Suara Denpasar - Wiljan Pluim resmi berpisah dan diputus kontrak oleh manajemen PSM Makassar. Setelah berpisah dengan PSM Makassar, Wiljan Pluim memilih untuk pulang ke Belanda.
Keputusan pensiun dilakukan oleh Wiljan Pluim lantaran mengaku terlanjur cinta dengan PSM Makassar, meski banyak tawaran dari klub lain.
Setelah pensiun dari dunia sepak bola Wiljan Pluim akan pulang ke Belanda, dan akan hidup bersama keluarga di sana.
"Saya memutuskan akan balik karena keluarga ada di sana," ujar Wiljan Pluim seperti dikutip dari Suara Sulsel.
Meski Wiljan Pluim betah tinggal di Indonesia, namun menurutnya tinggal di Belanda bersama anak dan istri akan jauh lebih baik.
Wiljan Pluim mengaku suka dengan PSM Makassar dan ada banyak hal yang bisa dikenang, terutama saat bermain di musim 2021-2022 lalu.
"Kalau ingat musim sebelumnya sangat menyedihkan," kenang Wiljan Pluim.
Kini, PSM Makassar memutuskan untuk memecat Wiljan Pluim dengan alasan faktor usia, yang sebelumnya telah dikontrak sebesar Rp5,2 miliar.
Founder Bosowa Corps selaku sponsor utama PSM, Aksa Mahmud menegaskan bahwa Wiljan Pluim memiliki kemampuan yang tak lagi bisa dipertimbangkan.
Baca Juga: Timnas Indonesia Kedatangan Pemain Naturalisasi Baru Setelah Jay Idzes? Begini Jawaban Exco PSSI
"Pluim sudah tua, tidak bisa lari padahal dia center forward, dia berada di tengah," ucap Aksa.
Setelah dipecatnya Wiljan Pluim, Aksa berencana mencari pemain baru yang lebih baik yang berposisi sebagai gelandang.
"Saya akan ganti yang lebih baik," terang Aksa.
Wiljan Pluim sudah tidak pernah mengikuti sesi latihan sejak bulan Agustus 2023. Sejak itu pula pemain asal Belanda itu tidak pernah terlihat bermain di Liga 1.(Rizal/*)