Suara Denpasar - Nama Witan Sulaeman hampir selalu ada di dalam daftar pemain yang mendapat panggilan dari Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Tak cuma di kelompok umur, pemain yang kini memperkuat Persija ini juga kerap dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia senior.
Awalnya, penampilan Witan sangat mengagumkan sehingga sempat bermain di Eropa selama beberapa waktu. Sayangnya, performanya terus menurun sebelum akhirnya kini kembali ke Tanah Air dan memperkuat Persija Jakarta.
Kemerosotan performa Witan Sulaeman ini ternyata juga dirasakan oleh para pecinta sepak bola Tanah Air. Karena itulah, banyak yang mempertanyakan mengapa dirinya masih saja dipercaya untuk bergabung dengan skuad Timnas padahal performanya tidak sebaik sebelumnya.
Hal inilah yang membuat banyak penggemar sepak bola menyebut bahwa pemain berusia 21 tahun ini adalah anak emas Shin Tae-yong.
Lama menjadi pertanyaan dan mengundang banyak spekulasi, baru-baru ini penerjemah pelatih Shin Tae-yong, Jeong Seok-seo atau kerap disapa Jeje membongkar alasan logis dibalik sang winger Persija Jakarta ini yang selalu mendapat kepercayaan Coach Shin (sapaan Shin Tae-yong).
“Kenapa Witan Sulaeman selalu dipanggil STY?” tanya netizen kepada Jeje di akun TikTok pribadinya, @seo_jeongseok, dikutip dari Suara.com, Kamis (6/7/2023).
Merespon pertanyaan yang mewakili keluhan banyak pecinta bila ini, Jeje mengungkapkan bahwa Witan adalah salah satu pemain sepak bola Indonesia yang sangat memahami filosofi permainan yang diinginkan Shin Tae-yong.
“Karena dia (Witan Sulaeman) mungkin sudah paham gitu dengan permainan yang Coach Shin mau,” ujar teman Jeje seolah menebak-nebak jawabannya.
Di sisi lain, meski mengalami penurunan, namun secara kualitas permainan Witan Sulaeman ini masih dinilai cukup baik sehingga masih pantas dan layak untuk bermain di Timnas Indonesia.
“Salah satu (alasannya) kali ya, mungkin ya (itu) jadi alasan kecil,” jawab Jeje yang mengiyakan pernyataan temannya.”
“Satu lagi (alasannya) mungkin ya karena (Witan) layak, layak dipanggil,” pungkasnya.
Sebelumnya, performa Witan Sulaeman kerap mendapatkan banyak cibiran karena mengalami penurunan sejak musim lalu. Bersama Persija Jakarta, ia belum mampu memberikan dampak yang sangat signifikan. (*/Ana AP)