Suara Denpasar – Tata cara mandi wajib tidak sama dengan mandi biasa. Bahkan, jika ada syarat yang tidak terpenuhi maka tidak sah mandi wajib kita.
Umat muslim laki-laki atau wanita jika sudah masuk balligh tentu wajib tahu tentang tata cara mandi wajib.
Karena mau tidak mau hal ini akan ditemuinya seperti keluar mani bagi laki-laki dan haid bagi wanita.
Mengutip dari Poptren.suara.com dari NU Online, mandi wajib sangat erat kaitannya dengan ibadah yang akan dilaksanakan umat Islam.
Ibadah yang dilakukan dalam keadaan tidak suci atau belum mandi wajib, maka tidak sah.
Salah satu hal yang membuat tidak sahnya mandi wajib adalah penggunaan sampo dan sabun saat mandi wajib belum selesai dikerjakan.
Pasalnya, sampo dan sabun digunakan bisa mengubah sifat air yang mensucikan.
Penggunaan sabun atau sampo sebelum rangkaian mandi wajib usai membuat air tak membersihkan hadas dengan benar.
Mandi wajib harus dilakukan dengan menggunakan air bersih tanpa campuran apa pun.
Baca Juga: Ingin Mencukur Wajah? Perhatikan 7 Cara Ini Agar Terhindar dari Iritasi
Jika harus menggunakan sampo dan sabun, gunakan setelah seluruh rangkaian mandi wajib selesai dilakukan.
Kemudian, agar mandi wajib menjadi lebih sah, jangan lupa untuk membaca niat.
Niat mandi wajib sendiri ada beberapa tergantung pada tujuan melakukan mandi wajib.
Berikut bacaan niat mandi wajib yang bisa dibacakan:
Niat mandi wajib secara umum
Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhol lillaahi ta'aala
Artinya: Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardu karena Allah ta'ala.
Niat mandi wajib perempuan setelah haid
Jika mandi wajib yang akan dilakukan khusus untuk perempuan setelah haid, berikut niat mandi wajib untuknya.
Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil haidi lillahi Ta'ala.
Artinya: Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta'ala.
Niat mandi wajib perempuan setelah nifas
Sedangkan untuk perempuan selesai nifas, berikut doa mandi wajib untuk dibaca:
Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil nifas lillahi Ta'ala.
Artinya: Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah Ta'ala.
Tatacara mandi wajib
Lalu, bagaimana tata cara mandi wajib yang benar? Mengutip dari Bandungbarat.suara.com, Berikut tata caranya.
1. Niat mandi wajib
2. Mencuci kedua tangan
Urutan kedua dari tata cara mandi wajib adalah mencuci tangan sampai tiga kali. Tujuan utamanya adalah membersihkan tangan dari najis.
3. Membersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor
Selanjutnya mendahulukan bagian tubuh yang dianggap kotor. Misalnya bagian kemaluan.
4. Mencuci kembali tangan
Setelah membersihkan bagian kotor, Anda harus mencuci kembali tangan pakai sabun.
5. Berwudhu
Setelah mencuci bagian tubuh yang kotor dan mencuci kembali tangan, Anda harus wudhu dengan tata cara wudhu seperti biasa untuk melakukan sholat.
6. Membasahi kepala
Setelah berwudhu, Anda harus membasahi kepala dengan air sebanyak tiga kali dari dari pangkal rambut. Tata caranya sama seperti mau keramas harian biasa.
7. Mengurai rambut
Mungkin terdengar aneh, namun ini salah satu dari tata cara mandi wajib yang harus dilakukan. Caranya gunakan jari untuk mengurai rambut untuk membersihkan rambut dari kotoran yang mungkin menempel di rambut.
8. Membasahi seluruh tubuh
Setelah itu mengguyurkan air ke seluruh tubuh mulai dari bahu kanan, dilanjutkan dari bahu kiri. Ingat air yang digunakan harus bersih, tanpa campuran apapun.
Jika harus menggunakan sampo dan sabun, gunakan setelah seluruh rangkaian mandi wajib selesai dilakukan.
Demikian, cara mandi wajib untuk membersihkan diri dari hadas besar yang benar sesuai ajaran agama Islam. (*/Ana AP)