Berbeda dengan Wagub Jabar, Ridwan Kamil Minta Pelaku Perundungan Bocah di Tasikmalaya Dikenakan Sanksi

Suara Depok | Suara.com

Minggu, 24 Juli 2022 | 13:33 WIB
Berbeda dengan Wagub Jabar, Ridwan Kamil Minta Pelaku Perundungan Bocah di Tasikmalaya Dikenakan Sanksi
Ridwan Kamil (suara.com)

Depok.suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil buka suara terkait dugaan korban perundungan yang berujung kematian korban di Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Kang Emil, panggilan akrabnya meminta setiap pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut diberikan sanksi

"Saya berharap kejadian seperti ini (perundungan yang menyebabkan korban depresi hingga meninggal dunia) mudah-mudahan tidak terulang lagi dan tetap harus ada sanksi konsekuensi kepada yang melakukan walaupun masih dibawah umur," katanya, di Gedung Sate, Kamis 21 Juli 2022.

"Tentu dengan asas-asas kepatutan kemanusiaan tapi tetap harus ada pelajaran bagi mereka yang melakukannya," ujar dia melanjutkan.

Selain mengutuk keras kejadian di Tasikmalaya tersebut. Kang Emil juga meminta tanggung jawab dari lingkungan terdekat yaitu sekolah, kepala sekolah, para guru harus bertanggung jawab penuh karena orang tua menitipkan anaknya ke sekolah untuk dijaga, untuk edukasi.

"Di rumah orangtua adalah guru, di sekolah guru adalah orangtua," ucapnya.

Diakui Ridwan, kasus perundungan telah terjadi sejak dulu. Termasuk dirinya merupakan korban perundungan. "Saya adalah survivor dari bully zaman SMP. Pak gubernur ini korban bully, jadi saya merasakan betul rasanya dibully, " ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat (DP3AKB Jabar) Anjar Yusdinar mengatakan, pihaknya melakukan koordinasi dengan Unit PPA Kabupaten Tasikmalaya terkait hal tersebut.

Sejumlah informasi telah didapatkan UPTD PPA Jabar untuk ditindaklanjuti.

"Kejadian akhir Juni, katanya sudah selesai melalui fasilitasi RT/RW setempat secara kekeluargaan. Tapi yang terlewat itu penanganan terhadap korban, dan sayangnya tidak ada laporan pada Unit PPA setempat sehingga si anak diduga alami depresi berat karena malu dan pada akhirnya sakit, " tuturnya.

Untuk diketahui, korban merupakan anak laki-laki berusia 11 tahun, diduga mengalami perundungan dan menyetubuhi kucing oleh sejumlah anak-anak sebayanya. Tak hanya itu aksi perundungan tersebut direkam dan tersebar melalui media sosial.

Anjar menuturkan, saat ini pihaknya melakukan pemantauan dan koordinasi dengan Pemkab Tasikmalaya dan juga Polda Jabar terkait penanganan hukumnya.

"Kami sebatas koordinasi dan kami terima informasi dari PPA Kabupaten Tasikmalaya yang telah melakukan home visit ke lokasi kejadian dan keluarga korban bersama pihak Polres Tasikmalaya," ujarnya.

Ke depan pihaknya juga koordinasi terkait dengan pelaku karena pelaku juga anak jadi perlu ada langkah-langkah untuk pelaku.

"Kami di lapangan masih mengamankan keluarga korban dan pelaku. Kenapa diamankan karena ini viral jadi banyak pihak yang meminta informasi langsung ke pihak keluarga pelaku," ucapnya.

Menurut dia, pelaku dipastikan memiliki layar belakang atau pengaruh yang mendorong melakukan hal yang diluar kewajaran tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diharapkan Selesai dengan Damai, Wagub Jabar Nilai Kasus Dipaksa Perkosa Kucing Hanya Bercandaan Biasa

Diharapkan Selesai dengan Damai, Wagub Jabar Nilai Kasus Dipaksa Perkosa Kucing Hanya Bercandaan Biasa

| Minggu, 24 Juli 2022 | 13:22 WIB

Potret Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil dan Bima Arya Ikut Lari 10k di Pocari Sweat Run 2022

Potret Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil dan Bima Arya Ikut Lari 10k di Pocari Sweat Run 2022

Jawa Tengah | Minggu, 24 Juli 2022 | 13:05 WIB

Pro Kontra Kehadiran Artis dan Tokoh Publik di Citayam Fashion Week, Netizen: Ruang Rakyat Kecil Diserobot

Pro Kontra Kehadiran Artis dan Tokoh Publik di Citayam Fashion Week, Netizen: Ruang Rakyat Kecil Diserobot

Banten | Minggu, 24 Juli 2022 | 12:24 WIB

Terkini

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Ulasan Perfect Crown: Drama Kerajaan Modern Ringan tapi Bikin Emosional

Ulasan Perfect Crown: Drama Kerajaan Modern Ringan tapi Bikin Emosional

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 14:30 WIB

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB

Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix

Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 14:26 WIB

Fakta di Balik Bayi yang Dibuang di Teras Warga: Pelakunya Pasangan Pelajar SMP dan SMA di Jombang

Fakta di Balik Bayi yang Dibuang di Teras Warga: Pelakunya Pasangan Pelajar SMP dan SMA di Jombang

Jatim | Senin, 18 Mei 2026 | 14:26 WIB

Modest Fashion Naik Kelas: Arabellescarf Bawa Kemewahan Kerajaan India ke Runway Jakarta

Modest Fashion Naik Kelas: Arabellescarf Bawa Kemewahan Kerajaan India ke Runway Jakarta

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 14:25 WIB

Senjata Yamaha dan Suzuki untuk Tandingi Honda CB150X, Mana yang Lebih Bertaji?

Senjata Yamaha dan Suzuki untuk Tandingi Honda CB150X, Mana yang Lebih Bertaji?

Otomotif | Senin, 18 Mei 2026 | 14:23 WIB

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

5 Parfum Lokal yang Wanginya Mirip Jo Malone English Pear & Freesia, Harga Lebih Terjangkau

5 Parfum Lokal yang Wanginya Mirip Jo Malone English Pear & Freesia, Harga Lebih Terjangkau

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB