Suara Denpasar- Belakangan ini beredar video bahwa Erick Thohir dan Ahok tidak becus kerja dalam menangani kebakaran kilang minyak Pertamina yang terjadi pada kebakaran di Riau Dumai.
Informasi ini didapatkan dari unggahan kanal Youtube Indonesia News TV yang berdurasi 9 menit 1 detik ditonton 13 ribu kali yang dibagikan Minggu 2 April 2023.
"PECAT AHOK & ERICK THOHIR," demikian tertulis dalam thumbnail video berjudul 'KILANG PERTAMINA DI DUMAI RIAU MELEDAK , RUMAH & MASJID RUSAK. PECAT AHOK & ERICK T GAK BECUS KERJA'.
Dalam unggahan Youtube tersebut dinarasikan sebagai berikut Ahok dan Erikck Thohir tidak becus kerja dalam menangani kebakaran kilang minyak di Riau Dumai dan Jakarta. Seperti diketahui bahwa keduanya saat ini memang sedang mengurusi BUMN dengan profesional dan baik.
Hingga saat ini video ini ditonton 13 ribu kali yang memiliki durasi 9 menit 10 detik. Sang narator menjelaskan bahwa sejak kepemimpinan Pertamina dipegang oleh Erick Thohir dan Ahok Pertamina semakin amburadul dan banyak kilang minyak yang terbakar.
“Para sobat sejak pertamina komisaris utamanya Ahokya ya sipenista agama itu menjadi komisaris utama Pertamina .
Indonesia negeri kita tercinta ini sering kali mendapatkan musibah kilang minyak terbakar diberbagai daerah belum lama ini,.” ujar sang narator.
Tidak sampai di sana sang narrator menjelaskan bahwa kilang minyak dijakarta terjadi akibat ulah Anies Baswedan yang membagikan IMB kepada warganya.
“Kilang minyak juga sempat terbakar katanya yang salah Anies Baswedan, kesalahan Anies Baswedan yang paling fatal yaitu memberikan IMB pada warga sekitar. Dumai pun terjadi ledakan kilang minyak, ledakan tersebut membakar masjid yang merupakan peribadatan orang islam di Riau," ujang sang narator.
Sang narator menilai bahwa kinerja mereka itu buruk tidak bisaa dipercaya dalam mengurus urusan negara.
“Menurut Admin yang harus dipecat dan mundur dari posisi Direktur Utama Pertamina, kemudian yang kedua Komisaris utama Pertamina Ahok, dan yang ketiga Erick Thohir yang membawahi BUMN .
"Ketiga orang itu memang tidak becus kerja dari awal," ujar sang narator .
Menurut penilaian narator seharusnya pertamina menjadi lading kontribusi yang harus diandalkan bukan menjadi malapetaka sehingga terjadi kebakaran kilang minyak di mana-mana.
"Menurut admin seharusnya pertamina itu memberikan kontribusi pada keuangan Negara dan menambah APBN Negara justru malah sebaliknya Pertamina mendapatkan musibah kilang minyak terbakar."
"Ini merupakan kesekian kalinya di bawah kepemimpinan Ahok dan Erick Thohir," ujar sang narator.
Menurut sang narrator, keduanya bukan merupakan dari kalangan profesional sehingga pantas jika Erick Thohir dan Ahok dipecat dari jabatannya.
“Keduanya gak becus kerja karena bukan bersal dari kalangan profesional. Sementara itu Erick Thohir sibuk dengan double job dengan rangkap jabatan yang walau dikritik oleh berbagai pengamat jabatan tetap saja dablek selain itu juga kinerja Erick thohir disorot publik yakni membawa PSSI ke jenjang dunia yaitu Piala Dunia U 20. Namun sayangnya kinerja tersebut hanya ispan jempol belaka karena Erick thohir tidak bias memperjuangkan Indonesia sampai selesai alias gatot dimata FIFA," lanjut sang narator .
Benarkah kabar tersebut?
CEK FAKTA
Video yang berjudul "Kilang Minyak kebakaran di Riau Dumai Akibat ulah Erick Thohir dan Juga Ahok Adalah Hoaks". Sementara itu, unggahan tersebut hanya berfokus kepada masalah yang sudah terjadi kilang minyak di Riau pun bukan terbakar karena ulah Erick Thohir maupun Ahok, melainkan karena terjadinya Release H2 di Area Pipa Suction Discharge Area yang menyebabkan Flash serta terbakarnya Unit Hydro Cracker (HCU).
Beruntung kebakaran dapat dikendalikan dan dilokalisasi dalam waktu 9 menit di area ataupun lokasi yang terbakar.
Dilansir dari ANTARA, Kepala Polda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal di Pekanbaru, Minggu menyampaikan pihaknya melalui Kepolisian Resor Dumai dan Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Riau telah menyelidiki penyebab kebakaran. Yakni dengan melakukan langkah-langkah di lokasi sesaat setelah peristiwa ledakan kilang tersebut, terutama dalam hal upaya pencegahan dan antisipasi.
"Penyebab kejadian masih belum diketahui. Saat ini tim terus fokus untuk memastikan kondisi aman. Pertamina Kilang Dumai juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan agar masyarakat di sekitar kilang tidak terdampak oleh kejadian ini," ujarnya.
KESIMPULAN
Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kabar yang diunggah oleh Youtube Indonesia News TV adalah berita hoax. (*/Dinda)