Teks Khutbah Jumat 27 Oktober 2023 'Islam Membenci Kekerasan dan Peperangan'

Suara Denpasar | Suara.com

Jum'at, 27 Oktober 2023 | 08:54 WIB
Teks Khutbah Jumat 27 Oktober 2023 'Islam Membenci Kekerasan dan Peperangan'
Teks Khutbah Jumat 27 Oktober 2023 'Islam Membenci Kekerasan dan Peperangan' (pixabay)

Suara Denpasar - Khutbah Jumat hari ini mengingatkan kita untuk menjauhi peperangan karena hanya akan membawa malapetaka.

Sejarah telah menunjukkan bahwa peperangan mengakibatkan hilangnya jiwa, fisik, dan harta.

Perdamaian adalah impian semua manusia, dan Islam mengecam peperangan.

Selain itu, Khutbah Jumat hari ini 27 Oktober 2023 juga bisa menjadi referensi khatib yang bertugas menyampaikan khutbah pada waktu sholat Jumat.

Dilansir dari islam.nu.or.id, ini referensi naskah khutbah Jumat hari ini 27 Oktober 2023 'Islam Membenci Kekerasan dan Peperangan'.

Khutbah I
 
الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَه لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى : كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ ۚ وَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۚ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ ࣖ
 
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,

Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan nikmat kesehatan dan juga kedamaian serta kerukunan di Tanah Air Indonesia sehingga kita bisa menjalankan seluruh aktivitas kita sehari-hari dengan tenang dan lancar. Termasuk kehadiran kita di tempat suci ini untuk melaksanakan kewajiban ibadah shalat Jumat akan sulit terealisasi jika kita berada dalam kondisi stabilitas keamanan yang tidak baik seperti berada di tengah konflik dan peperangan.
 
Oleh karena itu mari kita jaga kondusivitas lingkungan, daerah, dan negara kita yang selama ini dalam keadaan damai. Mari kita ungkapkan syukur kita biqauli Alhamdulillahirabbil alamin. Mudah-mudahan, dengan komitmen bersama, kita bisa mempertahankan ketenangan ini sehingga kita bisa terus melaksanakan misi utama kita di dunia yakni beribadah kepada Allah swt.

Selanjutnya pada kesempatan mulia ini, khatib mengajak kepada seluruh jamaah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah swt. Selain sebagai kewajiban dan rukun di dalam khutbah Jumat yang tak boleh ditinggalkan, wasiat takwa dan ketakwaan itu sendiri menjadi modal penting dalam mengarungi kehidupan kita di dunia. Takwa sendiri didefinisikan sebagai:
 
امْتِثَالُ أَوَامِرِ اللهِ وَاجْتِنَابِ نَوَاهِيْهِ سِرًّا وَعَلَانِيَّةً ظَاهِرًا وَبَاطِنًا

Yakni kita melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Baik dalam keadaan sunyi ataupun ramai, secara lahir maupun batin, dan dilihat orang lain maupun tidak dilihat sama sekali.

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,

Di antara perintah dan larangan Allah dalam kehidupan ini adalah senantiasa menjadi pribadi yang cinta pada perdamaian dan menjauhi perselisihan dan peperangan. Hal ini selaras dengan materi khutbah Jumat yang akan khatib sampaikan yakni berjudul: “Islam Membenci Kekerasan dan Peperangan”.
 
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,

Kedamaian merupakan dambaan semua manusia. Kita diperintahkan untuk menyebarkan kedamaian dalam kehidupan seperti dicontohkan Nabi dengan menebar salam, apabila bertemu dengan orang lain, baik orang yang dikenal maupun tidak. Nabi bersabda:
 
 يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَفْشُو السَّلاَمَ وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ وَصَلُّوْا وَالنَّاسُ نِيَامٌ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلاَمٍ

Artinya: “Wahai manusia, tebarkanlah (salam) perdamaian, berilah makan orang lain, dan shalatlah di saat orang-orang sedang tidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan damai.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Kedamaian adalah sebuah hal yang mutlak dan didambakan oleh setiap manusia karena bermula dari hati setiap manusia. Tidak mungkin mampu memberikan kedamaian kepada orang lain jika hatinya sendiri tidak damai. Rasulullah dihadirkan ke muka bumi ini adalah dalam rangka mewujudkan perdamaian dan keselamatan dengan menyingkirkan segala upaya kekerasan termasuk di dalamnya adalah perang.
 
Peperangan merupakan hal yang dibenci dalam agama Islam. Seperti dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 216 disebutkan:

كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ ۚ وَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۚ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ ࣖ

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siapa Islam Makhachev? Benarkan The Next Khabib Nurmagomedov?

Siapa Islam Makhachev? Benarkan The Next Khabib Nurmagomedov?

Lifestyle | Kamis, 26 Oktober 2023 | 11:13 WIB

Dalam Islam, Jangan Buat Istrimu Menangis

Dalam Islam, Jangan Buat Istrimu Menangis

| Kamis, 26 Oktober 2023 | 10:55 WIB

Terkini

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:43 WIB

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:22 WIB

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

Sumut | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:21 WIB

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Kalbar | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:02 WIB

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:00 WIB

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:43 WIB

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:34 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Jatim | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:14 WIB

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:05 WIB

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:03 WIB