Menkes: Kelahiran Tahun 1980 ke Bawah Telah Terproteksi Cacar Monyet

Suara Depok

Selasa, 23 Agustus 2022 | 15:46 WIB
Menkes: Kelahiran Tahun 1980 ke Bawah Telah Terproteksi Cacar Monyet
Ilustrasi penyakit cacar monyet atau monkeypox. (Pixabay)

Depok.suara.com - Kasus cacar monyet sudah terkonfirmasi ditemukan di Indonesia, setelah pasien terkena setelah pergi dari luar negeri. Namun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat tidak panik.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan penjelasan tentang orang yang terproteksi cacar monyet. Dia bilang, orang-orang yang lahir tahun 1980 ke bawah terproteksi dari penyakit cacar monyet karena kebanyakan telah memiliki antibodi untuk melawan virus penyakit tersebut.

"Jadi buat teman-teman yang lahir 1980 ke bawah kayak saya ini, tua-tua itu terproteksi. Mungkin nggak 100 persen, tapi terproteksi," kata Budi dalam konferensi pers 'Health Working Group Meeting G20' di Nusa Dua, Badung, Bali, dikutip Kompas.com. pada Senin (22/8/2022) 

Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa vaksinasi menyebabkan tingkat penyebaran virus cacar monyet di Asia masih sangat rendah dibandingkan di Eropa. Sebab, lanjut Budi, proses vaksinasi di Eropa tidak dilakukan secara menyeluruh karena penyakit cacar air yang cepat hilang. 

"Orang Indonesia karena dulu karena pandemi cacarnya masih kena, orang-orang kayak saya itu divaksinasi cacar sehingga masih ada antibodinya.” “Dengan demikian diharapkan orang-orang yang lahir dibawa 1980 seharusnya masih ada antibodinya," kata dia. 

Budi melanjutkan fatalitas atau tingkat kematian pada kasus cacar monyet sangat rendah jika dibandingkan dengan virus Covid-19. Berdasarkan catatan WHO, dari 35 orang terinfeksi cacar monyet, baru 12 orang yang meninggal dunia.

Namun, jelas Budi, Kematian ini pun bukan disebabkan oleh virus cacar monyet, melainkan karena komplikasi. Karena itulah Budi mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu panik dengan adanya kasus cacar monyet yang sudah terdeteksi di Indonesia.

Apalagi, virus cacar monyet ini lebih mudah terdeteksi dibandingkan dengan Covid-19. Virus cacar monyet, lanjut Budi, memiliki dua tipe, yakni Afrika Barat dan Afrika Tengah, yang masing-masing tipe tingkat fatalitasnya berbeda.

Ia memastikan, untuk satu kasus yang sudah ditemukan di Indonesia memiliki tingkat fatalitas rendah. "Cacar monyet ada dua tipe yaitu Afrika Barat dan Afrika Tengah yang satu fatal dan yang satu tidak fatal. Dan biasanya banyak di Eropa dan yang di Indonesia bukan yang fatal," kata dia.

Sumber: Kompas.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beda Gejala, Kenali Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Pada Umumnya

Beda Gejala, Kenali Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Pada Umumnya

| Selasa, 23 Agustus 2022 | 14:35 WIB

Cacar Monyet Tak Menular Lewat Droplet, Jokowi Imbau Masyarakat Tidak Panik

Cacar Monyet Tak Menular Lewat Droplet, Jokowi Imbau Masyarakat Tidak Panik

News | Selasa, 23 Agustus 2022 | 14:26 WIB

Kasus Baru, Balita Usia 2 Tahun di Texas Terinfeksi Virus Cacar Monyet!

Kasus Baru, Balita Usia 2 Tahun di Texas Terinfeksi Virus Cacar Monyet!

Health | Selasa, 23 Agustus 2022 | 15:33 WIB

Terkini

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11 WIB

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:01 WIB

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir

Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2026 | 23:38 WIB

Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah

Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah

Sumsel | Senin, 01 Juni 2026 | 23:37 WIB

7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer

7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer

Jakarta | Senin, 01 Juni 2026 | 23:14 WIB

Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik

Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik

Jabar | Senin, 01 Juni 2026 | 23:08 WIB

Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan

Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan

Sumsel | Senin, 01 Juni 2026 | 23:04 WIB

Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang

Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang

Jabar | Senin, 01 Juni 2026 | 23:01 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB