Terungkap, Soal Terminal LNG Pemprov Bali Diatur Swasta

Suara Denpasar | Suara.com

Minggu, 05 Maret 2023 | 10:14 WIB
Terungkap, Soal Terminal LNG Pemprov Bali Diatur Swasta
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Bali menyelenggarakan diskusi publik yang bertajuk "Polemik Terminal LNG di KubuKopi (Istimewa)

Suara Denpasar - Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai bahwa banyak kejanggalan dalam proyek Terminal LNG di Pesisir Sanur. Baik secara ekonomi maupun pendanaan.

Hal itu terungkap dalam diskusi yang diselenggarakan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Bali dengan tajuk "Polemik Terminal LNG: Mengenal Hak dan Kewenangan Pemegang Saham Dalam Berbisnis. Saham Kosong 20% dan Minoritas Bisa Apa?" Yang diselenggarakan di Kubu Kopi Jl. Hayam Wuruk Denpasar.

Bhima Yudhistira mengatakan bahwa rencana proyek Terminal LNG di Pesisir Sanur sebenarnya janggal.

Pertama, melihat dari komposisi saham Perusda yang hanya 20 persen itupun berupa hutang dan minoritas.

Jadi Perusda tidak memiliki kewenangan untuk mengambil ataupun menentukan keputusan strategis atas pembagian dividen saham proyek terminal LNG nantinya.

"Jelas tidak bisa menentukan Bali mendapat keuntungan yang pasti dan Perusda mendapat laba terjamin. Sebab, saham Perusda itu hanya saham minoritas yang tidak bisa menentukan kebijakan," katanya dalam diskusi yang berlangsung, Sabtu 4 Maret 2023.

Selain itu terjadi kebingungan di publik apakah proyek terminal LNG merupakan proyek swasta atau pemerintah.

Ini cukup mempengaruhi transparansi proyek, padahal jelas ada keterlibatan perusda yang modal awalnya berasal dari anggaran daerah. 

Lebih lanjut, Peneliti Celios Wishnu Utomo menyebut apabila tujuan kebijakan pembangunan terminal LNG (Liquified Natural Gas) yang akan di bangun di perairan Sanur disebut sebagai energi bersih ternyata terpatahkan.

Sebab LNG bukan energi bersih, dan LNG ini termasuk energi fosil dengan proses yang berisiko bagi lingkungan hidup. Jadi LNG ini merupakan energi kotor, sebab bersumber dari fosil, serta dalam operasionalnya terdapat bauran metana yang lebih bahaya daripada karbondioksida. "LNG adalah solusi palsu dari transisi energi," pungkasnya.

Selanjutnya I Wayan Adi Sumiarta  S.H., M.Kn, menjelaskan bahwa dalam fakta persidangan terungkap terkait kepemilikan saham PT. DEB selaku pemrakarsa proyek Terminal LNG Perumda Bali hanya memiliki 20 persen dan didominasi oleh perusahaan swasta yakni PT. Padma Energi Indonesia sebesar 80 persen saham.

Selain itu ternyata saham Perumda merupakan pinjaman alias hutang dari PT. Padma. "Jadi ini merupakan saham kosong bahkan didapat dari hutang," ungkapnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asib Ali Simpan Video Tak Senonoh dengan Nisa, Kisah Asmara Pria India dengan Gadis Sulawesi

Asib Ali Simpan Video Tak Senonoh dengan Nisa, Kisah Asmara Pria India dengan Gadis Sulawesi

| Sabtu, 04 Maret 2023 | 12:27 WIB

BAU PROPOSAL! KPK atau Kejaksaan Mesti Turun di Proyek Terminal LNG Bali yang Seret PLN

BAU PROPOSAL! KPK atau Kejaksaan Mesti Turun di Proyek Terminal LNG Bali yang Seret PLN

| Minggu, 19 Februari 2023 | 11:18 WIB

Terkini

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:39 WIB

Tottenham Dihantam Badai Cedera,  Kondisi Xavi Simons Mengkhawatirkan?

Tottenham Dihantam Badai Cedera, Kondisi Xavi Simons Mengkhawatirkan?

Bola | Senin, 27 April 2026 | 14:39 WIB

Panduan Lengkap Cara Melacak Lokasi HP yang Hilang Lewat Gmail, Tak Perlu Panik

Panduan Lengkap Cara Melacak Lokasi HP yang Hilang Lewat Gmail, Tak Perlu Panik

Tekno | Senin, 27 April 2026 | 14:38 WIB

Endrick Buka Peluang Bertahan di Lyon, Tak Pasti Kembali ke Real Madrid

Endrick Buka Peluang Bertahan di Lyon, Tak Pasti Kembali ke Real Madrid

Bola | Senin, 27 April 2026 | 14:37 WIB

Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi

Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi

News | Senin, 27 April 2026 | 14:36 WIB

Pengamat Ingatkan Risiko Selat Malaka Jadi Arena Konflik, ASEAN Diminta Bertindak Cepat

Pengamat Ingatkan Risiko Selat Malaka Jadi Arena Konflik, ASEAN Diminta Bertindak Cepat

News | Senin, 27 April 2026 | 14:35 WIB

Detail Kebaya Akad Nikah Syifa Hadju Terbuat dari 4 Bahan Impor

Detail Kebaya Akad Nikah Syifa Hadju Terbuat dari 4 Bahan Impor

Video | Senin, 27 April 2026 | 14:33 WIB

Takut Pertamax Naik? 5 Mobil Irit Lolos Pertalite Ini Bikin Dompet Tentram Hidup Cuan

Takut Pertamax Naik? 5 Mobil Irit Lolos Pertalite Ini Bikin Dompet Tentram Hidup Cuan

Otomotif | Senin, 27 April 2026 | 14:32 WIB

78 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 April 2026: Ada Gloo Wall Gintama dan Diamond Gratis

78 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 April 2026: Ada Gloo Wall Gintama dan Diamond Gratis

Tekno | Senin, 27 April 2026 | 14:30 WIB

6 Two Way Cake Brand Lokal dengan Coverage Terbaik, Wajah Mulus Sekejap

6 Two Way Cake Brand Lokal dengan Coverage Terbaik, Wajah Mulus Sekejap

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 14:30 WIB