Tanggapan Gubernur Bali Saat Tahu Orang Rusia Kabur ke Indonesia untuk Berlindung dari Resesi Ekonomi & Ancaman Wajib Militer

Suara Denpasar

Jum'at, 17 Maret 2023 | 14:30 WIB
Tanggapan Gubernur Bali Saat Tahu Orang Rusia Kabur ke Indonesia untuk Berlindung dari Resesi Ekonomi & Ancaman Wajib Militer
Tanggapan Gubernur Bali Saat Tahu Orang Rusia ‘Kabur’ ke Indonesia Untuk Berlindung dari Resesi Ekonomi & Ancaman Wajib Militer (pixabay)

Suara Denpasar – Masyarakat Bali menuduh orang Rusia kabur ke Indonesia dan mengambil pekerjaan warga lokal sekaligus berlindung dari resesi ekonomi akibat perang dan ancaman wajib militer.

Hal itu lah yang membuat masyarakat Bali marah sehingga bereaksi keras tentang apa yang mereka lihat orang luar mengambil alih pekerjaan mereka.

Dikutip Suara Denpasar dari Al-Jazeera, menanggapi hal tersebut, Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan bahwa dia telah meminta pemerintah pusat di Jakarta untuk mengakhiri hak istimewa visa-on-arrival bagi warga Rusia dan Ukraina di tengah meningkatnya keluhan dari penduduk setempat.

“Mengapa kedua negara ini? Keduanya sedang berperang, sehingga tidak aman di negara mereka, dan mereka berduyun-duyun ke Bali. Banyak dari mereka yang datang ke Bali bukan untuk bersantai, tapi untuk mencari kenyamanan, termasuk untuk bekerja,” kata Koster seperti dikutip dari Al-Jazeera, Jumat, (17/3/2023).

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata Indonesia, Sandiaga Uno mengatakan akan meninjau permintaan Gubernur Bali, Wayan Koster sambil membuka kemungkinan bahwa jumlah mereka yang "berulah dan membuat masalah”.

Sejak Kremlin mengumumkan mobilisasi sebagian cadangan militer pada bulan September lalu, menurut angka yang dikumpulkan oleh bandara internasional Bali, hampir 60.000 orang Rusia tiba di Bali sejak tahun lalu dan setiap bulannya hampir 20.000 orang masuk ke Bali.

Beberapa orang Rusia telah bekerja di pulau itu sebagai penata rambut, babysitter, supir taksi atau bahkan pekerja seks.

Serta seringkali, pihak berwenang mendapati orang-orang tersebut tanpa visa kerja yang diwajibkan secara hukum.
Dengan adanya kejadian dan keluhan masyarakat Bali mengenai kejadian tersebut, Wayan Koster selaku Gubernur Bali akan cepat bergerak untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Awal bulan ini, Pemerintah Provinsi Bali mengumumkan pembentukan gugus tugas yang terdiri dari polisi dan pejabat dari kementerian tenaga kerja, industri dan perdagangan untuk menindak pekerja yang tidak berdokumen.

baca juga

Pada minggu pertama, gugus tugas sudah menangkap enam turis, dan semuanya merupakan orang Rusia.

Keenam orang tersebut diketahui sudah memiliki pekerjaan. tiga orang berprofesi sebagai psk, dua instruktur mengemudi sepeda motor dan seorang pelatih tenis. (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Pencabutan VOA Turis Rusia Dan Ukraina, Dispar : Tidak Ada VOA Tidak Masalah

Soal Pencabutan VOA Turis Rusia Dan Ukraina, Dispar : Tidak Ada VOA Tidak Masalah

Bali | Jum'at, 17 Maret 2023 | 07:45 WIB

Soal Larangan Turis Berkendara Sepeda Motor Sudah Ada di Pergub Bali Tahun 2020 Silam

Soal Larangan Turis Berkendara Sepeda Motor Sudah Ada di Pergub Bali Tahun 2020 Silam

Bali | Kamis, 16 Maret 2023 | 18:52 WIB

Sandiaga Uno ke Nani Wijaya: Selamat Jalan.. Terima Kasih atas Segala Jasa untuk Industri Kreatif Tanah Air

Sandiaga Uno ke Nani Wijaya: Selamat Jalan.. Terima Kasih atas Segala Jasa untuk Industri Kreatif Tanah Air

Denpasar | Kamis, 16 Maret 2023 | 15:10 WIB

Terkini

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:21 WIB

Tiba-tiba Bersikap Aneh di Air Terjun Sembilan Putri: Remaja Pringsewu Ditemukan Hipotermia

Tiba-tiba Bersikap Aneh di Air Terjun Sembilan Putri: Remaja Pringsewu Ditemukan Hipotermia

Lampung | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:21 WIB

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:18 WIB

Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos Kemensos atau Tidak

Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos Kemensos atau Tidak

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:15 WIB

5 Zodiak yang Diprediksi Beruntung Akhir Juni 2026, Rezeki Makin Melimpah

5 Zodiak yang Diprediksi Beruntung Akhir Juni 2026, Rezeki Makin Melimpah

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:10 WIB

Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek

Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:05 WIB

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

×