CEK FAKTA: 20 Pesawat Tempur NATO Serang Rusia saat Fajar, Benarkah?

Suara Denpasar

Kamis, 20 April 2023 | 20:00 WIB
CEK FAKTA: 20 Pesawat Tempur NATO Serang Rusia saat Fajar, Benarkah?
CEK FAKTA: 20 Pesawat Tempur NATO Menyerang Rusia saat Fajar, Benarkah? (Twitter @widarto63285827)

Suara Denpasar – NATO (North Atlantic Treaty Organization), sebuah aliansi militer Amerika Utara dan Eropa dikabarkan telah mengirim 20 pesawat tempur untuk menyerang Rusia saat fajar tiba. 

Namun, penyerangan tersebut kabarnya sudah dicegat dan dihancurkan oleh rudar laser yang dimiliki Rusia. 

Informasi seputar penyerangan ini diketahui melalui sebuah unggahan video yang dibagikan pemilik akun Twitter bernama @widarto63285827, Rabu (19/4/2023), yang dapat diakses melalui link ini https://twitter.com/widarto63285827/status/1648410556179845120?t=US9IfS30Uh5BOqKkwMnurA&s=19

“20 pesawat tempur NATO menyerang Rusia saat fajar dan dicegat dan dihancurkan oleh rudal laser Rusia,” demikian narasi yang ditulis pada video tersebut. 

Selain itu, sang pengunggah juga memberikan keterangan pada postingan tersebut dengan caption ‘Uraaaaa NATO & AS KENA BATUNYA’. Lalu dia juga menambahkan link konten yang dimaksud. 

Sontak saja, video berdurasi 37 detik yang menampilkan suasana penyerangan NATO itu menjadi viral dan telah disaksikan lebih dari 33 ribu kali. 

Namun, benarkah NATO mengirimkan 20 pesawat tempur untuk menyerang Rusia saat fajar? 

CEK FAKTA: 

Setelah ditelusuri, rupanya unggahan video berisi suasana penyerangan NATO itu menampilkan informasi yang salah, lantaran tidak mencantumkan sumber kredibel. 

baca juga

Berdasarkan keterangan akun Twitter @RandomWorldWar yang me-reply unggahan dari @widarto63285827, dikatakan bahwa unggahan tersebut merupakan rekaman palsu yang berasal dari video game. 

“Ini sangat terlihat dan terdengar palsu, dalam artian berasal dari rekaman video game. Tapi ternyata banyak ya yang masih melihat ini sebagai rekaman ‘asli’,” tulis akun tersebut saat me-reply unggahan tersebut. 

Lebih lanjut, RandomWorldWar juga menyatakan bahwa video tersebut nyatanya berasal dari video game Arma 3 yang sudah dirilis 10 tahun lalu. 

“Tertipu rekaman dari video game yang sudah berusia hampir 10 tahun itu..sebuah ironi ya haha, tapi mimin cukup ‘kaget’ karena memang masih BANYAK SEKALI orang yang bias tertipu dengan rekaman seperti ini,” sambung akun @RandomWorldWar. 

Adapun penjelasan secara rinci dari Random World War dapat diakses melalui link thread Twitter berikut: https://twitter.com/RandomWorldWar/status/1648863250250088448?t=zg8q48muaJieztNxyIGQdg&s=19

Lebih lanjut, tim Suara Denpasar juga melansir situs resmi NATO, nato.int, namun tidak ada informasi yang menyebutkan bahwa aliansi politik-militer Amerika dan Eropa itu telah melakukan penyerangan terhadap Rusia ataupun berita seputar mereka yang telah dikalahkan dengan rudal dari negara tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Parq Ubud Jadi Kampung Rusia? Imigrasi Denpasar: Tidak Ada Temuan

Parq Ubud Jadi Kampung Rusia? Imigrasi Denpasar: Tidak Ada Temuan

Denpasar | Minggu, 16 April 2023 | 13:24 WIB

Jadi Sarang WN Rusia, Imigrasi Denpasar Geledah Parq Ubud, Ini Hasilnya

Jadi Sarang WN Rusia, Imigrasi Denpasar Geledah Parq Ubud, Ini Hasilnya

Denpasar | Minggu, 16 April 2023 | 03:31 WIB

Bule Rusia Bugil Menempel di Pohon Kayu Putih Bali, Ni Luh Djelantik Marah Besar

Bule Rusia Bugil Menempel di Pohon Kayu Putih Bali, Ni Luh Djelantik Marah Besar

Denpasar | Kamis, 13 April 2023 | 20:20 WIB

Terkini

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:20 WIB

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

Jawa Tengah | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:19 WIB

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:15 WIB

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:11 WIB

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

Health | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:07 WIB

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:05 WIB

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:02 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Bekaci | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:57 WIB

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:56 WIB

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:55 WIB

×