denpasar

KADIN Indonesia Apresiasi Desa Sidan Gianyar Bali karena Kelola Kelompok Tani Pola Organik dan Sistem Subak

Suara Denpasar Suara.Com
Jum'at, 14 Juli 2023 | 07:00 WIB
KADIN Indonesia Apresiasi Desa Sidan Gianyar Bali karena Kelola Kelompok Tani Pola Organik dan Sistem Subak
Wakil Ketua KADIN Indonesia Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Silverius Oscar Unggul (tengah) bersama pengurus Kadin Indonesia didampingi Ketua KADIN Bali, I Made Ariandi dan Perbekel Sidan, I Mad

Suara Denpasar - Desa Sidan, Kabupaten Gianyar, Bali mendapat apresiasi dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) karena berhasil menyembangkan Program Kelompok Tani Pola Organik dan juga Sistem Subak Bali untuk memajukan sektor pertanian yang berkelanjutan di Provinsi Bali.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua KADIN Indonesia Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Silverius Oscar Unggul saat Peninjauan dan Penilaian Kadin Impact Award di Kissidan Eco Hill Retret and Resto pada Kamis (13/7/2023).

"Saya mewakili Pak Ketua Umum (Arsjad Rasjid) memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Desa Sidan karena bisa jadi Desa percontohan yang luar biasa. Tidak hanya di Bali tapi bisa jadi di seluruh indonesia," puji Silverius. 

Silverius berharap apa yang sudah dilakukan KADIN Bali bersama Desa Sidan tetap mengedepankan keberlanjutan lingkungan sebagai pilar penting. 

Katanya, program-program yang tidak hanya berfokus pada perkembangan ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan negara Indonesia.

“Menjaga keberlanjutan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama para pemangku kepentingan di Indonesia. Kadin Indonesia berharap agar pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, dan komunitas lingkungan dapat bekerja sama dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan langkah-langkah yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan," tambah Silverius.

Sementara, Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid juga memberikan apresiasinya terhadap kontribusi Kadin Bali dalam pembangunan ekonomi daerah melalui pembinaan praktik pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture). 

Arsjad melihat komitmen Kadin Bali dalam mendukung pertumbuhan dan kemajuan sektor pertanian di Indonesia melalui pelestarian sistem Subak Bali yang kini menjadi warisan budaya UNESCO.

“Kadin melihat Program Kelompok Tani Pola Organik dan juga Sistem Subak Bali telah berhasil memajukan sektor pertanian yang berkelanjutan di Provinsi Bali. Hal ini adalah bentuk ekonomi gotong-royong yang sangat baik. Saya berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lainnya untuk ikut menerapkan pertanian berkelanjutan," ucap Arsjad yang hadir secara daring.

Baca Juga: Cek Fakta: Ketum PSSI Erick Thohir Sengaja Cari Kekurangan JIS, Rumput Ditolak Kini Ngotot Ajukan Ganti Atap ke FIFA?

Untuk itu, Arsjad menambahkan, Program Kelompok Tani Pola Organik dalam Sistem Subak Bali tidak saja dimasukkan ke dalam ajang Kadin Impact Award, tetapi juga dimasukkan ke dalam ASEAN Business Awards 2023.

Senada dengan itu, Ketua Umum KADIN Provinsi Bali, I Made Ariandi, menjelaskan bahwa selain meningkatkan hasil panen, pola pertanian yang stabil juga memiliki dampak positif terhadap perekonomian daerah dalam jangka panjang. 

Dengan pemahaman yang mendalam tentang pertanian, kata dia, para pelaku pertanian tidak hanya memiliki pengetahuan seputar produk, tetapi juga pengetahuan finansial serta memiliki koneksi dengan pihak penyalur, sehingga hasil produksi mereka dapat dipasarkan dengan standar premium yang sesuai dengan pasar. 

Pemasaran dan penjualan yang luas tidak hanya memberikan keuntungan bagi pelaku usaha, tetapi juga berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan dan keberlanjutan perekonomian daerah.

“Dalam pola pertanian ini, tidak hanya peningkatan hasil panen yang menjadi fokus, tetapi juga keberlanjutan seluruh rantai nilai dari hulu ke hilir. Para pelaku pertanian yang terlibat dalam pola pertanian yang stabil ini tidak hanya memiliki pengetahuan seputar produk pertanian, tetapi juga pemahaman finansial yang mendalam," terang Ariandi. 

"Mereka memiliki kesadaran akan pentingnya mengelola aspek keuangan dan investasi dalam pertanian, sehingga dapat mengoptimalkan pengeluaran dan pendapatan secara efektif,” tandasnya. (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI