena tidak begitu menguntungkan.

Diketahui, saham di PT Dewata Energi Bersih (DEB) proyek tersebut seutuhnya dikuasai oleh perusahaan swasta yakni PT Padma Energi Indonesia sebanyak 80 persen.

Sementara perusahaan pemerintah melalui Perusda Bali hanya 20 persen. Bahkan, saham yang dipegang Perusda Bali itu sebetulnya dana pinjaman dari PT Padma Energi Indonesia. Sebab, Perusda tidak menyetor modal di awal ke PT DEB. Perusda akan membayar melalui deviden yang diterima kelak, bila perusahaan ini sudah beroperasi dan laba. 

Ini artinya proyek terminal LNG seutuhnya milik swasta atau PT Padma Energi Indonesia. Perusahaan Pemerintah hanya jadi alat untuk melancarkan proyek LNG di Sanur tersebut.

Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira mengatakan pembangunan LNG Bali yang dinilai akan menambah pendapatan daerah sangat tidak menjamin. 

"Di banyak negara pembangunan LNG sudah turun sangat tajam. Di Asia saja sudah banyak negara yang menutup PLT Gas. Sementara di Bali gasnya di ambil dari Papua dan Bontang dan diolah di Bali kemudian di kirim lagi. Karena Bali Jawa saat ini energi listriknya surplus," kata Bhima dalam diskusi di Denpasar, Sabtu (4/3/2023). 

Itu pun, lanjut Bhima, belum tentu untung. Sebab pembangkit menggunakan gas menjadi untung sekarang ini karena ada emergency perang Rusia-Ukraina.

"Jadi sebenarnya negara-negara di Eropa dan beberapa negara Asia melihat investasi diterminal gas dan investasi pembangkit listrik yang bahan bakunya gas itu adalah investasi yang secara finansial terus mengalami penurunan nilai," jelasnya.

baca juga

Dalam kesempatan tersebut, Bhima Yudhistira memberikan beberapa pandangan terhadap pembangunan LNG Sidakarya sebagai berikut.

1. Pembangunan terminal LNG bertolak belakang dengan rencana JETP (Just Energy Transition Partnership)

Rencana transisi energi dalam JETP semangatnya adalah ingin menurunkan emisi karbon dan ketergantungan pada sumber energi fossil.

Sementara dalan proyek Terminal LNG di Denpasar Bali dilihat dari sisi berkeadilan dalam transisi energi tidak terdapat dalam skenario proyek Terminal LNG Bali (tidak melibatkan partisipasi komunitas, merugikan lingkungan).

Keberadaan terminal LNG Bali berisiko menurunkan minat investor di energi terbarukan karena proyek LNG dianggap lebih menarik dan mendapat banyak dukungan pemerintah.

2. Hak Pemegang Saham Minoritas

Sebagai pemegang saham minoritas, Pemprov Bali melalui Perusda Bali memiliki kewenangan sangat terbatas dalam mengelola Terminal LNG Sidakarya. Sebagaimana yang diatur dalam hukum berbisnis, pemegang saham terbesarlah yang memiliki kewenangan mutlak. Maka Terminal LNG Sidakarya yang dianggap akan menjadi aset kemandirian hanya menjadi mimpi.

3. Konteks Perusda sebagai pemegang saham minoritas.

Perusda Bali tidak dapat menentukan berapa dividen yang akan diberikan dari proyek. Juga tidak dapat meminta posisi sebagai Dewan Komisaris atau Direksi. Perusda Bali hanya bersifat memberikan nasihat /rekomendasi, tanpa perlu dipatuhi oleh Direksi perusahaan.

4. Implikasi Perusda dalam konteks Terminal LNG.

Proyek Terminal LNG tidak dapat dikatakan sebagai proyek pemerintah, karena saham pengendali/ mayoritas dikuasai swasta. Hak-hak masyarakat tidak dapat disuarakan melalui Pemda/Perusda karena memiliki peran yang tidak signifikan. 

Klaim pemerintah daerah mendapatkan keuntungan dengan adanya proyek belum tentu terpenuhi karena Perusda tidak bisa mengatur berapa dividen/laba yang akan dibagikan ke Perusda.

5. Analisa Proyek Terminal LNG.

Perusda Bali hanya dilibatkan sebagai perusahaan cangkang untuk memastikan proyek berjalan. Tidak mungkin proyek sebesar Terminal LNG dibiayai oleh dana APBD meski hanya 20%. Transparansi proyek Terminal LNG menjadi buram, karena seolah ada pelibatan pemerintah, tapi faktanya ketertutupan data berlindung pada wewenang swasta. (*/Aryo)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap, Soal Terminal LNG Pemprov Bali Diatur Swasta

Terungkap, Soal Terminal LNG Pemprov Bali Diatur Swasta

Denpasar | Minggu, 05 Maret 2023 | 10:14 WIB

BAU PROPOSAL! KPK atau Kejaksaan Mesti Turun di Proyek Terminal LNG Bali yang Seret PLN

BAU PROPOSAL! KPK atau Kejaksaan Mesti Turun di Proyek Terminal LNG Bali yang Seret PLN

Denpasar | Minggu, 19 Februari 2023 | 11:18 WIB

Ngeles Lagi! Kepala UPTD Tahura Ngurah Rai Tak Bawa Dokumen Terminal LNG

Ngeles Lagi! Kepala UPTD Tahura Ngurah Rai Tak Bawa Dokumen Terminal LNG

Denpasar | Sabtu, 18 Februari 2023 | 10:15 WIB

WADUH! Saham Kosong Ditukar Blok Tahura Ngurah Rai untuk Akomodir Terminal LNG

WADUH! Saham Kosong Ditukar Blok Tahura Ngurah Rai untuk Akomodir Terminal LNG

Denpasar | Kamis, 16 Februari 2023 | 10:26 WIB

Misterius, Studi Kelayakan Terminal LNG di Pesisir Sanur

Misterius, Studi Kelayakan Terminal LNG di Pesisir Sanur

Denpasar | Kamis, 26 Januari 2023 | 11:40 WIB

Proyek Terminal LNG di Bali Dinilai Cacat Prosedur dan Aneh

Proyek Terminal LNG di Bali Dinilai Cacat Prosedur dan Aneh

Denpasar | Rabu, 25 Januari 2023 | 19:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×