Beda Gejala, Kenali Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Pada Umumnya

Purwokerto

Selasa, 23 Agustus 2022 | 14:35 WIB
Beda Gejala, Kenali Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Pada Umumnya
Ilustrasi cacar monyet (pixabay)

PURWOKERTO.SUARA.COM- Kementerian Kesehatan Indonesia pada Sabtu lalu (20/8/2022) telah melaporkan kasus pertama cacar monyet atau Monkeypox di Indonesia.

Kasus pertama yang ditemukan di Indonesia adalah seorang laki-laki berusia 27 tahun yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.

Lalu, apa itu cacar monyet?

Diambil dari website Kemenkes Indonesia, menurut sifatnya cacar monyet atau monkeypox adalah penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang menular dari hewan ke manusia.

Penyakit ini merupakan penyakit endemik dari Afrika Barat dan Afrika Tengah yang disebabkan oleh adanya infeksi virus human monkeypox (MPXV) orthopoxvirus dari famili poxviridae.

Untuk penyebaran wabah cacar monyet mulai didengar kembali setelah World Health Organization (WHO) mengumumkan penyakit ini sebagai darurat kesehatan internasional pada 23 Juli 2022, oleh Tedros Adhanom Ghebreyesus selaku Sekretaris Jenderal WHO.

Lalu yang membedakan cacar monyet dengan cacar pada umumnya atau cacar air adalah virus cacar air disebabkan oleh virus  varicella zoster dan gejalanya tidak separah cacar monyet, tapi tetap menyebabkan ruam pada kulit.

Walaupun, gejalanya mirip pada manusia, dapat dikatakan jika gejala pada cacar air lebih ringan dibandingkan dengan cacar monyet. Untuk perbedaan utama dari gejala cacar monyet dan cacar air adalah cacar monyet menyebabkan terjadinya pembekakan pada kelenjar getah bening (limfadenopati), sedangkan untuk cacar monyet tidak.

Kemudian, untuk masa inkubasi penyakit ini biasanya berkisar dari 6 hingga 13 hari tetapi ada pula yang 5 hingga 21 hari.

baca juga

Berikut adalah gejala dan tanda cacar monyet:
1.Sakit kepala
2.Demam akut > 38,5oC
3.Limfadenopati (pembesaran kelenjar getah bening)
4.Nyeri otot /Myalgia
5.Sakit Punggung
6.Asthenia (kelemahan tubuh)
7.Lesi cacar (benjolan berisi air atau pun nanah pada seluruh tubuh)

Dalam satu sampai tiga hari atau kadang lebih lama setelah munculnya demam, penderita cacar monyet atau monkeypox akan mengalami ruam, awalnya sering terjadi atau dimulai dari wajah lalu menyebar ke bagian tubuh lainnya. 

Biasanya penyakit ini terjadi atau berlangsung selama 2-4 minggu lamanya. Untuk di wilayah asalnya, Afrika, cacar monyet terbukti menjadi penyebab kematian pada 1 dari 10 orang yang terinfeksi penyakit ini.

Berbeda dengan cacar air, gejala dari cacar air adalah sebagai berikut:
1.Kelelahan atau perasaan tidak nyaman dan merasa tidak sehat (malaise)
2.Demam yang berlangsung 3-5 hari dan biasanya kurang dari 39 derajat celcius
3.Kehilangan selera makan
4.Nyeri otot atau sendi
5.Gejala seperti pilek atau batuk
6.Sakit kepala
7.Muncul ruam gatal di sekitar wajah, tubuh, atau di dalam mulut

Pengobatan dari cacar air dapat dilakukan dengan pemberian vaksin cacar air atau biasa disebut dengan vaksin varicella. (citra safitra)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara Pencegahan dan Pengobatan Cacar Monyet

Begini Cara Pencegahan dan Pengobatan Cacar Monyet

Purwokerto | Minggu, 21 Agustus 2022 | 17:27 WIB

Kasus Pertama Cacar Monyet Ditemukan di Jakarta, Dinkes Tracing Kontak Erat

Kasus Pertama Cacar Monyet Ditemukan di Jakarta, Dinkes Tracing Kontak Erat

Purwokerto | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 22:34 WIB

Kemenkes Ungkap Kondisi Terkini Pasien Pertama Positif Cacar Monyet

Kemenkes Ungkap Kondisi Terkini Pasien Pertama Positif Cacar Monyet

Purwokerto | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 22:25 WIB

Terkini

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:50 WIB

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

×