ISESS Duga Sederet Barang Mewah Milik Brigjen Andi Rian Hasil Gratifikasi

Suara Depok

Senin, 05 September 2022 | 14:40 WIB
ISESS Duga Sederet Barang Mewah Milik Brigjen Andi Rian Hasil Gratifikasi
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi (Suara.com/Muhammad Yasir)

Depok.suara.com - Warganet di media sosial Twitter baru-baru ini menyoroti Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipiddum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian.

Pasalnya dirinya disebut memakai sejumlah barang mewah saat jumpa pers terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto menduga sederet barang mewah seperti kemeja, jam tangan hingga cincin safir yang dipakai Brigjen Andi Rian berasal dari penerimaan gratifikasi.

"Membeli barang logikanya tentu disesuaikan dengan pendapatan. Apakah pendapatan seseorang aparat polisi itu hanya berasal dari gaji dan tunjangan saja atau dari yang lain? Bisa juga kalau bukan berasal dari pembelian, bagi pejabat publik tentu ada dugaan gratifikasi," kata Bambang saat dimintai konfirmasi, Senin (5/9/2022).

Karena itu dirinya mengkritik dugaan kepemilikan aset-aset mewah kepolisian. Pada hal ini  Bambang mempertanyakan darimana asal sumber dana para personel Polri tersebut.

"Sebaliknya banyak juga anggota polisi yang 'seolah-olah' menggunakan barang-barang sederhana tetapi memiliki aset rumah mewah di mana-di mana. Pertanyaannya juga masih sama, dari mana uang untuk membeli property mewah itu?" ujar Bambang.

Karena itu Bambang mendorong seluruh Polri untuk wajib melaporkan harta kekayaan sebelum mendapatkan promosi jabatan tertentu. Tujuannya, agar reformasi di tubuh Polri terwujud secara keseluruhan.

"Makanya yang lebih penting daripada edaran larangan bergaya hidup mewah, yang lebih substansial adalah kewajiban LHKPN bagi personel yang menjalani assesment sebelum mendapat promosi jabatan tertentu," ungkap Bambang.

"Reformasi kultural di tubuh Polri itu bukan hanya merubah kultur militeristik saja, tetapi juga mengubah kultur hedonis itu," sambungnya.

baca juga

Disorot warganet

Baru-baru ini, warganet di media sosial Twitter ramai memperbincangkan kemewahan dari Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi. Warganet menilai pakaian yang digunakan oleh Brigjen Andi sangat mewah.

Dalam sebuah foto yang beredar di media sosial, tampak Brigjen Andi Rian mengenakan kemeja yang mirip keluaran brand ternama asal Inggris, yaitu Burberry.

Terlihat dalam foto tersebut, Brigjen Andi mengenakan busana lengan panjang bermotif kotak-kotak dengan variasi tiga warna hitam, abu-abu dan merah yang berjenis Burberry Somerton Shirt In Grey.

Merujuk pada salah satu toko online yang telah ditelusuri oleh sejumlah warganet, harga kemeja yang dikenakan oleh Andi Rian Djajadi tersebut ditaksir mencapai Rp12.447.132.

Kemeja mewah tersebut digunakan oleh Brigjen Andi Rian pada saat menggelar konferensi pers, setelah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo, di Mako Brimob, Depok pada hari Jumat, 11 Agustus 2022.

Setelah kemeja, cincin yang terpasang di jari manisnya juga menjadi sorotan. Akun Twitter @Bos*eml** kembali mengunggah foto saat Brigjen Andi Rian mengenakan cincin tersebut.

Dari foto yang diunggah, cincin dengan mata biru yang dipakai itu disebut-sebut mirip dengan cincin berlian Royale Blue Shafire dan harganya ditafsir mencapai Rp1,2 M.

Tidak hanya kemeja, warganet juga gagal fokus dengan kemewahan Brigjen Andi yang lain. Selain kemeja, jam tangan yang digunakan oleh Brigjen Andi Rian pun menjadi buah bibir di media sosial Twitter.

Jam tangan tersebut digunakan oleh Brigjen Andi pada saat tampil dalam jumpa pers terkait dengan penyelidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

Melihat dari bentuknya, jam tangan tersebut kemungkinan merupakan seri Panerai Luminor Submersible 1950 3 Days yang memiliki tali berbahan karet.

Hal tersebut ditandai oleh angka yang ada pada jam tangan, tampak menyala kekuningan dengan detail lengkungan tambahan di samping tombol pemutar.

Mengutip dari authenticwatches.com, jam tangan model tersebut ditaksir memiliki harga sebesar 20.520 dolar AS atau sekitar Rp306 juta.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usut Dugaan Pelecehan Seksual Putri Candrawathi dalam Kasus Brigadir J, Polri Beberkan Hal ini

Usut Dugaan Pelecehan Seksual Putri Candrawathi dalam Kasus Brigadir J, Polri Beberkan Hal ini

Sumedang | Senin, 05 September 2022 | 14:34 WIB

Irma Hutabarat Sebut Dugaan Pelecehan Seksual Tak Masuk Akal: Tidak Ada Pembohong yang Bisa Dipercaya

Irma Hutabarat Sebut Dugaan Pelecehan Seksual Tak Masuk Akal: Tidak Ada Pembohong yang Bisa Dipercaya

Depok | Senin, 05 September 2022 | 14:28 WIB

Peristiwa Polisi Tembak Polisi Kembali Terjadi, Kali Ini di Lampung Tengah

Peristiwa Polisi Tembak Polisi Kembali Terjadi, Kali Ini di Lampung Tengah

Kalbar | Senin, 05 September 2022 | 14:17 WIB

Terkini

Dibalik OTT Bupati Pemalang, Camat Turut Diangkut: KPK Sabar Tunggu Rapat Sampai Selesai

Dibalik OTT Bupati Pemalang, Camat Turut Diangkut: KPK Sabar Tunggu Rapat Sampai Selesai

Jawa Tengah | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:26 WIB

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, 21 Orang Diamankan di 3 Kota

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, 21 Orang Diamankan di 3 Kota

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:24 WIB

Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Scorpio Saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?

Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Scorpio Saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:23 WIB

Sudaryono Tutup 833 Dapur MBG, Tapi Akar Masalahnya Belum Tersentuh

Sudaryono Tutup 833 Dapur MBG, Tapi Akar Masalahnya Belum Tersentuh

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:22 WIB

Profil Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

Profil Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:17 WIB

Apakah Cushion OMG Cocok untuk Kulit Berjerawat? Kenali Klaimnya sebelum Membeli

Apakah Cushion OMG Cocok untuk Kulit Berjerawat? Kenali Klaimnya sebelum Membeli

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:14 WIB

Krisis Iklim Sebabkan Warga Indonesia Kehilangan 84 Jam Tidur per Tahun: Apa Dampaknya?

Krisis Iklim Sebabkan Warga Indonesia Kehilangan 84 Jam Tidur per Tahun: Apa Dampaknya?

Health | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:10 WIB

Beli Pulsa dan Paket Data Indosat di BRImo Dapat Cashback 10 Persen

Beli Pulsa dan Paket Data Indosat di BRImo Dapat Cashback 10 Persen

Bri | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:07 WIB

Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit dan Pemimpin yang Tak Bekerja

Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit dan Pemimpin yang Tak Bekerja

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:06 WIB

Di Tengah Evakuasi Korban Gempa Bumi Kumamoto, Jepang Diterjang Cuaca Panas Ekstrem

Di Tengah Evakuasi Korban Gempa Bumi Kumamoto, Jepang Diterjang Cuaca Panas Ekstrem

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:04 WIB

×