CEK FAKTA: Usai Fitnah Ketua BTN Sumardji, Thomas Doll Dijemput Paksa Pasukan Khusus?

Suara Denpasar | Suara.com

Kamis, 17 Agustus 2023 | 15:55 WIB
CEK FAKTA: Usai Fitnah Ketua BTN Sumardji, Thomas Doll Dijemput Paksa Pasukan Khusus?
CEK FAKTA: Usai Fitnah Ketua BTN Sumardji, Thomas Doll Dijemput Paksa Pasukan Khusus? (YouTube SPORT NEWS)

Suara Denpasar – Ada kabar yang mengatakan bahwa Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji telah mengambil langkah hukum terhadap Thomas Doll terkait fitnah keji yang disebarkannya.

Kabar soal Sumardji mengambil tindakan tegas terhadap Thomas Doll tersebut dibagikan oleh channel Youtube bernama SPORT NEWS melalui unggahan videonya yang berjudul: 
"FITNAH KEJI THOMAS DOLL!! MURKA KETUM BTN SUMARDJI AMBIL JALUR HUKUM UNTUK BIANG KEROK TIMNAS INI" judul dalam video tersebut.

Dalam foto thumbnail video tersebut, terlihat sosok Thomas Doll yang dijemput paksa oleh pasukan khusus.

Selain itu, ada juga narasi yang tertulis dalam foto thumbnail video tersebut yang berbunyi. 

“JADI BIANG KEROK TIMNAS INDONESIA, PASUKAN KHUSUS JEMPUT PAKSA THOMAS DOLL HARI INI,” bunyi narasi dalam thumbnail video tersebut.

Hingga kini, video tersebut sudah ditonton sebanyak 1,3 ribu penayangan publik.

Lantas, apakah klaim berita tersebut benar? 

CEK FAKTA: 

Setelah video itu ditonton secara utuh, tidak ada klaim resmi atau bukti valid yang mengatakan bahwa Sumardji akan mengambil langkah hukum terhadap Thomas Doll.

Di awal video, narator membagikan moment Ketua BTN Sumardji mengkritik Thomas Doll yang usai menahan pemain ke Timnas Indonesia.

Selanjutnya, narator dalam video membicarakan soal Sumardji yang memutuskan untuk tidak melanjutkan permasalahannya dengan Thomas Doll lantaran Shin Tae-yong sudah menemukan pemain pengganti Rizky Ridho yang ditahan Thomas Doll.

Hingga akhir video, tidak ada bukti yang mengatakan bahwa Thomas Doll dijemput paksa oleh pasukan khusus usai dilaporkan oleh Sumardji.

Bahkan foto dalam thumbnail video tersebut juga merupakan sebuah rekayasa untuk mendukung klaim berita tersebut.

Kesimpulan

Jadi berita yang mengklaim Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji melaporkan Thomas Doll terkait fitnah keji dan menjadi biang kerok di Timnas Indonesia adalah berita palsu alias hoax. (*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Thomas Doll, Pelatih Kashima Antlers Ikut Kesal Pemain Indonesia Doyan Guling-guling, Bali United Kena Sentil?

Usai Thomas Doll, Pelatih Kashima Antlers Ikut Kesal Pemain Indonesia Doyan Guling-guling, Bali United Kena Sentil?

| Rabu, 16 Agustus 2023 | 15:00 WIB

Cek Fakta: Jadi Biang Kerok Timnas Indonesia! Pasukan Khusus Jemput Paksa Thomas Doll Hari Ini, Benarkah?

Cek Fakta: Jadi Biang Kerok Timnas Indonesia! Pasukan Khusus Jemput Paksa Thomas Doll Hari Ini, Benarkah?

| Rabu, 16 Agustus 2023 | 14:35 WIB

Terkini

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:21 WIB

Taman Sekartaji Kediri: Tempat untuk Menepi Ketika Dunia Terlalu Riuh

Taman Sekartaji Kediri: Tempat untuk Menepi Ketika Dunia Terlalu Riuh

Your Say | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:20 WIB

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:15 WIB

Marukawa Tebar Ancaman, Semen Padang Diprediksi Tak Berkutik di Markas Dewa United

Marukawa Tebar Ancaman, Semen Padang Diprediksi Tak Berkutik di Markas Dewa United

Bola | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:10 WIB

Cara Ganti Nomor WhatsApp Tanpa Menghilangkan Kontak dan Riwayat Chat

Cara Ganti Nomor WhatsApp Tanpa Menghilangkan Kontak dan Riwayat Chat

Tekno | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:10 WIB

Tembus Rp15,9 Triliun! Ini Alasan Mengapa Transaksi 'Tap' BRI Makin Digandrungi

Tembus Rp15,9 Triliun! Ini Alasan Mengapa Transaksi 'Tap' BRI Makin Digandrungi

Bri | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:09 WIB

Manchester United Bidik Christian Pulisic, Massimiliano Allegri Langsung Pasang Badan

Manchester United Bidik Christian Pulisic, Massimiliano Allegri Langsung Pasang Badan

Bola | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:05 WIB

Update Harga BBM Pertamina dan Swasta Mei 2026: Ada yang Naik Diam-Diam, Ada yang Stabil

Update Harga BBM Pertamina dan Swasta Mei 2026: Ada yang Naik Diam-Diam, Ada yang Stabil

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:05 WIB

Ahmad Dhani Diduga Berbohong, Shafeea Diduga Nangis Bukan Gegara Maia Estianty?

Ahmad Dhani Diduga Berbohong, Shafeea Diduga Nangis Bukan Gegara Maia Estianty?

Entertainment | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:04 WIB

UMKM Binaan BRI Masuk Pasar Dunia, Bukukan Kesepakatan Rp54,5 Miliar di Singapura

UMKM Binaan BRI Masuk Pasar Dunia, Bukukan Kesepakatan Rp54,5 Miliar di Singapura

Bri | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:01 WIB