Hidupkan Kembali SMA Bali Mandara? Begini Tanggapan Mangku Pastika

Suara Denpasar | Suara.com

Selasa, 17 Oktober 2023 | 13:45 WIB
Hidupkan Kembali SMA Bali Mandara? Begini Tanggapan Mangku Pastika
Mantan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika bersama Ketua SMSI Bali, Emanuel Dewata Oja yang akrap di panggil Edo (Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Desakan agar Pejabat (PJ) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya untuk menghidupkan kembali SMA/SMK Bali Mandara seperti semula terus bergulir.

Sebab, dengan perubahan status sebagai sekolah reguler, roh sekolah eksklusif bagi siswa dengan background kurang mampu atau miskin itu hilang.

Soal pembiayaan? Beberapa pihak menilai ada alokasi dana yang dinilai kurang bemanfaat di APBD Perubahan Pemprov Bali.

Di antaranya dana hibah DPRD sebesar Rp 55 miliar dan publikasi pimpinan Rp 14 miliar pada APBD perubahan.

Jika dana itu dialokasikan untuk mengembalikan SMA/SMK Bali Mandara, tentu manfaatnya lebih besar. Apalagi, untuk diketahui lulusan SMA/SMK Bali Mandara yang berjumlah 1.300 orang memiliki daya saing tinggi.

Lebih dari separo atau 70 persennya berkarir atau sekolah di luar Bali (kedinasan) dengan beragam beasiswa yang mereka dapatkan.

Tentu ini sesuai dengan tujuan awal bahwa sekolah bagi siswa miskin itu diharapkan bisa mencetak generasi yang bisa membawa mereka ke luar dari jurang kemiskinan.

Sementara itu di tengah kembali maraknya desakan agar SMA/SMK Bali Mandara dihidupkan kembali.

Penggagas sekolah tersebut yang juga mantan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika mengaku sulit terwujud.

Apalagi, bicara soal kewenangan dan masa jabatan Pejabat Gubernur Bali yang hanya setahun. Tentu, anggaran untuk kembali menormalkan sekolah itu sulit dilakukan.

Demikian, di luar polemik yang berkembang. Pastika menjelaskan bahwa biaya operasional sekolah tersebut tidak besar. Dengan pola layanan pendidikan yang digunakan yakni dengan sistem asrama. 

Memang, seluruh keperluan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar hingga kebutuhan hidup selama menempuh pendidikan di Bali Mandara sudah ditanggung dan dibiayai oleh pemerintah, mulai dari biaya makan, pakaian, hingga kebutuhan lainnya. Hanya saja, untuk semua keperluan itu yang mengerjakan dan membuat adalah para siswa.

Hitung-hitungan kasar untuk operasional seluruhnya per tahun hanya dibutukan dana Rp 4 miliar.

"Makannya tidak mahal, mereka (siswa) masak sendiri. Di Bali Mandara ini tidak ada tukang kebun, tukang masak, tukang cuci. Jadi mereka membuat sendiri," terangnya.

Anggaran besar hanya dibutukan ketika awal sekolah itu berdiri karena perlu perbaikan bangunan yang sudah lama terbengkalai dan rusak pada 2011.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapan Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2023? Jangan Salah, Ini Cara Ceknya

Kapan Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2023? Jangan Salah, Ini Cara Ceknya

| Senin, 16 Oktober 2023 | 07:52 WIB

Tak Ada di Buku Sejarah, Black Armada-Perjuangan Indonesia dan Australia Melawan Belanda

Tak Ada di Buku Sejarah, Black Armada-Perjuangan Indonesia dan Australia Melawan Belanda

| Senin, 16 Oktober 2023 | 07:42 WIB

Terkini

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Sumut | Senin, 23 Maret 2026 | 01:24 WIB

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:52 WIB

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:38 WIB

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Jabar | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Lampung | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:25 WIB

Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga

Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:21 WIB

Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci

Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci

Banten | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:07 WIB

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan

Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan

Sumsel | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:02 WIB

Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur

Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:43 WIB