Sri Utomo mengungkapkan, pada pantauan di lapangan belum ditemukan jemaah haji yang dinyatakan positif COVID-19.
Pemeriksaan tes swab rombongan jemaah haji merupakan instruksi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan.
Kemenkes meminta Pemerintah Daerah untuk melakukan tes kepada jemaah haji yang telah tiba sebagai upaya percepatan pencegahan penularan.
Hal itu untuk memastikan pencegahan penularan COVID-19 dan melindungi para jemaah maupun keluarga penjemput.
"Kami hanya memastikan baik jemaah maupun keluarga penjemput dipastikan aman dari penularan COVID-19," pungkasnya.